Liputan6.com, Jakarta Sepekan jelang pelaksanaan Asian Para Games 2018, Indonesia Asian Para Games Organizing Comittee (Inapgoc) selaku panitia pelaksana terus mematangkan persiapan bersama sejumlah stakeholder.
Momen olahraga se-Asia bagi para penyandang disabilitas itu rencananya berlangsung di Jakarta sejak 6 Oktober hingga 13 Oktober yang diikuti 42 negara.
Advertisement
Baca Juga
Pada Asian Para Games tahun ini, Indonesia bertekad berhasil sebagai tuan rumah sekaligus meraih medali terbanyak. Tim Merah Putih ditargetkan masuk tujuh besar dengan perolehan 16 medali emas.
Sekretaris Kementerian Olahraga, Gatot S. Dewa Broto berharap kiprah atlet-atlet Asian Para Games dapat menumbuhkan inspirasi ataupun motivasi bagi masyarakat. Melalui ajang tersebut diharapkan pula dapat meningkatkan kepedulian terhadap kaum difabel.
"Untuk dampak ekonomi, kita tidak terlalu memperhitungkan untung rugi dari pelaksanaan Asian Para Games. Prioritas dari ajang ini agar kita lebih peduli terhadap masyarakat difabel," tutur Gatot usai mengisi diskusi bertajuk "Gelorakan Asian Para Games 2018, Jadilah Inspirasi Bangsa" di Jakarta, Kamis 27 September 2018.
Awasi Makanan
Salah satu pihak yang siap diajak kerja sama oleh Inapgoc menyukseskan Asian Para Games adalah Dinas Kesehatan Provinsi Jakarta. Menurut Kepala Seksi Kesehatan Kerja dan Olahraga Dinas Kesehatan Provinsi Jakarta, dr. Dicky Alsadik, timnya bertugas mengatur sekaligus mengawasi distribusi makanan bagi para atlet.
"Kita tidak terlalu banyak perbedaan dengan Asian Games melibatkan 30 sampai 40 orang untuk pengamanan pangan di wisma atlet Kemayoran serta venue Asian Para Games Gelora Bung Karno Senayan. Kita bekerja sama dengan divisi katering Inapgoc dan memberikan pembekalan kepada tim relawan agar mempermudah pelayanan bagi atlet Asian Para Games," jelas dr. Dicky usai menjadi pembicara diskusi Hari Kesehatan Lingkungan Dunia 2018 yang digagas Kementerian Kesehatan di Jakarta, belum lama ini.
Advertisement
Asupan Gizi
Pada kesempatan serupa, dr. Kirana Pritasari, Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan, turut menegaskan, Kementerian Kesehatan telah menyiapkan asupan gizi optimal guna menunjang aktivitas para atlet berkebutuhan khusus.
"Kita sudah siapkan tim medis beserta sarana kesehatan untuk memberikan pelayanan yang aman dan nyaman. Kita juga menyiapkan asupan gizi optimal utk para atlet termasuk pembuangan limbah di Wisma Atlet Kemayoran," ujar dr. Kirana.