Liputan6.com, Jakarta - Kecelakaan moda transportasi laut seperti yang terjadi pada tenggelamnya KMP Rafelia 2 di Selat Bali awal Maret 2016, menguak terjadinya praktek tak sesuai prosedur keselamatan pada operasional kapal penyeberangan di Tanah Air. Selama ini muatan barang dan orang yang menaiki kapal penyeberangan tak dihitung dengan benar, juga penataan parkir kendaraan di atas kapal.
Segmen 5: Menguak Praktek Tak Sesuai Prosedur Kapal Penyeberangan
Selama ini muatan barang dan orang yang menaiki kapal penyeberangan tak dihitung dengan benar.
Diperbarui 19 Mar 2016, 07:23 WIBDiterbitkan 19 Mar 2016, 07:23 WIB
Selama ini muatan barang dan orang yang menaiki kapal penyeberangan tak dihitung dengan benar.... Selengkapnya
Advertisement
Video Pilihan Hari Ini
Produksi Liputan6.com
powered by
POPULER
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Berita Terbaru
Puncak Arus Balik Lebaran 2025 Terjadi pada 6-7 April, Catat Tips Aman dan Lancar
Dulu Hits dengan Satu Lagu, Kini Musisi Indonesia Ini Bak Menghilang
Benarkah Kurang Minum Air Putih Dapat Menyebabkan Sakit Ginjal? Berikut Penjelasannya
Evakuasi Dramatis Jenazah Mantan Miss Tourism Myanmar dari Reruntuhan Gempa
7 Potret Baim Wong Selamatan Rumah Bareng Keluarga, Sudah Setahun Tak Dihuni
50 Ribu Buruh Indonesia Terancam PHK Imbas Tarif Impor Donald Trump
9 Resep Ayam Kampung Lezat dan Sehat dengan Berbagai Macam Cara Memasak
Jadwal Sholat Bandung Barat April 2025, Manfaat Melaksanakannya di Awal Waktu
Profil Apriyani Rahayu, Pebulutangkis Top yang Pernah Sabet Emas di Olimpiade
Momen Keakraban Fuji dan Vilmei, Kompak Joget Bareng dan Dipuji Bak Kembaran Cantik
Puluhan Kendaraan di Monas Diderek karena Parkir Liar, Jukir Ditindak
Jenis Makanan yang Dapat Menyehatkan Ginjal, Ada Buah hingga Protein Hewani