Liputan6.com, Jember - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember terus mengoptimalkan pelayanan pada masa angkutan lebaran 2025, salah satunya layanan kesehatan bagi penumpang yang sakit dan membutuhkan pertolongan medis selama perjalanan.
Unit kesehatan Daop 9 Jember menyediakan Pos Kesehatan (Poskes) yang berperan dalam memberikan pelayanan promotif, preventif, dan kuratif guna memastikan kesehatan para pengguna jasa kereta api, khususnya menjelang arus balik lebaran 2025.
Advertisement
Manager Hukum dan Humasda Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro menyampaikan bahwa Pos Kesehatan telah disiagakan di tiga stasiun utama, yakni Stasiun Ketapang, Stasiun Jember, dan Stasiun Probolinggo.
Advertisement
Setiap pos dilengkapi dengan tenaga medis serta peralatan kesehatan yang memadai untuk mendukung pemeriksaan kesehatan. Alat-alat medis yang tersedia di antaranya tabung oksigen, tandu, stetoskop, termometer, timbangan, lampu penyinar, alkoholtest, dan berbagai obat-obatan esensial.
”Tenaga Medis yang kami sediakan di Pos Kesehatan Daop 9 Jember yaitu Stasiun Probolinggo tersedia 3 perawat dan 2 dokter, Stasiun Jember 4 perawat dan 4 dokter dan Stasiun Ketapang 3 perawat dan 2 dokter,” kata Cahyo Rabu (2/4/2025)
Selain Pos Kesehatan, Daop 9 Jember juga telah menyiapkan ambulans di Stasiun Jember dan Stasiun Ketapang untuk evakuasi penumpang yang membutuhkan penanganan lebih lanjut ke rumah sakit.
Selain itu, sebagai langkah antisipasi dalam kondisi darurat, pekerja di seluruh stasiun pemberhentian kereta api di wilayah Daop 9 Jember juga telah mendapatkan pelatihan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K). Hal ini sebagai bentuk komitmen dalam pelayanan penumpang, untuk memberikan respon cepat dan siap siaga dalam kondisi darurat.
Jika diperlukan perawatan lebih lanjut, KAI Daop 9 Jember telah bekerja sama dengan berbagai rumah sakit rujukan di wilayah operasionalnya, termasuk di Kabupaten Banyuwangi: RS Blambangan, RS Yasmin, RS Fatimah, RS PKU Rogojampi, RS Alhuda, RS Bhakti Husada Krikilan.
Kabupaten Jember: RS Kaliwates, RS Jember Klinik, RS DKT, RS Citra Husada, RS Paru, RSD Soebandi, RS Kalisat, RS IBI Jember. Kabupaten Lumajang: RS PTP Jatiroto, RS Bhayangkara. Kabupaten Probolinggo: RS Amanah, RS Moh. Saleh, RS Wonolangan. Kabupaten Pasuruan: RSUD dr. Soedarsono Pasuruan, RS Graha Sehat Medika. Dan Kabupaten Bondowoso: RSUD dr. Koesnadi Bondowoso.
H+2 Lebaran 11 Ribu Orang Naiki Kereta Api
Hingga H+2 Lebaran, tercatat sebanyak 11 orang penumpang telah menerima layanan kesehatan di Poskes Daop 9 Jember.
”Kami mengimbau seluruh penumpang dan pegawai untuk menjaga pola hidup sehat selama perjalanan dengan mengonsumsi makanan bergizi, cukup istirahat, serta segera melapor kepada petugas jika merasa kurang sehat agar dapat segera mendapatkan pertolongan medis,” ujar Cahyo
Pada H+2 Lebaran ini, pantauan pada volume penumpang yang naik dari wilayah Daop 9 Jember tercatat sebanyak 11.498 orang, sementara jumlah penumpang yang turun mencapai 11.279 orang.
Namun masih tersedia tiket untuk beberapa tujuan di antaranya, KA Mutiara Timur relasi Ketapang – Surabaya Pasarturi: 1.522 kursi, KA Mutiara Timur Tambahan relasi Ketapang – Surabaya Gubeng: 970 kursi dan KA Ijen Ekspres relasi Ketapang – Malang: 718 kursi.
”Bagi masyarakat yang masih berencana melakukan perjalanan selama Lebaran 2025, diimbau untuk segera memanfaatkan tiket yang masih tersedia guna memastikan kenyamanan perjalanan,” pesan Cahyo.
Advertisement
