Liputan6.com, Jakarta Jaksa Penuntut Umum (JPU) menolak pembelaan yang dilayangkan oleh tim penasehat hukum Ustad Guntur Bumi (UGB) dalam persidangan lanjutan kasus penipuan berkedok pengobatan alternatif di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (3/9/2014).
JPU tetap kekeuh memberikan tuntutan empat bulan penjara kepada suami Puput Melati. Mereka menilai, UGB secara meyakinkan melakukan tindakan penipuan yang masuk dalam pasal 378 KUHP.
"Menolak seluruh pledoi terdakwa, menyatakan terdakwa terbukti bersalah secara hukum," ucap JPU saat membacakan replik (tanggapan pembelaan) di persidangan.
"Menjatuhi hukuman pidana selama empat bulan penjara. Serta pengembalikan barang bukti," tambah JPU.
Sementara itu, kuasa hukum UGB tetap bersikeras pada nota pembelaan yang sudah dibacakan mereka pada persidangan sebelumnya. Mereka menilai, tak ada tindakan penipuan yang dilakukan oleh UGB.(Gie/Mer)
Jaksa Tetap Ingin Penjarakan UGB 4 Bulan
Jaksa Penuntut Umum (JPU) menolak pembelaan yang dilayangkan oleh tim penasehat hukum Ustad Guntur Bumi (UGB) dalam persidangan lanjutan.
diperbarui 03 Sep 2014, 17:10 WIBDiterbitkan 03 Sep 2014, 17:10 WIB
Advertisement
POPULER
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Berita Terbaru
Cara Menyetel Karburator Agar Irit Bensin, Pahami Mitos dan Faktanya
VIDEO: Siswa Kelas 3 SD Kritis Usai Dianiaya Kakak Kelas, Apa Penyebabnya?
Menelisik Prospek Sektor Saham Perbankan saat Pasar Bergejolak
Pengamat Sebut Pramono Bisa Menang 1 Putaran di Pilkada Jakarta Jika Anak Abah dan Ahoker Bersatu
7 Potret Limbad dan Anak Kompak Nonton Konser JKT48, Girang Jadi Wota
Mengenal Pengertian hingga Perbedaan UMP, UMR dan UMK
Kerahkan Alat Berat, Tim Penyelamat Berjibaku Cari Korban Serangan Israel di Permukiman Warga Beirut
Lirik Lagu Perihal Kepekaan dari The Rain, Sentilan untuk Diri yang Kurang Peka
Cara Cek Nomor dan Lokasi TPS, Lengkap dengan Link Cek DPT Online
Apa Arti Kind, Ketahui Makna dan Bedanya dengan Nice dan Good
VIDEO: Laka Beruntun, Truk Tronton Hantam Motor Sampai Warung Diduga Alami Rem Blong
Pramono Tanggapi Ketidakhadiran Anies saat Kampanye Akbar di Stadion Madya GBK