Liputan6.com, Yogyakarta - Banyak ajaran yang disampaikan Rasulullah Saw 14 abad lalu ternyata sejalan dengan temuan sains modern. Dari pola makan hingga kebersihan, hadis-hadis Nabi Muhammad Saw seringkali terbukti secara ilmiah di era kontemporer.
Temuan-temuan semacam ini semakin menguatkan bahwa petunjuk Nabi merupakan pedoman hidup yang relevan sepanjang zaman. Mengutip dari berbagai sumber, berikut beberapa kecocokan sabda Rasulullah dengan fakta sains modern:
1. Larangan Minum Sambil Berdiri
Advertisement
Rasulullah SAW dalam hadisnya bersabda bahwa janganlah sekali-kali salah seorang di antara kalian minum sambil berdiri. Apabila dia lupa, maka hendaklah dia memuntahkannya.
Baca Juga
Larangan ini ternyata memiliki dasar ilmiah yang dapat dijelaskan secara medis. Ketika seseorang minum sambil berdiri, air yang masuk ke dalam tubuh tidak melalui proses penyaringan yang sempurna di tenggorokan.
Secara anatomi, posisi berdiri menyebabkan air mengalir dengan cepat ke lambung tanpa melewati proses penyaringan alami yang terjadi ketika minum sambil duduk. Hal ini membuat kotoran atau partikel yang seharusnya tersaring ikut terbawa masuk ke dalam sistem pencernaan. Selain itu, minum sambil berdiri dapat menyebabkan ketidakseimbangan tekanan dalam tubuh dan mempengaruhi kerja organ pencernaan.
2. Anjuran Matikan Lampu, Menutup Pintu, Serta Menutup Wadah Makanan, dan Minuman Sebelum Tidur
Rasulullah dalam sebuah hadis menganjurkan umatnya untuk mematikan lampu, menutup pintu, serta menutup wadah makanan dan minuman sebelum tidur. Anjuran yang disampaikan 14 abad lalu ini ternyata memiliki dasar ilmiah yang kuat berdasarkan penelitian modern.
Studi terbaru mengungkap bahwa paparan cahaya, sekecil apapun, selama tidur dapat mengganggu fungsi kardiovaskular dan berdampak negatif bagi kesehatan jantung serta sistem endokrin. Tidur dalam kondisi gelap total membantu tubuh memproduksi melatonin secara optimal, hormon yang berperan penting dalam mengatur ritme sirkadian dan kualitas tidur.
Paparan cahaya buatan, bahkan yang redup sekalipun, dapat menekan produksi melatonin hingga 50 persen, yang berpotensi menyebabkan gangguan metabolisme dan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular. Selain manfaat kesehatan, anjuran Rasulullah untuk menutup pintu dan wadah makanan juga memiliki nilai higienis yang tinggi.
Â
Tidur Miring ke Kanan
3. Tidur Miring ke Kanan
Posisi tidur miring ke kanan memberikan manfaat bagi kesehatan otak dan tubuh secara keseluruhan. Sistem glymphatic, yaitu mekanisme pembersihan limbah otak, bekerja paling maksimal ketika seseorang tidur dalam posisi miring ke kanan.
Posisi ini membuat otak lebih efisien membuang protein berbahaya dan sisa metabolisme yang menumpuk selama beraktivitas. Selain itu, tidur miring ke kanan juga mengurangi tekanan pada jantung dan memudahkan proses pernapasan dibandingkan posisi telentang atau tengkurap.
4. Lalat Hinggap di Minuman
Rasulullah dalam sebuah hadis memberikan petunjuk mengenai lalat yang jatuh ke dalam minuman. Nabi bersabda agar mencelupkan seluruh tubuh lalat tersebut sebelum membuangnya, karena pada salah satu sayapnya terdapat penyakit dan pada sayap lainnya ada penawarnya.
Ekstrak dari sayap kiri lalat menunjukkan pertumbuhan mikroba, sementara sayap kanan justru tidak menunjukkan pertumbuhan bakteri sama sekali. Temuan ini mengungkap bahwa lalat memang membawa bakteri pada satu sayapnya, sementara sayap lainnya mengandung zat yang dapat menetralisir bakteri tersebut.
5. Alasan Haramnya Laki-laki Memakai Emas
Rasulullah secara tegas mengharamkan penggunaan emas dan sutra bagi kaum pria, sebagaimana dalam hadisnya. Larangan ini ternyata memiliki dasar ilmiah yang baru terungkap melalui penelitian modern.
Studi terbaru mengungkap bahwa emas mengandung partikel atom yang dapat terserap ke dalam aliran darah melalui pori-pori kulit. Pada pria, akumulasi partikel emas dalam tubuh dalam jangka panjang berpotensi memicu gangguan neurologis, termasuk penyakit Alzheimer.
Mekanisme ini terjadi karena tubuh pria tidak memiliki sistem pembuangan alami untuk logam berat seperti halnya perempuan melalui siklus menstruasi. Perempuan memiliki keistimewaan fisiologis di mana partikel emas yang terserap dapat terbuang bersama darah menstruasi setiap bulannya. Selain itu, risiko kesehatan dari penggunaan sutra bagi pria juga terkait dengan efek panas yang dihasilkan bahan ini terhadap organ reproduksi laki-laki.
Penulis: Ade Yofi Faidzun
Advertisement
