Status Gunung Agung Meningkat, Warga Sembahyang Bersama

Para pengungsi di Klungkung, Bali, menggelar sembahyang bersama seiring meningkatnya status Gunung Agung menjadi Awas.

oleh Rinaldo diperbarui 25 Sep 2017, 19:13 WIB
Diterbitkan 25 Sep 2017, 19:13 WIB

Fokus, Klungkung - Ratusan warga yang mengungsi di GOR Swecapura, Klungkung, Bali, Senin, 25 September 2017, menggelar persembahyangan bersama. Sebanyak 12 pendeta yang tergabung dalam Paguyuban Sulinggih Satya Dharma Santi memimpin doa, supaya masyarakat Bali dapat meminimalisir dampak dari peningkatan status Gunung Agung menjadi Awas.

Seperti ditayangkan Fokus Sore Indosiar, Senin (25/9/2017), peningkatan status dari Siaga menjadi Awas membuat jumlah warga yang memilih mengungsi meningkat. Saat ini terdapat lebih dari 20 ribu warga yang mengungsi ke sejumlah lokasi, Mereka tersebar di tujuh kabupaten di Pulau Bali.

Untuk membantu para pengungsi, berbagai fasilitas dibangun. Salah satunya adalah dapur umum yang berada di Kabupaten Klungkung. Di dapur umum tersebut hidangan untuk para pengungsi yang jumlahnya mencapai belasan ribu, setiap hari dimasak.

Fasilitas lainnya adalah penitipan ternak milik warga di Desa Besang, Klungkung. Tempat penitipan itu telah disiapkan sejak arus pengungsi mulai meningkat. Lokasi penitipan berada di pemakaman desa yang arealnya luas dan  berada di dekat lokasi pengungsian. Sementara ternak yang dititipkan diberi makan oleh pemiliknya sendiri.

Video Pilihan Hari Ini

Video Terkini

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya