Liputan6.com, Jakarta Selama bulan ramadhan, selain berpuasa umat Muslim di seluruh dunia memiliki satu kewajiban penting dalam, yaitu zakat fitrah. Kewajiban ini tidak hanya berlaku untuk individu dewasa, tetapi juga bagi anak-anak mereka. oleh sebab itu orang tua memilikikewajiban untuk membayarkan zakat putra putrinya.
Advertisement
Baca Juga
Advertisement
Meskipun niat zakat fitrah untuk anak laki-laki dan perempuan pada dasarnya sama, perbedaannya terletak pada penyebutan jenis kelamin dalam niat tersebut. Inti dari niat ini adalah untuk menyatakan bahwa zakat fitrah dikeluarkan sebagai bentuk kewajiban kepada Allah SWT. Proses membayar zakat fitrah ini bukan hanya sekadar ritual, tetapi juga merupakan bentuk kepedulian sosial dan spiritual terhadap sesama, memastikan bahwa setiap anggota masyarakat, khususnya yang kurang mampu, dapat merayakan Idul Fitri dengan layak.
Berikut ini adalah panduan bacaan niat zakat fitrah untuk anak, baik laki-laki maupun perempuan, beserta artinya, yang dapat digunakan oleh orang tua dalam menjalankan kewajiban ini., dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Jumat (28/2/2025).
Niat Zakat Fitrah Anak Laki-laki dan Perempuan
Niat Zakat untuk Anak Laki-laki
Arab: ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻭَﻟَﺪِﻱْ … ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Latin: Nawaitu an ukhrija zakata al-fithri 'an waladi (sebutkan nama) fardhan lillahi ta'ala.
Artinya: Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak laki-lakiku (sebutkan nama), fardu karena Allah Ta'ala. Dengan memahami dan melaksanakan niat ini, orang tua dapat memastikan bahwa mereka memenuhi kewajiban agama mereka dengan benar, sekaligus menanamkan nilai-nilai penting dalam kehidupan beragama kepada anak-anak mereka.
Niat Zakat untuk Anak Perempuan
Arab: ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِﻋَﻦْ ﺑِﻨْﺘِﻲْ … ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Latin: Nawaitu an ukhrija zakata al-fithri 'an binti (sebutkan nama) fardhan lillahi ta'ala.
Artinya: Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak perempuanku (sebutkan nama), fardu karena Allah Ta'ala.
Setelah memahami bacaan niat, ingatlah bahwa keikhlasan dan kesungguhan hati adalah kunci utama diterimanya ibadah ini. Bayarlah zakat fitrah sebelum shalat Idul Fitri.
Selain niat untuk anak, berikut niat zakat fitrah untuk diri sendiri dan keluarga:
- Diri Sendiri: Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri 'an nafsi fardhan lillahi ta'ala. (Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri fardhu karena Allah Ta'ala.)
- Keluarga: Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri anni wa an jami'i ma yalzimuniy nafaqatuhum syar'an fardhan lillahi ta'ala. (Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh yang menjadi tanggungan nafkahku fardhu karena Allah Ta'ala.)
Semoga informasi ini bermanfaat dalam mempersiapkan ibadah Idul Fitri Anda.
Advertisement
Bacaan Zakat Lainnnya
Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri
Arab: ﻧَﻮَﻳْﺖُ أَﻥْ أُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻧَﻔْسيْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Latin: Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri ‘an nafsi fardhan lillahi ta’ala
Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri fardu karena Allah Ta'ala.
Niat Zakat Fitrah untuk Seluruh Keluarga
Bahasa Arab: ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَنِّيْ ﻭَﻋَﻦْ ﺟَﻤِﻴْﻊِ ﻣَﺎ ﻳَﻠْﺰَﻣُنِيْ ﻧَﻔَﻘَﺎﺗُﻬُﻢْ ﺷَﺮْﻋًﺎ ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Latin: Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri anni wa an jami’i ma yalzimuniy nafaqatuhum syar’an fardhan lillahi ta’ala
Artinya: Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggunganku fardhu karena Allah Ta'ala.”
Niat Zakat Fitrah untuk Istri
Bahasa Arab: ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِﻋَﻦْ ﺯَﻭْﺟَﺘِﻲْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Latin: Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitrii 'an zaujati fardhan lillahi ta'ala
Artinya: Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk istriku fardu karena Allah Ta'ala.
Niat Zakat Fitrah untuk Mewakilkan Orang Lain:
Bahasa Arab: ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ (..…) ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Latin: Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri ‘an (…) fardhan lillahi ta’ala
Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk… (sebutkan nama orang yang diwakilkan), fardu karena Allah Ta'ala.”
Niat zakat fitrah dapat dibaca dalam hati atau dilafalkan dengan suara pelan. Waktu yang tepat untuk mengeluarkan zakat fitrah adalah sebelum sholat Idul Fitri. Anda dapat memilih untuk mengeluarkan zakat fitrah berupa makanan pokok seperti beras, gandum, atau uang tunai dengan nilai setara yang nantinya akan dibelanjakan makanan pokok oleh amil zakat.
Tata Cara Membayar Zakat
Zakat fitrah merupakan kewajiban bagi setiap Muslim yang telah mencapai syarat-syarat tertentu. Berikut tata cara membayar zakat fitrah:
1. Ketahui Jumlah Tanggungan yang Dizakati:
-
Syarat Wajib Zakat:
- Hidup
- Merdeka
- Mampu (memiliki makanan yang lebih untuk diri sendiri dan orang-orang yang berada di bawah tanggungannya)
-
Siapa yang Wajib Dizakati:
- Diri sendiri
- Pasangan
- Anak-anak
- Orang tua (jika menjadi tanggungan)
2. Hitung Besaran Zakat Fitrah:
- Bentuk Zakat Fitrah: Makanan pokok (beras) sebesar 2,5 kg atau 3,5 liter per jiwa dengan kualitas yang sama dengan yang dikonsumsi sehari-hari.
-
Nilai Uang Zakat Fitrah:
- Berdasarkan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI tahun 2024, nilai zakat fitrah berkisar antara Rp45.000,- sampai Rp55.000,- per jiwa.
- Nilai tersebut dapat berbeda di berbagai wilayah.
-
Cara Menghitung Zakat:
- Kalikan nilai zakat fitrah dengan jumlah orang yang Anda tanggung.
3. Tunaikan Tepat Waktu:
- Waktu Wajib: Saat matahari terbenam di hari terakhir Ramadan menuju Idul Fitri.
- Waktu Sunnah: Saat sholat Subuh hingga sebelum sholat Idul Fitri dilaksanakan.
- Waktu Mubah: Dari hari pertama Ramadan hingga hari terakhir Ramadan.
- Waktu Makruh: Setelah sholat Idul Fitri hingga sebelum matahari terbenam di hari Idul Fitri.
- Waktu Haram: Setelah matahari terbenam pada hari Idul Fitri.
4. Lakukan Serah Terima Zakat Fitrah:
-
Cara Serah Terima:
- Langsung kepada mustahik (orang yang berhak menerima zakat)
- Melalui amil zakat (lebih disarankan untuk mencapai pemerataan dan ketepatan sasaran)
- Niat Zakat Fitrah: Bacalah niat zakat fitrah sebelum menyerahkan zakat.
- Doa Mustahik: Penerima zakat dianjurkan untuk mendoakan pemberi zakat.
Bacaan Doa Mustahik:
ﺁﺟَﺮَﻙ ﺍﻟﻠﻪُ ﻓِﻴْﻤَﺎ ﺍَﻋْﻄَﻴْﺖَ، ﻭَﺑَﺎﺭَﻙَ ﻓِﻴْﻤَﺎ ﺍَﺑْﻘَﻴْﺖَ ﻭَﺟَﻌَﻠَﻪُ ﻟَﻚَ ﻃَﻬُﻮْﺭًﺍ (Jarakallâhu fî mâ a'thaita wa bâraka fî mâ abqaita wa ja'alahu laka thahûran)
Artinya: Semoga Allah memberikan pahala atas apa yang kau berikan, dan semoga Allah memberikan berkah atas harta yang kau simpan dan menjadikannya sebagai pembersih bagimu.
Advertisement
