Liputan6.com, Jakarta - Bulan Ramadan menjadi momen yang sangat dinantikan oleh umat Muslim di seluruh dunia. Sebagai bulan yang penuh berkah, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak amalan, salah satunya dengan berdoa.
Seperti yang dilansir dari NU Online, Selasa (25/2/2025), Rasulullah SAW sangat menunggu kedatangan Ramadan dan mempersiapkan diri agar bisa maksimal beribadah di bulan Ramadan. Beliau juga memunajatkan doa-doa tertentu dalam rangka menyambut Ramadan.
Advertisement
Baca Juga
Imam al-Nawawi dalam al-Majmu’ Syarah al-Muhadzdzab juga menjelaskan bahwa disunnahkan untuk membaca doa tertentu ketika melihat hilal (bulan sabit) atau mengetahui tanda awal bulan Ramadan.
Advertisement
Doa Menyambut Ramadan
Salah satu doa yang dianjurkan untuk dibaca menjelang bulan Ramadan adalah doa yang pernah dibaca oleh Rasulullah SAW. Doa ini mengandung harapan dan permohonan agar diberi kekuatan dan keberkahan dalam menjalani ibadah puasa di bulan yang mulia.
ى الله عليه وسلم كان إذا رأى الهلال قال اللهم أهله علينا باليمن والإيمان والسلامة والإسلام ربي وربك الله
Allâhumma ahillahu ‘alainâ bil yumni wal îmani was salâmati wal islâm. Rabbî wa rabbukallâh.
Artinya,
“Ya Allah jadikanlah hilal (bulan) ini bagi kami dengan membawa keberkahan, keimanan, keselamatan, dan keislaman. Tuhanku dan Tuhanmu (wahai bulan) adalah Allah.”
Doa ini dianjurkan untuk dibaca ketika melihat hilal sebagaimana dikisahkan Thalhah Ibn ‘Ubaidillah bahwa Rasulullah SAW saat melihat hilal membaca doa di atas.
Doa Lainnya
Doa dari Rasulullah SAW yang diriwayatkan Imam At-Thabarani dan Imam Ad-Dailami:
اللَّهُمَّ سَلِّمْنِيْ لِرَمَضَانَ وَسَلِّمْ رَمَضَانَ لِيْ وَسَلِّمْهُ مِنِّيْ
Allāhumma sallimnī li Ramadhāna, wa sallim Ramadhāna lī, wa sallimhu minnī.
Artinya,
Ya Allah, selamatkanlah aku (dari penyakit dan uzur lain) demi (ibadah) bulan Ramadhan, selamatkanlah (penampakan hilal) Ramadhan untukku, dan selamatkanlah aku (dari maksiat) di Bulan Ramadhan.
Advertisement
Doa Selanjutnya
Selain itu, ada pula doa Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud:
هِلالُ رُشْدٍ وَخَيْرٍ مرتين، آمَنْتُ بِالَّذِي خَلَقَكَ ثَلاث مرات، الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي ذَهَبَ بِشَهْرِ كَذَا ، وَجَاءَ بِشَهْرِ كَذَا
Hilālu rusydin wa khairin (2 kali), āmantu bil ladzī khalaqaka, (3 kali), alhamdulillāhil ladzī dzahaba bi syahri kadzā, wa jā’a bi syahri kadzā.
Artinya,
Bulan petunjuk dan kebaikan (2 kali). Aku beriman kepada Tuhan yang menciptakanmu (3 kali). Segala puji bagi Allah yang menghilangkan bulan itu, dan mendatangkan bulan ini (HR Abu Dawud).
