Liputan6.com, Jakarta - Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said akan berkeliling daerah untuk melancarkan program kelistrikan 35 ribu Mega Watt (MW). Sudirman mengatakan, salah satu cara yang ditempuh oleh Kementerian ESDM untuk melancarkan program kelistrikan 35 MW adalah merendahkan hati dengan mengunjungi wilayah-wilayah yang menjadi sasaran pembangunan pembangkit listrik.
"Pusat harus merespons cepat lambatnya pembangunan ini. Dengan kerendahkan hati kami datangi daerah-daerah tersebut. Tak peduli pangkatnya apa," kata Sudirman, dalam sebuah diskusi di kawasan Cikini, Jakarta, Minggu (1/3/2015).
Untuk mengunjungi wilayah yang menjadi target pembangunan pembangkit listrik, Sudirman akan menggadeng Menteri Dalam Negeri Cahyo Kumolo. "Kami sedang menata jadwal dengan Menteri Dalam Negeri untuk berkeliling daerah mohon dukungan," ungkapnya.
Menurut Sudirman, hal utama yang menjadi sasarannya saat berkunjung ke daerah adalah membicarakan mengenai pembebasan lahan. Pasalnya, pembebasan lahan merupakan salah akar masalah yang menghambat pembangunan infratstruktur kelistrikan.
"Kami ke daerah itu untuk menyiapkan pembebasan lahan. Jadi kami berusaha untuk mencairkan komunikasi antar pusat dan daerah. Jadi masalah pembabasan lahan tersebut tak hanya untuk program 35 KW tetapi juga untuk program 50 kilometer (KM) sirkuit transmisi, harus dipecahkan makin cepat," tuturnya.
Untuk diketahui, pemerintah tengah menggenjot penambahan kapasitas listrik sebesar 35 ribu MW hingga 2019. Dalam program ini, PLN akan berkontribusi sebesar 10 ribu MW, sedangkan sisanya yaitu 25 ribu MW akan diserahkan kepada kepada pihak swasta melalui skema Independent Power Producer (IPP).
Untuk diketahui, selama periode 2009 hingga 2014, telah ada tambahan kapasitas listrik sebesar 17.500 MW. Artinya, setiap tahun terjadi penambahan kapasitas 3.500 MW. Di periode 2014 hingga 2019 nanti, kemampuan penambahan tersebut akan ditingkatkan menjadi rata-rata tiap tahun 7.000 MW.
Salah satu hal yang membuat pembangunan infrastruktur kelistrikan selama periode 2009 hingga 2014 berjalan lambat karena masalah pembebasan lahan yang berkepanjangan. Oleh sebab itu saat ini Kementerian ESDM mencoba untuk berbicara dengan pemeirntah daerah agar pembebasan lahan bisa berjalan cepat sehingga target pembangunan kelistrikan 2014 hingga 2019 bisa tercapai. (Pew/Gdn)
Lancarkan Program 35 MW, Menteri ESDM Bakal Keliling Daerah
Hal utama yang menjadi sasaran Menteri ESDM Sudirman Said saat berkunjung ke daerah adalah membicarakan mengenai pembebasan lahan.
Diperbarui 01 Mar 2015, 19:11 WIBDiterbitkan 01 Mar 2015, 19:11 WIB
Advertisement
Video Pilihan Hari Ini
EnamPlus
powered by
POPULER
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Berita Terbaru
Warga Manado Dikejutkan dengan Guncangan Gempa Bumi M6,0 di Ternate
Gunung Semeru Erupsi, Tinggi Letusan Capai 900 Meter
10 Cara Menghadapi Body Shaming dari Keluarga, Terapkan Saat Kumpul Lebaran
Libur Lebaran 2025, Kota Tua Jakarta Ramai Dikunjungi
Arti "Upgrade", Memahami Konsep dan Manfaatnya dalam Berbagai Aspek Kehidupan
Pasar Kripto Bergejolak, Bitcoin Terkoreksi Imbas Kebijakan Tarif Donald Trump
Kapolri Bantah Jurnalis Asing Wajib Punya Surat Keterangan Kepolisian
Kenali Berbagai Jenis Body Shaming dan Dampaknya Terhadap Kesehatan Mental
Donald Trump Terapkan Tarif Impor 32 Persen ke Indonesia, Akankah Surplus Dagang RI Terjaga?
7 Potret Pernikahan Danilla Riyadi Digelar Sederhana di KUA, 6 Bulan Dirahasiakan
Lea Keluar dari Secret Number, Agensi Umumkan Aktivitas Grup Ditunda
5 Resep Sarapan Sederhana, Sehat dan Penuh Gizi yang Sangat Mudah Dibuat di Rumah