Indonesia Targetkan Bantuan Kemanusiaan bagi Palestina Senilai Rp3,2 Triliun dan Program Rekonstruksi Gaza

Pengiriman bantuan untuk Palestina tersebut akan disalurkan melalui puluhan badan dan lembaga kemanusiaan yang dikoordinir oleh Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI).

oleh Benedikta Miranti T.V Diperbarui 27 Feb 2025, 13:00 WIB
Diterbitkan 27 Feb 2025, 13:00 WIB
Wakil Menteri Luar Negeri RI Anis Matta dalam "Kampanye Penggalangan Bantuan untuk Palestina" bersama lembaga kemanusiaan di Kemlu RI, Rabu (26/2/2025). (Liputan6.com/Benedikta Miranti)
Wakil Menteri Luar Negeri RI Anis Matta dalam "Kampanye Penggalangan Bantuan untuk Palestina" bersama lembaga kemanusiaan di Kemlu RI, Rabu (26/2/2025). (Liputan6.com/Benedikta Miranti)... Selengkapnya

Liputan6.com, Jakarta - Indonesia menargetkan akan mengirim bantuan kemanusiaan senilai USD 2 juta atau sekitar Rp3,2 triliun untuk warga Gaza yang terdampak perang Israel dan Hamas.

Pengiriman bantuan tersebut akan disalurkan melalui puluhan badan dan lembaga kemanusiaan yang dikoordinir oleh Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI).

"Ini sebenarnya angka yang tidak terlalu besar, karena selama ini memang teman-teman Non-Profit Organization (NGO) sudah bekerja lama melakukan ini," tutur Wakil Menteri Luar Negeri RI (Wamenlu RI) Anis Matta dalam peluncuran Kampanye Bantuan Kemanusiaan bagi Palestina yang diadakan di kantor Kemlu RI, Rabu (26/2/2025).

Kampanye tersebut diinisiasi oleh Kemlu RI, Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dengan menggandeng puluhan lembaga kemanusiaan termasuk MER-C, KitaBisa, POROZ, FOZ dan masih banyak lagi.

Koordinasi juga dilakukan bersama degan lembaga kemanusiaan di Palestina, baik melalui lembaga di bawah PBB dan lembaga kemanusiaan lokal.

Anis menyebut proses pengumpulan bantuan akan dimulai pada bulan Ramadan 2025.

Selain bantuan kemanusiaan, kampanye tersebut juga menargetkan akan melaksanakan program rekonstruksi Gaza yang turut mendapat dukungan dari negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan Liga Arab.

"Saya kira hampir setengah dari OKI memiliki kontribusi dalam rekonstruksi Gaza," sambung Anis.

Kendala Pengiriman Bantuan

Kampanye Penggalangan Bantuan untuk Palestina bersama lembaga kemanusiaan di Kemlu RI, Rabu (26/2/2025). (Liputan6.com/Benedikta Miranti)
Kampanye Penggalangan Bantuan untuk Palestina bersama lembaga kemanusiaan di Kemlu RI, Rabu (26/2/2025). (Liputan6.com/Benedikta Miranti)... Selengkapnya

Meski proses gencatan senjata tengah berlangsung, Anis mengakui bahwa proses penyaluran bantuan kemanusiaan untuk warga Gaza masih mengalami kendala terutama terkait masalah keamanan.

"Kendala ini disebabkan oleh sekuritas, baik yang ada di pihak tujuan maupun pihak Yordania atau pihak Israel," tambah dia.

"Tapi, Insya Allah kita akan memberi bantuan dari Kemlu untuk memudahkan kendala ini agar bisa diatasi."

 

Infografis 3 Fase Gencatan Senjata Hamas dan Israel
Infografis 3 Fase Gencatan Senjata Hamas dan Israel. (Liputan6.com/Abdillah)... Selengkapnya
Lanjutkan Membaca ↓
Loading

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya