Angkot Tak Beroperasi hingga 7 April 2025 Saat Libur Lebaran, Jalur Puncak Bogor Lancar Tanpa Hambatan

Seluruh pengendara dapat melalui jalur utama Cianjur dengan nyaman dan lancar tanpa macet pada saat angkot tidak beroperasi di libur Lebaran ini.

oleh Devira Prastiwi Diperbarui 03 Apr 2025, 19:15 WIB
Diterbitkan 03 Apr 2025, 19:15 WIB
angkot puncak
(Bima Firmansyah/Liputan6.com)... Selengkapnya

Liputan6.com, Jakarta - Kepolisian Resor Cianjur, Jawa Barat (Jabar) mengatakan, pengendara dapat melalui jalur utama Cianjur, khusus di depan Pasar Cipanas, dengan nyaman dan lancar tanpa macet pada saat angkutan kota (angkot) tidak beroperasi.

"Gubernur Jabar mengeluarkan kebijakan agar angkot Cipanas tidak beroperasi selama masa libur Lebaran 2025," ujar Kapolres Cianjur AKBP Rohman Yongky Dilatha, melansir Antara, Kamis (3/4/2025).

Menurut dia, dengan pemberian insentif kepada sopir, sampai dengan 7 April 2025 tidak ada angkot yang beroperasi. Sehingga, kata Rohman, tidak ada macet lagi di depan pasar, hanya antrean dengan laju tersendat.

Dia menyebut, pihaknya sudah melaporkan langsung kepada Gubernur Jabar kalau kawasan Puncak aman tanpa macet selama angkot tidak beroperasi.

"Kendati demikian, kami tetap menyiagakan petugas di titik rawan macet, termasuk di depan Pasar Cipanas," ucap Rohman.

Dia menjelaskan, sekitar 561 sopir angkot di kawasan Puncak-Cipanas diliburkan selama sepekan tepatnya mulai 1 hingga 7 April 2025 mendatang.

"Kebijakan itu untuk mencegah terjadinya antrean panjang kendaraan yang menyebabkan macet total di jalur Puncak karena angkot parkir dan berhenti sembarangan," jelas Rohman.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Cianjur Tedy Artiawan memaparkan berbagai faktor penyebab terjadinya macet panjang hingga belasan jam di jalur Puncak Bogor.

"Salah satunya keberadaan angkot yang kerap berhenti sembarangan tepatnya di depan Pasar Cipanas," terang Tedy.

Liburkan Angkot Saat Libur Lebaran 

Kecelakaan Bus dan Angkot
Akibat kecelakaan ini kawasan Puncak di kedua arah mengalami kemacetan hingga belasan kilometer. (merdeka.com/Arie Basuki)... Selengkapnya

Menurut Tedy, Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Cianjur dan Pemprov Jabar memberikan solusi dengan meliburkan angkot selama liburan Lebaran dengan memberikan insentif bagi ratusan sopir berupa uang tunai Rp1 juta dan paket sembako selama tidak beroperasi.

"Bantuan itu diserahkan langsung Gubernur Jabar Dedi Mulyadi berupa uang Rp1 juta dan paket sembako dengan total Rp1,5 juta. Bekal untuk mereka selama tidak beroperasi sampai dengan 7 April," ucap dia.

"Ketika ada angkot yang tetap beroperasi atau berhenti di depan Pasar Cipanas, pihaknya akan memberikan sanksi hingga menyita sementara angkot dan akan mengembalikan kepada yang bersangkutan setelah 7 April 2025," tandas Tedy.

Sebelumnya, arus lalu lintas di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, dilaporkan mengalami kemacetan, Kamis (3/4/2025). Kemacetan arus lalu lintas di Puncak tak lama setelah diberlakukan one way dari arah Jakarta menuju Puncak pagi hari.

Imbas terjebak one way, menjelang siang, ekor antrean kendaraan menuju Jakarta terpantau mencapai wilayah Cipanas, Cianjur.

 

Lalu Lintas di Puncak Bogor Macet, Ekor Antrean Kendaraan Sampai Cianjur

Lalu lintas menuju Puncak, Kabupaten Bogor, terpantau macet hingga Senin siang atau di hari ketiga libur Lebaran Idul Fitri.
Lalu lintas menuju Puncak, Kabupaten Bogor, terpantau macet hingga Senin siang atau di hari ketiga libur Lebaran Idul Fitri. (Achmad Sudarno)... Selengkapnya

KBO Satlantas Polres Bogor Iptu Ardian Novianto membenarkan ekor antrean kendaraan yang mengarah Jakarta mencapai wilayah Cianjur.

"Imbas dari penutupan yang ke bawah (Puncak-Jakarta) itu antreannya masuk ke wilayah Cianjur kurang lebih Pasar Cipanas," kata Ardian.

Karena itu, Satlantas Polres Bogor memberlakukan one way dari arah Puncak menuju Jakarta.

"One way ini untuk menguras kendaraan dari Puncak yang hendak menuju Jakarta," kata dia.

Melihat padatnya arus kendaraan dari arah Cianjur menuju Jakarta, ia memprediksi one way diberlakukan lebih lama dari hari sebelumnya.

"Melihat situasi cukup ramai, diprediksi (one way) ke bawah sampai dengan pukul 18.00 WIB," jelas Ardian.

Sebelumnya, kepolisian memberlakukan one way dari arah Jakarta menuju Puncak sekitar pukul 08.00 WIB. Empat jam kemudian atau sekitar pukul 12.00 WIB, polisi memberlakukan one way dari arah Puncak menuju Jakarta.

Ia menuturkan, sejak pagi tadi sampai dengan siang, jumlah kendaraan yang melintasi kawasan Puncak Bogor berjumlah 48.000 unit.

"Sampai dengan pukul 11.00 WIB kendaraan yang naik ataupun turun sudah mencapai 48.000 kendaraan," ungkapnya.

Ia menuturkan sampai saat ini jalur di kawasan Puncak Bogor sudah mulai memasuki arus balik wisata maupun mudik.

"Kami lihat berdasarkan rekapitulasi data jumlah kendaraan dominannya ke arah bawah, jadi sudah dimulai arus balik," pungkasnya.

Infografis Warning BMKG Tsunami Ancam Indonesia Saat Arus Mudik Lebaran.
Infografis Warning BMKG Tsunami Ancam Indonesia Saat Arus Mudik Lebaran. (Liputan6.com/Gotri/Abdillah)... Selengkapnya
Lanjutkan Membaca ↓
Loading

Video Pilihan Hari Ini

EnamPlus

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya