Liputan6.com, Jakarta - PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) mengaku telah siap menggelar layanan remitansi, Delivery Money Acces (Delima) di Malaysia. Perusahaan telekomunikasi ini menggandeng salah satu mitra perbankan di Negeri Jiran.
"Kita gandeng Hong Leong Islamic Bank untuk platform Delima di Malaysia," ungkap Muhammad Awaluddin yang menjabat Direktur Enterprises and Business Services Telkom di Kaffein kawasan niaga terpadu Sudirman, Jakarta.
Sebenarnya, layanan akses pengiriman uang ini dijadwalkan untuk siap digelar secara terbuka pada minggu keempat bulan Agustus 2014. Namun, Awaluddin mengaku bahwa layanannya ini masih belum terbuka secara komersial.
"Sebenarnya akhir Agustus lalu sudah On platform ini, tetapi kalau untuk melayani secara komersial masih belum," ujar Awaluddin berkilah soal keterlambatan realisasi jadwal kesiapan layanan Delima di Malaysia.
Meski begitu, Awaluddin mengaku bahwa perusahaan pelat merah itu masih mencapai target yang ditetapkan untuk Delima. Telkom memasang target untuk bisa meraup total transaksi Rp 300 miliar dari akses layanan Delima di tiga negara, Hong Kong, Taiwan dan Malaysia.
"Saya masih tetapkan target untuk total transaksi yang dilayani Delima di tiga negara sebesar Rp 300 miliar. Ketika dikalkulasi di Hong Kong itu bisa tembus Rp 250 miliar, sementara di Taiwan sekitar Rp 60 miliar. Kalau Malaysia masuk, walau molor itu sudah melampaui target yang kita pasang di awal," tutup Awaluddin.
Komersialisasi Layanan Transfer Uang Telkom di Malaysia Molor
Layanan akses pengiriman uang ini dijadwalkan untuk siap digelar secara terbuka pada minggu keempat bulan Agustus 2014.
Diperbarui 15 Sep 2014, 13:53 WIBDiterbitkan 15 Sep 2014, 13:53 WIB
Advertisement
Video Pilihan Hari Ini
EnamPlus
powered by
POPULER
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Berita Terbaru
Respons Kemlu RI Soal Penerapan Tarif Resiprokal AS yang Diterapkan Donald Trump Termasuk ke Indonesia
Strategi Indonesia Hadapi Kebijakan Tarif Resiprokal Amerika Serikat
Timnas Indonesia Cetak Sejarah di Ranking FIFA usai Kualifikasi Piala Dunia 2026
PKB: Tarif AS Alarm Serius, Pemerintah Harus Respons dengan Berani
10 Cara Memaafkan Orang yang Sulit Dimaafkan, Move On dari Rasa Sakit
Angkot Tak Beroperasi hingga 7 April 2025 Saat Libur Lebaran, Jalur Puncak Bogor Lancar Tanpa Hambatan
Hongaria Nyatakan Keluar dari ICC Saat PM Israel Kunjungi Budapest
Kapolres Bandara Soetta Patroli Saat Arus Balik Lebaran 2025
Tips Cerdas Menghadapi Pria yang Suka Love Bombing, Jangan Sampai Tertipu
Klub Liga Italia Bologna Tertarik Gaet Dua Bek Timnas Indonesia
Nintendo Switch 2 Rilis Juni 2025, Intip Bocoran Spesifikasi dan Harganya
6 Peristiwa Penting di Bulan Syawal dalam Sejarah Islam, Penuh Peristiwa Penting dan Berkah