Cara Membuat Teh Jeruk Cengkih yang Bisa Membantu Sembuhkan Sakit Tenggorokan

Teh jeruk cengkih, yang memadukan rasa segar dan khasiat rempah, ternyata menyimpan segudang manfaat kesehatan, selain membantu sembuhkan sakit tenggorokan.

oleh Asnida Riani Diperbarui 07 Mar 2025, 03:00 WIB
Diterbitkan 07 Mar 2025, 03:00 WIB
Rebusan Cengkeh
Ilustrasi teh jeruk cengkih oleh Unsplash.... Selengkapnya

Liputan6.com, Jakarta - Teh jeruk cengkih merupakan obat alami sederhana yang populer karena kemampuannya menenangkan dan menyembuhkan masalah pernapasan. Teh aromatik ini memadukan khasiat penyembuhan jeruk dan cengkih yang kuat, yang keduanya telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional karena bermanfaat bagi sistem pernapasan. 

Melansir Times of India, Rabu, 5 Maret 2025, Anda membutuhkan dua gelas air, setengah buah jeruk, 3--4 tangkai cengkih, dan satu kantong teh hitam untuk membuat dua cangkir teh cengkih jeruk. Anda bisa menambah gula atau stevia sesuai selera.

Cara membuatnya, pertama, didihkan air dalam panci kecil. Setelahnya, kecilkan api. Hancurkan ujung kuncup cengkih yang bulat dan rapuh dengan jari-jari Anda hingga jadi bubuk, lalu tambahkan ke dalam air. Tambahkan juga batang cengkih dan jeruk ke dalam air.

Tutup dan biarkan mendidih perlahan selama 15--20 menit. Matikan api. Masukkan kantong teh ke dalam panci. Saat teh sudah berwarna oranye tua, tuang melalui saringan halus ke dalam dua cangkir. Sajikan hangat.

Salah satu manfaat konsumsinya adalah membantu meredakan sakit tenggorokan. Sakit tenggorokan merupakan gejala umum infeksi saluran pernapasan. Kombinasi vitamin C dari jeruk dan sifat analgesik (pereda nyeri) dari cengkih bekerja untuk menenangkan tenggorokan.

Kehangatan teh juga memberi kelegaan instan dengan meredakan iritasi dan mengurangi rasa gatal di tenggorokan, yang sering dikaitkan dengan pilek dan flu.

Manfaat Kesehatan Teh Jeruk Cengkih

Mimpi Mengupas Buah Jeruk
Ilustrasi bahan teh jeruk cengkih Credit: unsplash.com/Shijao... Selengkapnya

Selain itu, jeruk terkenal akan kandungan vitamin C-nya yang tinggi, nutrisi penting yang berperan penting dalam mendukung sistem kekebalan tubuh. Vitamin C membantu meningkatkan produksi sel darah putih, yang bertanggung jawab untuk melawan infeksi.

Dengan minum teh cengkih jeruk, Anda mendapatkan dosis vitamin peningkat kekebalan tubuh yang signifikan. Ini dapat membantu mencegah dan memperpendek durasi infeksi pernapasan, seperti flu dan pilek.

Di sisi lain, cengkih memiliki sifat antimikroba alami. Rempah aromatik ini mengandung eugenol, senyawa yang dikenal karena kemampuannya melawan bakteri, virus, dan jamur.

Bila dikombinasikan dengan vitamin C dalam jeruk, cengkih dipercaya mampu membantu melawan infeksi pernapasan dengan mengurangi keberadaan mikroba berbahaya di saluran pernapasan, sehingga meredakan gejala, seperti hidung tersumbat dan batuk.

Baik jeruk maupun cengkih juga berkhasiat antiradang yang dapat bermanfaat bagi sistem pernapasan. Peradangan yang terjadi di paru-paru dan saluran pernapasan selama infeksi pernapasan atau reaksi alergi dapat menyebabkan ketidaknyamanan, mengi, dan kesulitan bernapas. Teh jeruk cengkih membantu mengurangi peradangan ini, sehingga pernapasan jadi lebih mudah dan mengurangi iritasi yang menyebabkan batuk dan sakit tenggorokan.

Manfaat Lain Teh Jeruk Cengkih

Minum Teh
Ilustrasi Teh. (Foto: Unsplash/Manki Kim)... Selengkapnya

Tidak sampai situ saja, minyak esensial yang ditemukan dalam kulit jeruk dan cengkih memiliki sifat ekspektoran yang membantu memecah lendir dan membersihkannya dari sistem pernapasan. Ini sangat bermanfaat bagi orang yang menderita hidung tersumbat, sinusitis, atau batuk berdahak.

Teh ini membantu mengencerkan dahak, sehingga lebih mudah dikeluarkan dari tubuh, membuat pernapasan jadi lebih lancar dan perasaan lebih nyaman. Minum teh jeruk cengkih secara teratur juga dapat membantu menjaga kesehatan fungsi pernapasan.

Antioksidan yang ditemukan dalam jeruk dan cengkih membantu mengurangi stres oksidatif di paru-paru dan saluran udara. Seiring waktu, antioksidan ini melindungi sistem pernapasan dari kerusakan yang disebabkan polutan, asap, atau alergen lingkungan, yang mengarah pada peningkatan kesehatan paru-paru dan penurunan risiko kondisi pernapasan kronis.

Namun, konsumsi jeruk, terutama dalam jumlah banyak dan rutin, bukan tanpa risiko. Orang dengan penyakit refluks gastroesofageal mungkin mengalami peningkatan gejala, seperti nyeri ulu hati dan regurgitasi, saat mengonsumsi buah jeruk. Hal ini disebabkan kandungan asamnya yang tinggi, rangkum Medical News Today.

 

Waspadai Dampak Negatif Cengkih

Cengkeh
Ilustrasi teh cengkih oleh Unsplash.... Selengkapnya

Menurut WebMD, cengkih dapat menimbulkan efek samping, termasuk iritasi kulit, masalah pernapasan, dan pendarahan. Anda harus berhenti mengonsumsi rempah ini dan mencari pertolongan medis jika mengalami salah satu efek samping yang disebutkan.

Efek samping pernapasan mengonsumsi cengkih, termasuk mengi, dada sesak, serta kesulitan bernapas, menelan, atau berbicara. Kemudian, efek samping pendarahan bisa terjadi pada orang dengan gangguan pendarahan, serta risiko pendarahan selama atau setelah operasi.

Efek samping lainnya, termasuk kejang, kerusakan hati, ketidakseimbangan cairan, iritasi lambung, nyeri ulu hati atau diare, penurunan kadar gula darah, serta alergi seperti iritasi kulit atau masalah pernapasan. Cengkih dapat berinteraksi dengan obat-obatan untuk diabetes, obat-obatan yang memperlambat pembekuan darah, dan ibuprofen.

Anda disarankan menanyakannya pada tenaga medis ahli, baik untuk menentukan dosis yang aman dan memahami benar risiko-risiko efek samping. Kendati demikian, cengkih sebenarnya terbilang cukup aman dikonsumsi sehari-hari dalam dosis yang tepat.

Infografis Rempah Indonesia Kaya Manfaat
Infografis Rempah Indonesia Kaya Manfaat.  (Liputan6.com/Henry)... Selengkapnya
Lanjutkan Membaca ↓
Loading

Video Pilihan Hari Ini

EnamPlus

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya