Liputan6.com, Jakarta - Pembaruan WhatsApp terkini memungkinkan pengguna bisa menjadikannya sebagai aplikasi utama untuk menelepon dan mengirim pesan di iPhone.
Informasi ini menjadi sorotan para pembaca di kanal Tekno Liputan6.com, Rabu (2/4/2025) kemarin.
Baca Juga
Berita lain yang juga populer yaitu mengenai cara mematikan atau mengurangi kecerahan Always-On Display di iPhone.
Advertisement
Lebih lengkapnya, simak tiga berita terpopuler di kanal Tekno Liputan6.com berikut ini.
1. WhatsApp Kini Bisa Jadi Aplikasi Utama di iPhone untuk Telepon dan Chat
Apple menghadirkan gebrakan baru lewat fitur yang ada di iOS 18.2, memungkinkan pengguna iPhone mengatur aplikasi pihak ketiga sebagai default untuk panggilan dan pesan.
Mengutip 9to5mac, Rabu (2/4/2025), kini WhatsApp akhirnya merilis pembaruan yang mendukung fitur ini, jadi pengguna bisa menjadikannya sebagai aplikasi utama untuk menelepon dan mengirim pesan di iPhone.
Seperti dilaporkan WABetaInfo, versi terbaru WhatsApp untuk iOS kini memungkinkan pengguna memilih aplikasi ini sebagai default.
Artinya, ketika mengetuk nomor telepon, iPhone akan langsung menggunakan WhatsApp untuk menelepon, bukan aplikasi bawaan Phone dari iOS.
Fitur ini awalnya dikembangkan sebagai bagian dari perubahan yang diwajibkan Uni Eropa. Namun, Apple akhirnya merilisnya untuk semua pengguna iPhone, tidak hanya di Eropa.
Selain panggilan dan pesan, pengguna iPhone juga bisa mengatur aplikasi default lain untuk email, pemfilteran panggilan, browser, terjemahan, kata sandi, pembayaran (di wilayah tertentu), dan keyboard.
Khusus di Uni Eropa, pengguna juga bisa mengganti aplikasi peta default. Fitur ini sudah mulai digulirkan untuk semua pengguna WhatsApp, bukan hanya versi beta.
Pastikan kamu sudah memperbarui aplikasi ke versi terbaru di App Store untuk menikmati fitur ini.
2. Cara Matikan atau Kurangi Kecerahan Always-On Display di iPhone
Always On Display (AOD) di iPhone memang praktis, tapi untuk sebagian orang, tampilan ini mungkin terasa terlalu terang atau mengganggu.
Kalau kamu termasuk merasa seperti itu, tenang saja, ada cara untuk mengurangi efeknya atau bahkan mematikan sepenuhnya. Fitur AOD pertama kali hadir di iPhone 14 Pro dan masih berlanjut di iPhone 15 Pro dan iPhone 16 Pro.
Melalui iOS 16, Apple membuat tampilan layar kunci jadi lebih menarik, termasuk dengan AOD yang tidak hanya fungsional tapi terlihat mewah.
AOD memungkinkan kamu melihat informasi penting tanpa harus menyentuh ponsel. Cukup lirik layar buat cek waktu atau notifikasi. Tapi, meskipun layar iPhone 16 bisa meredup hingga 1 nit, tetap saja ada yang merasa AOD terlalu terang atau kurang nyaman.
Mengutip Gizchina, Rabu (2/4/2025), meskipun namanya "Always-On Display," sebenarnya fitur ini bisa mati sendiri dalam beberapa kondisi berikut ini.
Advertisement
3. iPad Pro M5 Dikabarkan Hadir Tahun Ini, Simak Bocoran Terbarunya!
Apple dirumorkan sedang menyiapkan lini iPad Pro yang bakal menggunakan chipset M5, dan diperkirakan akan rilis di paruh kedua tahun 2025. Meskipun belum ada pengumuman resmi, berbagai informasi menarik telah beredar mengenai spesifikasi dan fitur ditawarkan.
Mengutip laporan Mark Gurman di buletin Power On, Rabu (2/4/2025), iPad Pro M5 telah mencapai tahap akhir pengujian dan bakal siap diproduksi pada paruh kedua tahun ini.
Rumor menyebutkan, seri iPad Pro baru ini akan menggunakan chipset M5 dibuat dengan proses fabrikasi 3nm, menawarkan performa lebih baik dibandingkan pendahulunya.
Rumornya, chipset baru Apple ini membawa peningkatan kecepatan sekitar 25 persen secara keseluruhan, serta peningkatan grafik sekitar 35 persen dan CPU sekitar 15 persen, iPad Pro M5 menjanjikan pengalaman lebih baik bagi pengguna.
Terkait dengan desain, iPad Pro M5 diprediksi akan mirip dengan model 2024 yang memiliki ukuran layar 11 inci dan 12,9 inci. Seperti generasi sebelumnya, tablet Apple ini bakal memiliki bodi tipis.
Infografis Cek Fakta: Kumpulan Hoaks Seputar Covid 19 terbaru yang beredar di WhatsApp (Liputan6.com/Abdillah)
Advertisement
