Novel Baswedan: Saya Segera Bekerja Jika Sudah Bisa Baca Teks

Novel Baswedan berharap dengan penanaman kornea artifisial di mata kiri, dirinya dapat melihat lebih jelas lagi.

oleh Lizsa Egeham diperbarui 04 Mei 2018, 07:17 WIB
Diterbitkan 04 Mei 2018, 07:17 WIB
Novel Baswedan
Penyidik senior KPK Novel Baswedan usai mengunjungi gedung KPK di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (3/5). Kepada para anggotanya, Novel memaparkan laporan pertanggungjawaban sebagai Ketua Wadah Pegawai KPK selama dua tahun. (Merdeka.com/Dwi Narwoko)

Liputan6.com, Jakarta Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan mengaku ingin segera kembali bekerja setelah penglihatan kembali sempurna. Saat ini, Novel mengatakan, mata kirinya masih belum bisa melihat dengan sempurna.

"Apabila saya sudah bisa membaca teks, saya ingin segera bekerja," ujar Novel di Gedung KPK Kuningan Jakarta Selatan, Kamis (3/5/2018).

Novel Baswedan menuturkan, matanya masih belum sembuh sepenuhnya sehingga belum bisa bekerja di KPK. Dia pun berharap dengan penanaman kornea artifisial di mata kiri, dirinya dapat melihat lebih jelas lagi.

"Nantinya diharapkan menurut dokter bisa melihat dengan lebih jelas, bisa membaca dan lain-lain," ucap dia.

Novel juga berharap mata kanannya dapat stabil, meski kini sudah bisa melihat dengan terbatas. Mantan Kasatgas e-KTP itu berharap mendapat mukzizat untuk kesembuhan matanya.

"Saya berdoa semoga ada suatu mukzizat yang membuat mata saya lebih baik lagi," kata Novel Baswedan.

 

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.


Diserang Saat Salat Subuh

Novel Baswedan
Penyidik senior KPK Novel Baswedan memberi keterangan terkait Musyawarah Umum Wadah Pegawai KPK di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (3/5). Novel Baswedan rencananya akan kembali menjadi Direktorat Penyidikan KPK sebagai kepala satgas. (Merdeka.com/Dwi Narwoko)

Novel Baswedan diserang dalam perjalanan usai menjalankan salat Subuh dari Masjid Jami Al Ihsan, Kelapa Gading, Jakarta Utara, yang tak jauh dari kediamannya, 11 April 2017. Secara tiba-tiba, dua pria tak dikenal yang mengendarai sepeda motor menyiramkan cairan kimia tepat di wajah Novel.

Hingga saat ini polisi belum bisa menangkap siapa pelaku penyerangan. Penyelidikan kasus ini masih terus berlangsung. 

 

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Video Pilihan Hari Ini

Video Terkini

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya