Liputan6.com, Jakarta Potret keindahan tidak hanya digambarkan dengan harta yang bergelimang. Seorang fotografer, Trupal Pandya tertarik dengan keadaan orang-orang yang ada di Lembah Omo Ethiopia.
Dalam webiste milik trupalpandyaphotography seluruh hasil jepretannya menggambarkan kondisi yang memprihatinkan. "Ada satu tempat yang menjalani hidup begitu indah dengan kondisi ketiadaan, sementara kita semua khususnya di perkotaan meributkan kekuasaan, uang, status dan cara pandang orang lain terhadap kita," kata Trupal dikutip Boredpanda, Rabu (5/3/2014).
Lembah Omo di Ethiopia merupakan rumah bagi suku-suku seperti Mursi, Hamer dan Benna. "Tempat itu merupakan perwujudan nyata tentang kehidupan dan keberuntungan yang menakjubkan," kata Trupaly.
Lewat mata lensa miliknya, penduduk lembah Omo terlihat begitu menyedihkan meski dibalut dengan jepretan indah. "Ada kekuatan yang terpancar dari mereka, ini hal yang tidak wajar. Walaupun kami berbicara dengan bahasa yang berbeda tetapi mereka menyambut saya. Memotret mereka adalah hal paling menantang," katanya.
Trupaly mengatakan ketika berada di lingkungan penduduk Lembah Omo muncul kedamaian hati dan menerima seluruh yang diberikan Tuhan dengan lapang dada.
"Mereka adalah orang-orang yang paling indah. Beberapa dari mereka masih telanjang. Ada yang menghiasi tubuhnya dengan manik-manis sampai dicat dengan abu itu semua kecantikan bentuk alami kehidupan. Lewat foto ini saya ingin menunjukan kepada dunia, begitu indahnya cerita liar namun damai di tempat ini," katanya.
Potret hasil karya Trupaly Pandya Photography memiliki makna yang mendalam dan patut diambil sebagai pelajaran hidup. "Orang-orang dari lembah Omo di sana memaksa saya untuk menilai kembali cara saya memandang hidup, Ethiopia mengingatkan saya bahwa uang tidak penting bila kita ingin bahagia. Yang penting adalah perburuan tempat yang menyenangkan untuk melihat keindahan dalam segala hal," katanya.
Potret Miris Ethiopia Hasil Jepretan Trupal Pandya sebagai Pembelajaran Hidup
Gambaran menyedihkan di Lembah Ethiopia ini tampil dalam jepretan foto karya Trupal Pandya Photography
Diperbarui 05 Mar 2014, 16:15 WIBDiterbitkan 05 Mar 2014, 16:15 WIB
Advertisement
Video Pilihan Hari Ini
Produksi Liputan6.com
powered by
POPULER
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Berita Terbaru
[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Merayakan Lebaran dengan Sehat
Membangun Pribadi Berintegritas dari Hati yang Bersih Menuju Tindakan Berintegritas
6 Potret Anang-Ashanty Liburan Lebaran di Portugal, Bertemu Keluarga Sarah Menzel
Tradisi Tumbilotohe di Gorontalo, Perpaduan Cahaya Lampu Tradisional dan Modern
Resep Opor Daging yang Bisa Jadi Pilihan saat Lebaran, Ini Tipsnya agar Tidak Cepat Basi
50 Ucapan Sungkem dalam Bahasa Jawa saat Lebaran untuk Orang yang Lebih Tua, Ungkapkan Rasa Hormat yang Tulus
Bolehkah Bayar Zakat Fitrah setelah Sholat Idul Fitri? Ini Hukumnya Kata Buya Yahya
Mau Salat Id Dimana? Cek 49 Lokasi Yang Disiapkan Muhamadiyah Kota Semarang
Kenalan dengan Tradisi Andilan, Perayaan Lebaran Ala Orang Betawi
Cegah Mabuk-mabukan saat Malam Takbiran, Polisi Sita Ratusan Miras di Bantul
Cara Membuat Campuran Grapefruit dan Cengkih untuk Menurunkan Berat Badan Usai Makan Banyak Saat Lebaran
Simak, Inspirasi 25 Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri untuk Teman Kerja