Liputan6.com, Jakarta TOEFL (Test of English as a Foreign Language) merupakan salah satu tes kemampuan bahasa Inggris yang paling banyak digunakan di dunia. Bagi banyak orang, meraih skor TOEFL yang tinggi menjadi syarat penting untuk melanjutkan studi, mendapatkan beasiswa, atau melamar pekerjaan. Namun, menghadapi tes TOEFL bisa menjadi tantangan tersendiri jika tidak dipersiapkan dengan baik.
Artikel ini akan membahas 10 trik mengerjakan TOEFL yang efektif untuk membantu Anda meraih skor yang diinginkan.
Persiapan Sebelum Tes TOEFL
Persiapan yang matang adalah kunci utama keberhasilan dalam menghadapi tes TOEFL. Berikut beberapa langkah penting yang perlu Anda lakukan sebelum hari H:
1. Memahami Format dan Struktur Tes
Langkah pertama dalam persiapan TOEFL adalah memahami dengan baik format dan struktur tes. TOEFL terdiri dari empat bagian utama: Listening, Reading, Speaking, dan Writing. Setiap bagian memiliki karakteristik dan tantangan tersendiri. Misalnya, bagian Listening menguji kemampuan Anda memahami percakapan dan ceramah dalam bahasa Inggris, sementara Reading fokus pada pemahaman teks akademik.
Penting untuk mengetahui jumlah soal, jenis pertanyaan, dan alokasi waktu untuk setiap bagian. Dengan pemahaman yang baik tentang struktur tes, Anda dapat mengembangkan strategi yang tepat untuk setiap bagian dan mengatur waktu dengan lebih efisien.
2. Mengevaluasi Kemampuan Awal
Sebelum memulai persiapan intensif, lakukan evaluasi terhadap kemampuan bahasa Inggris Anda saat ini. Ambil tes simulasi TOEFL untuk mendapatkan gambaran tentang skor awal Anda. Hal ini akan membantu Anda mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan dan menetapkan target skor yang realistis.
Analisis hasil tes simulasi Anda dengan cermat. Perhatikan bagian mana yang menjadi kelemahan Anda, apakah itu Listening, Reading, Speaking, atau Writing. Dengan mengetahui area yang perlu perbaikan, Anda dapat fokus pada aspek-aspek tersebut dalam persiapan Anda.
3. Menyusun Rencana Belajar
Setelah mengetahui kemampuan awal dan area yang perlu ditingkatkan, susunlah rencana belajar yang terstruktur. Tentukan berapa lama waktu yang Anda miliki untuk persiapan dan buat jadwal belajar yang realistis. Alokasikan waktu untuk mempelajari setiap bagian tes, dengan memberikan perhatian lebih pada area yang menjadi kelemahan Anda.
Dalam rencana belajar Anda, sertakan berbagai metode pembelajaran seperti membaca buku persiapan TOEFL, mendengarkan podcast bahasa Inggris, menonton video pembelajaran, dan berlatih soal-soal TOEFL. Pastikan juga untuk menyisihkan waktu untuk review dan evaluasi kemajuan Anda secara berkala.
4. Meningkatkan Kosakata dan Tata Bahasa
Penguasaan kosakata dan tata bahasa yang baik sangat penting untuk sukses dalam TOEFL. Mulailah dengan mempelajari kosakata akademik yang sering muncul dalam tes TOEFL. Gunakan metode seperti flashcards atau aplikasi pembelajaran kosakata untuk membantu Anda mengingat kata-kata baru.
Untuk tata bahasa, fokus pada aspek-aspek yang sering diuji dalam TOEFL seperti penggunaan tenses, subject-verb agreement, dan parallel structure. Pelajari aturan-aturan tata bahasa ini dan praktikkan penggunaannya dalam konteks kalimat dan paragraf.
5. Membiasakan Diri dengan Bahasa Inggris
Semakin sering Anda terpapar bahasa Inggris, semakin mudah Anda akan menghadapi tes TOEFL. Cobalah untuk menggunakan bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari Anda. Dengarkan podcast atau berita dalam bahasa Inggris, baca artikel-artikel berbahasa Inggris, dan jika memungkinkan, praktikkan berbicara bahasa Inggris dengan teman atau melalui language exchange online.
Dengan melakukan persiapan yang matang, Anda akan merasa lebih percaya diri dan siap menghadapi tes TOEFL. Ingatlah bahwa konsistensi dan ketekunan adalah kunci keberhasilan dalam persiapan TOEFL.
Advertisement
Trik Mengerjakan TOEFL Listening
Bagian Listening dalam TOEFL menguji kemampuan Anda untuk memahami percakapan dan ceramah dalam bahasa Inggris. Berikut adalah beberapa trik efektif untuk menghadapi bagian ini:
1. Meningkatkan Konsentrasi
Konsentrasi adalah kunci utama dalam mengerjakan TOEFL Listening. Latih diri Anda untuk fokus pada audio yang diputar tanpa terdistraksi. Saat berlatih, coba dengarkan audio dalam berbagai situasi, termasuk dengan sedikit gangguan di sekitar Anda. Hal ini akan membantu Anda tetap fokus saat tes sesungguhnya.
Selama tes, tutup mata Anda jika perlu untuk meningkatkan konsentrasi pada suara yang Anda dengar. Jangan khawatir jika Anda melewatkan beberapa kata; fokus pada pemahaman keseluruhan konteks percakapan atau ceramah.
2. Memahami Struktur Percakapan
Dalam TOEFL Listening, Anda akan mendengarkan berbagai jenis percakapan dan ceramah. Pelajari struktur umum dari masing-masing jenis ini. Misalnya, dalam percakapan antara mahasiswa dan profesor, perhatikan bagaimana mereka biasanya memulai percakapan, mengajukan pertanyaan, dan menyimpulkan diskusi.
Dengan memahami struktur ini, Anda dapat mengantisipasi informasi penting yang mungkin muncul dan lebih siap untuk menjawab pertanyaan yang berkaitan.
3. Mencatat Poin Kunci
Meskipun Anda tidak diizinkan untuk menulis selama audio diputar, Anda dapat membuat catatan mental tentang poin-poin kunci. Fokus pada informasi seperti nama, tanggal, tempat, dan ide utama. Segera setelah audio selesai dan pertanyaan muncul, tuliskan poin-poin kunci ini di kertas coret-coretan yang disediakan.
Latih kemampuan Anda untuk mencatat poin kunci secara mental. Ini akan membantu Anda mengingat informasi penting tanpa terganggu oleh detail yang tidak relevan.
4. Memahami Aksen dan Intonasi
TOEFL Listening mencakup berbagai aksen bahasa Inggris, termasuk Amerika, Inggris, dan kadang-kadang aksen lainnya. Biasakan diri Anda dengan berbagai aksen ini dengan mendengarkan podcast, berita, atau film dari berbagai negara berbahasa Inggris.
Perhatikan juga intonasi pembicara. Perubahan nada suara sering kali menandakan informasi penting atau perubahan topik. Dengan memahami nuansa ini, Anda dapat menangkap makna yang lebih dalam dari apa yang diucapkan.
5. Mengantisipasi Pertanyaan
Saat mendengarkan, cobalah untuk mengantisipasi jenis pertanyaan yang mungkin muncul. Misalnya, jika pembicara menyebutkan beberapa poin dalam urutan tertentu, kemungkinan akan ada pertanyaan tentang urutan tersebut. Jika ada diskusi tentang pro dan kontra suatu topik, bersiaplah untuk pertanyaan yang meminta Anda mengidentifikasi argumen-argumen tersebut.
Dengan mengantisipasi pertanyaan, Anda dapat lebih fokus pada informasi yang relevan dan lebih siap untuk menjawab pertanyaan dengan cepat dan akurat.
Ingatlah bahwa kunci sukses dalam TOEFL Listening adalah latihan yang konsisten. Dengarkan berbagai jenis audio dalam bahasa Inggris secara teratur, dan praktikkan strategi-strategi ini dalam kondisi yang mirip dengan tes sesungguhnya. Dengan persiapan yang baik, Anda akan merasa lebih percaya diri dan siap menghadapi bagian Listening TOEFL.
Trik Mengerjakan TOEFL Structure
Bagian Structure dalam TOEFL menguji pemahaman Anda tentang tata bahasa Inggris dan kemampuan untuk mengidentifikasi kesalahan gramatikal. Berikut adalah beberapa trik efektif untuk menghadapi bagian ini:
1. Menguasai Konsep Dasar Tata Bahasa
Pemahaman yang kuat tentang konsep dasar tata bahasa Inggris sangat penting untuk sukses dalam bagian Structure. Fokus pada aspek-aspek berikut:
- Subject-verb agreement: Pastikan subjek dan kata kerja sesuai dalam hal tunggal atau jamak.
- Tenses: Pahami penggunaan berbagai bentuk waktu dalam bahasa Inggris.
- Parallel structure: Perhatikan keseimbangan struktur dalam kalimat, terutama dalam daftar atau perbandingan.
- Pronoun agreement: Pastikan kata ganti sesuai dengan kata benda yang diacunya.
- Modifiers: Pahami penggunaan kata sifat dan kata keterangan yang tepat.
Latih diri Anda untuk mengidentifikasi dan memperbaiki kesalahan dalam aspek-aspek ini melalui latihan rutin.
2. Membaca Kalimat Secara Menyeluruh
Saat menghadapi soal Structure, jangan terburu-buru memilih jawaban. Baca seluruh kalimat dengan cermat untuk memahami konteksnya. Seringkali, kesalahan gramatikal hanya dapat diidentifikasi setelah Anda memahami makna keseluruhan kalimat.
Perhatikan juga hubungan antar bagian kalimat. Kesalahan seringkali terjadi dalam hubungan antara klausa utama dan klausa pendukung.
3. Menggunakan Metode Eliminasi
Jika Anda tidak yakin dengan jawaban yang benar, gunakan metode eliminasi. Singkirkan pilihan jawaban yang jelas salah berdasarkan pengetahuan tata bahasa Anda. Dengan mengeliminasi pilihan yang tidak mungkin, Anda meningkatkan peluang memilih jawaban yang benar.
Saat mengeliminasi, perhatikan kesalahan umum seperti penggunaan preposisi yang salah, bentuk kata kerja yang tidak sesuai, atau struktur kalimat yang tidak logis.
4. Memahami Konteks Kalimat
Dalam beberapa kasus, pemilihan kata atau struktur yang tepat bergantung pada konteks kalimat. Perhatikan petunjuk kontekstual seperti kata keterangan waktu, situasi yang digambarkan, atau nada kalimat (formal atau informal).
Misalnya, penggunaan "will" atau "going to" untuk masa depan mungkin bergantung pada konteks apakah tindakan tersebut direncanakan atau spontan.
5. Melatih Kecepatan dan Akurasi
Bagian Structure TOEFL memiliki batasan waktu yang ketat. Latih diri Anda untuk menjawab soal-soal dengan cepat tanpa mengorbankan akurasi. Mulailah dengan berlatih tanpa batasan waktu untuk memahami pola soal, kemudian secara bertahap tingkatkan kecepatan Anda.
Gunakan stopwatch saat berlatih untuk membiasakan diri dengan tekanan waktu. Targetkan untuk menjawab setiap soal dalam waktu kurang dari satu menit.
Dengan menerapkan trik-trik ini dan berlatih secara konsisten, Anda dapat meningkatkan kemampuan Anda dalam menghadapi bagian Structure TOEFL. Ingatlah bahwa kunci sukses adalah pemahaman yang mendalam tentang tata bahasa Inggris dan kemampuan untuk menerapkannya dalam berbagai konteks kalimat.
Advertisement
Trik Mengerjakan TOEFL Reading
Bagian Reading dalam TOEFL menguji kemampuan Anda untuk memahami dan menganalisis teks akademik dalam bahasa Inggris. Berikut adalah beberapa trik efektif untuk menghadapi bagian ini:
1. Menggunakan Teknik Skimming dan Scanning
Skimming dan scanning adalah dua teknik membaca cepat yang sangat berguna dalam TOEFL Reading:
- Skimming: Bacalah teks secara cepat untuk mendapatkan gambaran umum. Fokus pada kalimat pertama dan terakhir setiap paragraf, serta judul dan subjudul.
- Scanning: Carilah informasi spesifik dalam teks, seperti tanggal, nama, atau kata kunci tertentu.
Gunakan skimming untuk memahami struktur dan ide utama teks, dan scanning untuk menemukan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan spesifik.
2. Memahami Struktur Paragraf
Setiap paragraf dalam teks TOEFL Reading biasanya memiliki struktur yang jelas. Identifikasi:
- Kalimat topik: Biasanya terletak di awal atau akhir paragraf.
- Kalimat pendukung: Memberikan detail atau contoh untuk mendukung kalimat topik.
- Kalimat kesimpulan: Merangkum atau menegaskan kembali ide utama paragraf.
Dengan memahami struktur ini, Anda dapat lebih cepat menemukan informasi penting dan menjawab pertanyaan dengan lebih akurat.
3. Menganalisis Pertanyaan Sebelum Membaca
Sebelum membaca teks secara mendetail, bacalah pertanyaan-pertanyaan yang diberikan. Ini akan membantu Anda fokus pada informasi yang relevan saat membaca. Perhatikan kata kunci dalam pertanyaan dan carilah informasi terkait dalam teks.
Kategorikan pertanyaan berdasarkan jenisnya (misalnya, pertanyaan tentang fakta, inferensi, atau tujuan penulis) untuk membantu Anda mengidentifikasi jenis informasi yang perlu dicari.
4. Memanfaatkan Konteks untuk Memahami Kosakata
TOEFL Reading sering mengandung kosakata akademik yang mungkin tidak familiar. Jika Anda menemui kata yang tidak dikenal, gunakan konteks kalimat atau paragraf untuk memahami maknanya. Perhatikan:
- Kata-kata di sekitar kata yang tidak dikenal
- Struktur kalimat
- Hubungan kata tersebut dengan ide utama paragraf
Jangan terlalu lama terpaku pada satu kata yang sulit. Fokus pada pemahaman keseluruhan teks.
5. Mengatur Waktu dengan Efisien
Manajemen waktu sangat penting dalam TOEFL Reading. Berikut beberapa tips:
- Alokasikan waktu untuk setiap teks dan kelompok pertanyaan.
- Jika suatu pertanyaan terlalu sulit, tandai dan lanjutkan ke pertanyaan berikutnya.
- Sisakan waktu di akhir untuk memeriksa kembali jawaban dan menyelesaikan pertanyaan yang belum terjawab.
Latih diri Anda untuk membaca dan menjawab pertanyaan dalam batasan waktu yang ditetapkan.
6. Memahami Jenis-jenis Pertanyaan
Familiarisasi diri dengan berbagai jenis pertanyaan yang muncul dalam TOEFL Reading:
- Pertanyaan faktual: Meminta informasi yang secara eksplisit dinyatakan dalam teks.
- Pertanyaan inferensi: Meminta Anda untuk menyimpulkan informasi yang tidak secara langsung dinyatakan.
- Pertanyaan kosakata: Menguji pemahaman Anda tentang makna kata dalam konteks.
- Pertanyaan tujuan penulis: Meminta Anda untuk mengidentifikasi mengapa penulis menyertakan informasi tertentu.
Dengan memahami jenis-jenis pertanyaan ini, Anda dapat mengadopsi pendekatan yang tepat untuk menjawabnya.
Ingatlah bahwa kunci sukses dalam TOEFL Reading adalah latihan yang konsisten dan pengembangan strategi membaca yang efektif. Baca berbagai jenis teks akademik secara teratur dan praktikkan teknik-teknik ini untuk meningkatkan kecepatan dan akurasi Anda dalam memahami dan menganalisis teks.
Trik Mengerjakan TOEFL Writing
Bagian Writing dalam TOEFL menguji kemampuan Anda untuk mengekspresikan ide secara tertulis dalam bahasa Inggris akademik. Berikut adalah beberapa trik efektif untuk menghadapi bagian ini:
1. Memahami Format Tugas Writing
TOEFL Writing terdiri dari dua tugas:
- Integrated Writing Task: Anda diminta untuk membaca sebuah teks, mendengarkan ceramah terkait, dan kemudian menulis esai yang merangkum poin-poin utama dari kedua sumber tersebut.
- Independent Writing Task: Anda diminta untuk menulis esai yang mengekspresikan dan mendukung pendapat Anda tentang suatu topik.
Pahami dengan baik format dan ekspektasi untuk masing-masing tugas ini. Latih diri Anda untuk mengerjakan kedua jenis tugas dalam batasan waktu yang ditetapkan.
2. Mengembangkan Struktur Esai yang Kuat
Untuk kedua tugas writing, struktur esai yang jelas sangat penting:
- Pendahuluan: Perkenalkan topik dan nyatakan tesis atau argumen utama Anda.
- Tubuh esai: Kembangkan ide-ide Anda dengan paragraf-paragraf yang terorganisir dengan baik. Setiap paragraf harus memiliki satu ide utama yang didukung oleh contoh atau penjelasan.
- Kesimpulan: Rangkum poin-poin utama dan tegaskan kembali tesis Anda.
Gunakan transisi yang tepat antara paragraf untuk memastikan alur logis dalam esai Anda.
3. Menggunakan Bahasa Akademik
TOEFL Writing menilai kemampuan Anda menggunakan bahasa Inggris akademik. Berikut beberapa tips:
- Gunakan kosakata akademik yang tepat dan bervariasi.
- Hindari bahasa informal atau slang.
- Gunakan struktur kalimat yang kompleks, tetapi pastikan tetap jelas dan akurat.
- Perhatikan tata bahasa, terutama dalam penggunaan tenses dan subject-verb agreement.
Latih diri Anda untuk menggunakan frasa-frasa akademik yang umum digunakan dalam esai ilmiah.
4. Manajemen Waktu yang Efektif
Waktu adalah faktor kritis dalam TOEFL Writing. Berikut strategi manajemen waktu yang efektif:
- Integrated Writing Task (20 menit):
- 3-5 menit untuk membaca dan mencatat poin kunci
- 2-3 menit untuk mendengarkan dan mencatat
- 10-12 menit untuk menulis
- 2-3 menit untuk mengedit
- Independent Writing Task (30 menit):
- 3-5 menit untuk brainstorming dan outline
- 20-22 menit untuk menulis
- 3-5 menit untuk mengedit
Latih diri Anda untuk menulis dalam batasan waktu ini untuk meningkatkan kecepatan dan efisiensi Anda.
5. Mengembangkan Ide dengan Contoh Konkret
Untuk membuat esai Anda lebih meyakinkan dan substantif:
- Gunakan contoh spesifik untuk mendukung argumen Anda.
- Jelaskan bagaimana contoh-contoh tersebut relevan dengan poin yang Anda buat.
- Kombinasikan pengalaman pribadi dengan fakta atau data umum untuk memperkuat argumen Anda.
Persiapkan beberapa contoh umum yang dapat diaplikasikan ke berbagai topik sebelum tes.
6. Merevisi dan Mengedit
Jika waktu memungkinkan, luangkan beberapa menit di akhir untuk merevisi esai Anda:
- Periksa kejelasan argumen dan alur logis esai.
- Pastikan setiap paragraf mendukung tesis utama.
- Periksa kesalahan tata bahasa, ejaan, dan tanda baca.
- Pastikan Anda telah menjawab semua aspek dari prompt yang diberikan.
Latih diri Anda untuk mengedit dengan cepat dan efisien.
Dengan menerapkan trik-trik ini dan berlatih secara konsisten, Anda dapat meningkatkan kemampuan menulis Anda untuk TOEFL Writing. Ingatlah bahwa kunci sukses adalah kombinasi antara pemahaman yang baik tentang format tes, kemampuan bahasa yang kuat, dan kemampuan untuk mengorganisir dan mengekspresikan ide dengan jelas dan efektif.
Advertisement
Strategi Manajemen Waktu
Manajemen waktu yang efektif adalah salah satu kunci sukses dalam mengerjakan TOEFL. Dengan batasan waktu yang ketat untuk setiap bagian, kemampuan untuk mengalokasikan waktu dengan bijak dapat membuat perbedaan besar pada skor akhir Anda. Berikut adalah strategi manajemen waktu yang efektif untuk setiap bagian TOEFL:
1. Listening Section
Dalam bagian Listening, waktu diatur oleh audio yang diputar. Namun, Anda masih perlu strategi untuk mengelola waktu Anda:
- Gunakan waktu singkat antara pertanyaan untuk membaca opsi jawaban yang tersedia.
- Jangan terlalu lama memikirkan satu pertanyaan. Jika ragu, pilih jawaban terbaik dan lanjutkan.
- Manfaatkan waktu 10 menit di akhir untuk memeriksa jawaban Anda.
2. Reading Section
Bagian Reading memiliki 60-80 menit untuk 3-4 teks dan 30-40 pertanyaan. Strategi manajemen waktu untuk bagian ini meliputi:
- Alokasikan sekitar 20 menit untuk setiap teks dan kelompok pertanyaannya.
- Gunakan teknik skimming untuk mendapatkan gambaran umum teks dalam 2-3 menit pertama.
- Baca pertanyaan sebelum membaca teks secara detail untuk fokus pada informasi yang relevan.
- Jika suatu pertanyaan terlalu sulit, tandai dan lanjutkan. Kembali jika masih ada waktu.
3. Speaking Section
Meskipun waktu untuk berbicara sudah ditentukan, Anda perlu mengelola waktu persiapan Anda:
- Untuk tugas independen, gunakan 15 detik persiapan untuk membuat outline singkat.
- Untuk tugas terintegrasi, manfaatkan waktu membaca dan mendengarkan untuk mencatat poin-poin kunci.
- Praktikkan berbicara dalam batas waktu yang ditetapkan agar terbiasa dengan ritme yang diperlukan.
4. Writing Section
Bagian Writing terdiri dari dua tugas dengan total waktu 50 menit. Berikut pembagian waktu yang efektif:
- Integrated Writing Task (20 menit):
- 3-5 menit: Membaca dan mencatat
- 2-3 menit: Mendengarkan dan mencatat
- 10-12 menit: Menulis esai
- 2-3 menit: Mengedit
- Independent Writing Task (30 menit):
- 3-5 menit: Brainstorming dan outline
- 20-22 menit: Menulis esai
- 3-5 menit: Mengedit
5. Strategi Umum Manajemen Waktu
Beberapa strategi umum yang dapat diterapkan di semua bagian TOEFL:
- Kenali pola soal: Familiarisasi dengan jenis-jenis pertanyaan akan membantu Anda mengalokasikan waktu dengan lebih efisien.
- Gunakan metode eliminasi: Jika ragu, eliminasi pilihan yang jelas salah untuk meningkatkan peluang memilih jawaban yang benar.
- Jangan terpaku pada satu soal: Jika suatu soal terlalu sulit, tandai dan lanjutkan. Kembali jika masih ada waktu.
- Perhatikan petunjuk waktu: Gunakan petunjuk waktu yang diberikan selama tes untuk memastikan Anda berada pada jalur yang tepat.
- Latihan dengan timer: Saat berlatih, selalu gunakan timer untuk membiasakan diri dengan tekanan waktu.
6. Membangun Stamina Mental
TOEFL adalah tes yang panjang dan menantang, membutuhkan konsentrasi tinggi selama beberapa jam. Untuk membangun stamina mental:
- Lakukan latihan penuh (full-length practice tests) secara rutin untuk membiasakan diri dengan durasi tes.
- Identifikasi waktu-waktu di mana konsentrasi Anda cenderung menurun dan kembangkan strategi untuk tetap fokus.
- Latih teknik relaksasi cepat yang dapat Anda gunakan selama tes untuk menjaga ketenangan dan fokus.
7. Fleksibilitas dalam Manajemen Waktu
Meskipun penting untuk memiliki rencana manajemen waktu, fleksibilitas juga krusial:
- Jika Anda menyelesaikan satu bagian lebih cepat, gunakan waktu ekstra untuk memeriksa jawaban atau mempersiapkan bagian berikutnya.
- Jika Anda tertinggal waktu, prioritaskan menjawab semua pertanyaan, bahkan jika beberapa harus dijawab dengan cepat atau ditebak.
- Selalu sisakan waktu di akhir setiap bagian untuk memeriksa jawaban Anda.
Dengan menerapkan strategi manajemen waktu yang efektif dan berlatih secara konsisten, Anda dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas Anda dalam mengerjakan TOEFL. Ingatlah bahwa manajemen waktu yang baik tidak hanya tentang kecepatan, tetapi juga tentang mengoptimalkan akurasi dan kualitas jawaban Anda dalam batasan waktu yang diberikan.
Pentingnya Latihan Rutin
Latihan rutin adalah salah satu aspek terpenting dalam persiapan TOEFL. Tidak ada pengganti untuk praktik konsisten dalam meningkatkan kemampuan bahasa Inggris Anda dan membiasakan diri dengan format tes. Berikut adalah beberapa alasan mengapa latihan rutin sangat penting dan bagaimana Anda dapat memaksimalkan manfaatnya:
1. Membangun Familiaritas dengan Format Tes
Semakin sering Anda berlatih, semakin familiar Anda dengan struktur dan format TOEFL. Ini mencakup:
- Memahami jenis-jenis pertanyaan yang muncul di setiap bagian.
- Mengenali pola-pola umum dalam soal dan jawaban.
- Membiasakan diri dengan instruksi dan petunjuk yang diberikan dalam tes.
Familiaritas ini akan membantu mengurangi kecemasan saat tes dan memungkinkan Anda untuk fokus lebih pada konten daripada format.
2. Meningkatkan Kecepatan dan Efisiensi
Latihan rutin membantu Anda mengembangkan kecepatan dalam menjawab soal tanpa mengorbankan akurasi. Anda akan belajar:
- Membaca dan memahami pertanyaan dengan lebih cepat.
- Mengidentifikasi informasi kunci dalam teks atau audio dengan lebih efisien.
- Mengalokasikan waktu dengan lebih baik untuk setiap bagian tes.
Dengan latihan, Anda akan menemukan ritme yang tepat untuk menyelesaikan setiap bagian dalam waktu yang ditentukan.
3. Mengidentifikasi dan Mengatasi Kelemahan
Latihan rutin memungkinkan Anda untuk:
- Mengidentifikasi area di mana Anda sering membuat kesalahan.
- Mengenali pola kesalahan Anda dan mengembangkan strategi untuk mengatasinya.
- Fokus pada bagian-bagian tes yang paling menantang bagi Anda.
Setelah mengidentifikasi kelemahan, Anda dapat menyesuaikan rencana belajar Anda untuk memberikan perhatian lebih pada area-area tersebut.
4. Membangun Kepercayaan Diri
Semakin sering Anda berlatih, semakin percaya diri Anda akan merasa saat menghadapi tes sesungguhnya. Kepercayaan diri ini penting karena:
- Membantu mengurangi kecemasan saat tes.
- Memungkinkan Anda untuk berpikir lebih jernih dan membuat keputusan yang lebih baik selama tes.
- Meningkatkan kemampuan Anda untuk mengatasi tekanan waktu dan situasi stres.
5. Meningkatkan Pemahaman Bahasa Inggris Secara Keseluruhan
Latihan TOEFL tidak hanya mempersiapkan Anda untuk tes, tetapi juga meningkatkan kemampuan bahasa Inggris Anda secara umum:
- Memperluas kosakata, terutama dalam konteks akademik.
- Meningkatkan pemahaman tata bahasa dan struktur kalimat.
- Mengembangkan keterampilan mendengarkan dan membaca dalam bahasa Inggris.
6. Strategi Latihan yang Efektif
Untuk memaksimalkan manfaat latihan Anda:
- Gunakan materi latihan yang autentik dan up-to-date.
- Variasikan jenis latihan Anda (misalnya, latihan per bagian dan full-length practice tests).
- Analisis hasil latihan Anda secara mendalam untuk memahami kesalahan dan area perbaikan.
- Tetapkan target realistis dan pantau kemajuan Anda secara teratur.
- Ciptakan lingkungan latihan yang mirip dengan kondisi tes sesungguhnya.
7. Konsistensi dalam Latihan
Konsistensi adalah kunci dalam latihan TOEFL:
- Tetapkan jadwal latihan reguler dan patuhi.
- Alokasikan waktu setiap hari atau minimal beberapa kali seminggu untuk latihan.
- Jangan biarkan jeda terlalu lama antara sesi latihan untuk mempertahankan momentum belajar.
8. Menggunakan Berbagai Sumber Latihan
Variasikan sumber materi latihan Anda untuk mendapatkan pengalaman yang lebih komprehensif:
- Buku persiapan TOEFL dari penerbit terkemuka.
- Situs web dan aplikasi latihan TOEFL online.
- Materi audio dan video autentik untuk melatih listening skills.
- Artikel akademik dan jurnal ilmiah untuk melatih reading skills.
9. Simulasi Tes Penuh
Secara berkala, lakukan simulasi tes TOEFL lengkap:
- Ikuti format dan durasi tes yang sebenarnya.
- Ciptakan kondisi yang mirip dengan tes sesungguhnya (misalnya, menggunakan komputer, headphone).
- Analisis hasil simulasi Anda secara menyeluruh untuk mengidentifikasi area perbaikan.
10. Refleksi dan Penyesuaian
Setelah setiap sesi latihan atau simulasi tes:
- Refleksikan apa yang berjalan baik dan apa yang perlu diperbaiki.
- Sesuaikan strategi belajar Anda berdasarkan hasil refleksi.
- Tetapkan target baru atau modifikasi target yang ada jika diperlukan.
Dengan menerapkan pendekatan latihan yang konsisten dan terstruktur, Anda tidak hanya mempersiapkan diri untuk TOEFL, tetapi juga meningkatkan kemampuan bahasa Inggris Anda secara keseluruhan. Ingatlah bahwa peningkatan kemampuan bahasa adalah proses bertahap, dan konsistensi dalam latihan adalah kunci untuk mencapai hasil yang diinginkan.
Advertisement
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari
Dalam persiapan dan pelaksanaan tes TOEFL, ada beberapa kesalahan umum yang sering dilakukan oleh peserta tes. Mengenali dan menghindari kesalahan-kesalahan ini dapat membantu Anda meningkatkan performa dan skor TOEFL Anda. Berikut adalah beberapa kesalahan umum yang harus dihindari:
1. Kurang Persiapan
Salah satu kesalahan terbesar adalah kurangnya persiapan yang memadai. Ini meliputi:
- Memulai persiapan terlalu dekat dengan tanggal tes.
- Tidak memahami format dan struktur tes dengan baik.
- Mengabaikan bagian-bagian tes tertentu karena merasa sudah menguasainya.
Untuk menghindari hal ini, mulailah persiapan jauh-jauh hari, pelajari format tes secara menyeluruh, dan berlatih untuk semua bagian tes secara seimbang.
2. Fokus Berlebihan pada Kosakata
Meskipun kosakata penting, beberapa peserta tes terlalu fokus pada menghafal kata-kata sulit tanpa memahami konteksnya. Kesalahan ini meliputi:
- Menghabiskan terlalu banyak waktu menghafal daftar kata.
- Menggunakan kata-kata sulit secara tidak tepat dalam Writing dan Speaking.
- Mengabaikan aspek lain seperti tata bahasa dan pemahaman konteks.
Sebaiknya, fokus pada mempelajari kosakata dalam konteks dan meningkatkan pemahaman keseluruhan bahasa Inggris Anda.
3. Mengabaikan Manajemen Waktu
Banyak peserta tes gagal mengelola waktu mereka dengan efektif selama tes. Kesalahan umum meliputi:
- Menghabiskan terlalu banyak waktu pada satu pertanyaan atau bagian.
- Tidak menyisakan waktu untuk memeriksa jawaban.
- Panik ketika waktu mulai habis dan membuat keputusan terburu-buru.
Latih manajemen waktu Anda dengan melakukan simulasi tes dan selalu perhatikan waktu selama tes berlangsung.
4. Tidak Membaca Instruksi dengan Cermat
Terkadang, peserta tes terlalu terburu-buru dan mengabaikan instruksi penting. Ini dapat menyebabkan:
- Salah memahami apa yang diminta dalam pertanyaan.
- Mengerjakan tugas dengan cara yang salah, terutama dalam bagian Writing dan Speaking.
- Kehilangan poin karena tidak mengikuti petunjuk dengan benar.
Selalu luangkan waktu untuk membaca dan memahami instruksi setiap bagian dan pertanyaan dengan seksama.
5. Terlalu Bergantung pada Terjemahan
Beberapa peserta tes masih bergantung pada terjemahan ke bahasa ibu mereka, yang dapat menyebabkan:
- Kehilangan waktu berharga selama tes.
- Kesalahpahaman makna karena perbedaan struktur bahasa.
- Kesulitan dalam memahami nuansa bahasa Inggris.
Cobalah untuk berpikir langsung dalam bahasa Inggris dan latih pemahaman langsung tanpa terjemahan.
6. Mengabaikan Pentingnya Listening
Banyak peserta tes meremehkan bagian Listening, yang dapat menyebabkan:
- Kesulitan memahami aksen dan kecepatan bicara yang berbeda.
- Ketidakmampuan untuk menangkap informasi penting dalam ceramah atau percakapan.
- Skor rendah dalam bagian Listening yang mempengaruhi skor keseluruhan.
Latih kemampuan mendengarkan Anda secara intensif dengan berbagai sumber audio bahasa Inggris.
7. Kurang Praktik Speaking
Bagian Speaking sering kali menjadi tantangan besar, terutama bagi mereka yang jarang berbicara bahasa Inggris. Kesalahan umum meliputi:
- Tidak berlatih berbicara dengan cukup.
- Merasa malu atau takut membuat kesalahan saat berbicara.
- Tidak membiasakan diri dengan format pertanyaan Speaking TOEFL.
Praktikkan berbicara bahasa Inggris setiap hari, rekam diri Anda, dan minta umpan balik dari orang lain.
8. Mengabaikan Struktur Esai dalam Writing
Dalam bagian Writing, beberapa peserta tes fokus terlalu banyak pada konten dan mengabaikan struktur, yang dapat menyebabkan:
- Esai yang tidak terorganisir dengan baik.
- Kurangnya koherensi dan alur logis dalam argumen.
- Kesulitan bagi pembaca untuk memahami poin utama esai.
Pelajari dan praktikkan struktur esai yang baik, termasuk pengantar, tubuh paragraf, dan kesimpulan yang jelas.
9. Tidak Membiasakan Diri dengan Teknologi Tes
Untuk TOEFL iBT, beberapa peserta tes tidak cukup familiar dengan format tes berbasis komputer, yang dapat menyebabkan:
- Kesulitan navigasi antara pertanyaan dan bagian tes.
- Ketidakefisienan dalam mengetik untuk bagian Writing.
- Ketidaknyamanan saat menggunakan headphone untuk Listening dan Speaking.
Latih diri Anda dengan simulasi tes berbasis komputer dan biasakan diri dengan antarmuka tes TOEFL iBT.
10. Stres dan Kecemasan Berlebihan
Akhirnya, banyak peserta tes mengalami stres dan kecemasan yang berlebihan, yang dapat menyebabkan:
- Kesulitan berkonsentrasi selama tes.
- Lupa informasi yang sebenarnya sudah dikuasai.
- Performa yang lebih rendah dari kemampuan sebenarnya.
Kembangkan teknik relaksasi, lakukan persiapan yang memadai, dan ingatlah bahwa kecemasan adalah normal tetapi dapat dikelola.
Dengan menghindari kesalahan-kesalahan umum ini dan fokus pada persiapan yang terstruktur dan komprehensif, Anda dapat meningkatkan peluang Anda untuk mencapai skor TOEFL yang diinginkan. Ingatlah bahwa persiapan yang baik tidak hanya melibatkan penguasaan materi, tetapi juga pengembangan strategi tes yang efektif dan manajemen diri yang baik.
Sumber Belajar TOEFL yang Efektif
Memilih sumber belajar yang tepat adalah langkah penting dalam persiapan TOEFL. Dengan begitu banyak pilihan yang tersedia, penting untuk memilih sumber yang efektif dan sesuai dengan gaya belajar Anda. Berikut adalah beberapa sumber belajar TOEFL yang efektif beserta kelebihan dan cara memanfaatkannya:
1. Buku Persiapan TOEFL Resmi
Buku-buku persiapan TOEFL yang diterbitkan oleh ETS (pembuat tes TOEFL) adalah sumber yang sangat berharga:
- Menyediakan soal-soal yang mirip dengan tes sesungguhnya.
- Memberikan penjelasan detail tentang format tes dan strategi menjawab.
- Sering kali dilengkapi dengan CD atau akses online untuk latihan Listening dan Speaking.
Cara memanfaatkan: Gunakan buku ini sebagai dasar persiapan Anda. Kerjakan semua latihan soal dan pelajari penjelasan untuk setiap jawaban.
2. Aplikasi Mobile TOEFL
Aplikasi mobile untuk persiapan TOEFL menawarkan fleksibilitas dan kemudahan akses:
- Memungkinkan Anda belajar di mana saja dan kapan saja.
- Sering menyediakan latihan harian dan kuis singkat.
- Beberapa aplikasi menawarkan fitur pelacakan kemajuan.
Cara memanfaatkan: Gunakan aplikasi untuk latihan singkat saat Anda memiliki waktu luang. Manfaatkan fitur notifikasi untuk mengingatkan Anda belajar secara teratur.
3. Kursus Online TOEFL
Kursus online menawarkan pendekatan yang lebih terstruktur dalam persiapan TOEFL:
- Menyediakan materi pembelajaran yang komprehensif dan terorganisir.
- Sering kali dilengkapi dengan video pembelajaran dan latihan interaktif.
- Beberapa kursus menawarkan umpan balik dari instruktur.
Cara memanfaatkan: Ikuti kursus secara sistematis, selesaikan semua modul, dan manfaatkan kesempatan untuk mendapatkan umpan balik.
4. YouTube Channels Edukatif
YouTube menyediakan banyak konten gratis yang bermanfaat untuk persiapan TOEFL:
- Menawarkan penjelasan visual untuk konsep-konsep sulit.
- Sering membahas strategi dan tips dari para ahli TOEFL.
- Menyediakan latihan Listening dengan berbagai aksen dan kecepatan bicara.
Cara memanfaatkan: Buat playlist video-video yang relevan dan tonton secara teratur. Praktikkan tips yang diberikan dalam video-video tersebut.
5. Podcast TOEFL
Podcast adalah alat yang sangat berguna untuk meningkatkan kemampuan Listening:
- Membantu Anda terbiasa dengan berbagai aksen dan kecepatan bicara.
- Dapat didengarkan saat melakukan aktivitas lain seperti berolahraga atau berkendara.
- Sering menyediakan tips dan strategi untuk bagian-bagian spesifik TOEFL.
Cara memanfaatkan: Dengarkan podcast secara rutin, terutama saat Anda sedang melakukan aktivitas yang tidak memerlukan konsentrasi penuh.
6. Forum dan Komunitas Online TOEFL
Bergabung dengan forum atau komunitas online TOEFL dapat memberikan dukungan dan informasi berharga:
- Memungkinkan Anda berinteraksi dengan sesama pelajar TOEFL.
- Menyediakan platform untuk berbagi tips dan pengalaman.
- Sering kali memiliki thread khusus untuk membahas soal-soal sulit.
Cara memanfaatkan: Aktif berpartisipasi dalam diskusi, ajukan pertanyaan, dan bagikan pengalaman Anda. Manfaatkan sumber daya yang dibagikan oleh anggota komunitas.
7. Situs Web Latihan TOEFL
Banyak situs web menyediakan latihan TOEFL gratis atau berbayar:
- Menawarkan bank soal yang luas untuk latihan.
- Beberapa situs menyediakan penjelasan detail untuk setiap jawaban.
- Sering memiliki fitur simulasi tes yang mirip dengan tes sesungguhnya.
Cara memanfaatkan: Gunakan situs-situs ini untuk latihan tambahan dan untuk membiasakan diri dengan format tes online.
8. Aplikasi Vocabulary Builder
Aplikasi khusus untuk membangun kosakata dapat sangat membantu dalam persiapan TOEFL:
- Menyediakan daftar kata-kata yang sering muncul dalam TOEFL.
- Menggunakan sistem pengulangan terjadwal untuk membantu mengingat kata-kata baru.
- Sering dilengkapi dengan contoh penggunaan kata dalam kalimat.
Cara memanfaatkan: Tetapkan target harian untuk mempelajari kata-kata baru dan gunakan aplikasi secara konsisten.
9. Materi Akademik Autentik
Membaca dan mendengarkan materi akademik autentik dapat membantu mempersiapkan diri untuk konten TOEFL:
- Jurnal ilmiah dan artikel akademik untuk melatih Reading.
- Ceramah akademik online untuk melatih Listening.
- Berita dan dokumenter untuk meningkatkan pemahaman umum dan kosakata.
Cara memanfaatkan: Pilih topik yang menarik bagi Anda dan jadikan kegiatan membaca atau mendengarkan materi akademik sebagai rutinitas harian.
10. Grup Belajar atau Partner Belajar
Belajar bersama teman atau dalam kelompok kecil dapat meningkatkan motivasi dan efektivitas belajar:
- Memungkinkan diskusi dan pertukaran ide.
- Memberikan kesempatan untuk praktik Speaking.
- Membantu mempertahankan konsistensi dan akuntabilitas dalam belajar.
Cara memanfaatkan: Bentuk grup belajar atau cari partner belajar, dan atur pertemuan rutin untuk belajar bersama dan berlatih.
Dengan memanfaatkan berbagai sumber belajar ini secara efektif dan konsisten, Anda dapat menciptakan program persiapan TOEFL yang komprehensif dan disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Ingatlah untuk memvariasikan sumber belajar Anda untuk menjaga motivasi dan mencakup semua aspek tes TOEFL. Pilihlah kombinasi sumber yang paling sesuai dengan gaya belajar dan jadwal Anda, dan tetap konsisten dalam menggunakannya.
Advertisement
Kesimpulan
Persiapan yang matang dan strategi yang tepat adalah kunci sukses dalam menghadapi tes TOEFL. Dengan menerapkan 10 trik mengerjakan TOEFL yang telah dibahas dalam artikel ini, Anda dapat meningkatkan peluang untuk meraih skor yang diinginkan. Ingatlah bahwa peningkatan kemampuan bahasa Inggris adalah proses yang membutuhkan waktu dan konsistensi.
Teruslah berlatih, evaluasi kemajuan Anda secara berkala, dan jangan ragu untuk mencari bantuan atau sumber daya tambahan jika diperlukan. Dengan dedikasi dan pendekatan yang tepat, Anda dapat mencapai tujuan TOEFL Anda dan membuka pintu menuju peluang akademik dan profesional yang lebih luas.
