Liputan6.com, Jakarta - Modus wisatawan satu ini bikin geleng-geleng kepala. Betapa tidak, mereka diduga berwisata menggunakan mobil ambulans. Untungnya, polisi tak berhasil dikelabui. Mobil tersebut dihentikan di depan Gerbang Tol Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Insiden ini sempat viral di media sosial. Tampak salah satu akun Instagram mengunggah rekaman video yang memperlihatkan pengemudi mobil ambulans ditindak petugas. Tampak, pria berkaos hitam yang diduga sopir ambulans sedang diinterogasi oleh aparat kepolisian.
Advertisement
Baca Juga
Kejadian ini dibenarkan oleh Kapolres Sukabumi, AKBP Samian. Dia menjelaskan, insiden pengemudi mobil ambulans diduga tak membawa orang sakit, namun tetap menyalakan rotator dan sirine.
Advertisement
"Iya benar. Ambulans desa di Parungkuda menuju ke Cibadak, tidak membawa orang sakit namun rotator nyala," kata Samian saat dikonfirmasi, Selasa (1/4/2025).
Terpisah, Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi menambahkan, pengemudi mobil ambulans desa itu berdalih mau menjenguk orang sakit.
"Informasinya, mereka mengaku hendak menjenguk orang sakit di RS Sekarwangi. Namun dari penampilan para penumpang, terihat seperti hendak berwisata, ujar dia.
Â
Diputar Balik ke Asalnya
Karena tak ada keadaan darurat, polisi langsung menginstruksikan ambulans tersebut putar balik ke daerah asalnya.
"Ambulans itu melaju di jalur kanan dengan sirine dan rotator menyala. Setelah dicek, ternyata tidak membawa pasien. Oleh karena itu, kami lakukan tindakan pemutaran arah," ujar dia.
Fajar menegaskan ambulans hanya boleh digunakan untuk keadaan mendesak. "Kalau pun mau menjenguk orang sakit di RS, tidak diperkenankan menggunakan kendaraan darurat, karena sifatnya tidak urgensi," tandasnya.
Advertisement
