Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan membuat peraturan yang akan memberikan perlindungan kepada para pekerja di sektor kelautan dan perikanan terutama di sektor perikanan tangkap. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi lagi pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM).
Menteri KKP, Susi Pudjiastuti mengatakan, aturan yang akan dibuat oleh kementerian akan diresmikan pada tanggal 10 Desember bertepatan dengan hari HAM sedunia.
Ketentuan tersebut meliputi berbagai aspek yang kerap terjadi di sektor kelautan dan perikanan. Harapannya, sektor kelautan dan perikanan terlepas dari masalah yang bersinggungan dengan HAM.
"Berdasarkan analisa dan evaluasi eks kapal asing yang dilakukan satuan tugas (satgas) ditemukan berbagai pelanggaran HAM, seperti perbudakan dimana anak di bawah umur dipekerjakan, eksploitasi tenaga kerja, diskrimasi gaji, fasilitas kapal tak sesuai K3," jelasnya di Jakarta, Kamis (15/10/2015).
Dia bilang, perlindungan itu sesuai kesepakatan global untuk perlindungan HAM. "Kami ingin berantas tindak pidana perikanan," tegasnya.
Di luar itu, Menteri Susi menuturkan, sektor kelautan dan perikanan juga rawan akan penyelundupan barang impor. Tidak hanya ikan, tak jarang juga disusupi kebutuhan pokok seperti gula dan beras.
Kemudian penyelundupan juga dilakukan pada hewan-hewan langka, narkoba, senjata dan baju bekas. "HIV juga, mereka membawa penyakit penduduk setempat. IUUF merupakan menjadi kegiatan kriminal," tandas dia. (Amd/Gdn)
Langkah Menteri Susi Agar Tak Ada Perbudakan di Sektor Kelautan
Sektor kelautan dan perikanan juga rawan akan penyelundupan barang impor.
Diperbarui 15 Okt 2015, 17:08 WIBDiterbitkan 15 Okt 2015, 17:08 WIB
Menteri KKP, Susi Pudjiastuti tiba untuk konferensi pers di Kantor Kementerian, Jakarta, Kamis (15/10/2015). Susi berencana akan menenggelamkan 14 dari 18 kapal pada 19-20 Oktober 2015. (Liputan6.com/Andrian M Tunay)... Selengkapnya
Advertisement
Video Pilihan Hari Ini
EnamPlus
powered by
POPULER
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Berita Terbaru
Puasa Syawal 2025 Sampai Kapan? Catat Jadwalnya agar Tidak Terlewat
14.485 Wisatawan Kunjungi Kepulauan Seribu Selama Libur Lebaran 2025
Mengenal Barong Ider Bumi, Tradisi Tolak Bala Suku Osing Usai Lebaran
Mengenal Hujan Meteor Lyrid yang Akan Hiasi Langit pada April 2025
7 Tips Aman dan Nyaman Saat Perjalanan Pulang dari Kampung Halaman
Cerita Dedi Mulyadi Geram ke Kades Klapanunggal, Simak Kata Ustadz Khalid Basalamah soal Premanisme
Menlu Sugiono Harap Seluruh WNI yang Berada di Myanmar dalam Kondisi Baik
Sembunyikan Sabu di Alat Vital, Wanita Nekat Selundupkan Narkoba ke dalam Lapas Sukabumi
Jadwal Sholat DKI Jakarta, Jawa dan Seluruh Indonesia Hari Ini Jumat 4 April 2025
Resep Praktis Matcha Latte Ekonomis, Cocok untuk Minuman Libur Lebaran di Rumah
Link Live Streaming Liga Inggris Chelsea vs Tottenham Hostpur, Sebentar Lagi Tayang di Vidio
Hukum Puasa Syawal Hanya di Hari Jumat, Bolehkah? Simak Kata UAS dan UAH