Sistem operasi (OS) perangkat telepon seluler (ponsel) saat ini masih didominasi oleh Android buatan Google dan iOS dari Apple. Kedua OS tersebut merupakan produk buatan perusahaan luar negeri.
Untuk mengangkat potensi lokal, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) pun meluncurkan sistem operasi mobile buatan lokal bernama Bandros (Bandung Raya Operating System), lengkap dengan handsetnya yang juga buatan anak negeri.
Ponsel Bandros ini diklaim memiliki kegunaan khusus yaitu sebagai ponsel antisadap, untuk digunakan kalangan pemerintah dan korporat. Bandroid dibangun dengan menggunakan sistem operasi Linux.
"Ponsel ini dipakai untuk kegunaan khusus, salah satunya bisa diatur sebagai telepon antisadap," ujar Kepala Pusat Penelitian Informatika Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) LT Handoko di Puspiptek Tangerang Selatan.
Karena difungsikan untuk kegunaan khusus, ponsel pintar ini dibuat sesuai dengan pesanan saja. Awalnya para peneliti LIPI mengembangkan piranti lunak Bandros ini untuk pasien rumah sakit dan pemberian informasi perihal sistem peringatan dini.
Penelitian sistem operasi Bandros sendiri baru dimulai pada 2010, dengan melakukan penelitian terhadap perangkat sistem tertanam. Sistem operasi tersebut merupakan pengembangan dari sistem operasi 'desktop' yang sudah diciptakan sebelumnya.
Untuk mengembangkan sistem operasi ponsel ini dibutuhkan dana sekitar Rp 50 juta, yang dibiayai oleh APBN melalui Dipa Pusat Penelitian Informatika - LIPI. Dana awal pengembangannya semula bernilai Rp250 juta, namun dikurangi dengan alasan penghematan anggaran. (ANT/Dew)
LIPI Kembangkan Smartphone dan OS Lokal Antisadap
Ponsel Bandros buatan dalam negeri ini diklaim memiliki kegunaan khusus yaitu sebagai ponsel antisadap.
Diperbarui 27 Agu 2013, 14:54 WIBDiterbitkan 27 Agu 2013, 14:54 WIB
Advertisement
Video Pilihan Hari Ini
Produksi Liputan6.com
powered by
POPULER
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Berita Terbaru
Kebijakan Tarif Dagang Donald Trump Bikin Panas: China Siap Balas, Jepang Berhati-hati
Lalu Lintas Arus Balik Menuju Jakarta di Ruas Tol Cipularang Meningkat, Diberlakukan Buka Tutup Rest Area di Km 97
Respon Tarif Impor Donald Trump, Menko Airlangga Temui Pimpinan Negara ASEAN
Jangan Hindari Salaman dengan Lawan Jenis di Hari Lebaran dengan Cara Ini, Kata Buya Yahya
Polisi Tangkap Preman Ngamuk yang Viral, Usir dan Tendang Dagangan Penjual Sayur di Bekasi
Hasil Final 3 Liga Voli Korea: Megawati Cemerlang, Giliran Red Sparks Comeback dan Perpanjang Napas
Lebaran di Brunei Darussalam, Warga Bisa Datang ke Istana Salaman dan Dijamu oleh Sultan
Ini Dia Rajanya Pengekspor Mobil dari Tiongkok
Hadapi Puncak Arus Balik 2025, Polri: Kami Siapkan Skema Lebih Fleksibel
Mengenal 10 Sahabat Nabi yang Dijamin Masuk Surga, Apa Saja Amalannya?
Jasa Marga Catat 685.079 Kendaraan Telah Kembali ke Jabotabek Pasca-Lebaran
Bapanas Minta Pemda Alokasikan APBD Khusus Subsidi Pangan