Perjuangan Ayah Memberi Dukungan Kepada Putranya Yang Tuna Netra

Seorang ayah melakukan segala upaya supaya putranya yang tuna netra sejak lahir dapat mengembangkan bakat-bakatnya.

oleh Alexander Lumbantobing diperbarui 01 Apr 2015, 21:04 WIB
Diterbitkan 01 Apr 2015, 21:04 WIB

Liputan6.com, Jakarta Seorang ayah melakukan segala upaya supaya putranya yang tuna netra sejak lahir dapat mengembangkan bakat-bakatnya.

Dalam tayangan video itu, Patrick Henry Hughes yang tuna netra sejak lahir bahkan bisa menjadi anggota marching band di kotanya.

Patrick dilahirkan tuna netra dan lengan-lengannya kaku terlipat, tidak dapat diluruskan. Sang ayah tidak menyerah dan memperkenalkan alat musik piano ketika Patrick masih kecil.

Ternyata Patrick sangat berbakat besar dalam bidang musik. Dengan kesempatan yang terbuka untuk mengembangkan bakatnya, pemuda tuna netra itu akhirnya diajak menjadi anggota marching band di Louisville.

Walaupun demikian, undangan ini bukan tanpa halangan. Karena tidak bisa bergerak bebas, Patrick harus menggunakan kursi roda ketika sedang berkegiatan.

Demi kepentingan putranya, ayah tersebut bahkan ikut berada di tengah-tengah marching band karena harus mendorong Patrick dalam kelompok itu.

Perjuangan ini tidak mudah, karena sang ayah bekerja pada jam malam untuk perusahaan pengantar barang dan surat swasta. Namun demikian, dalam wawancara itu, sang ayah mengaku tidak menyesal ataupun mengeluh kelelahan. Salut! (Alx/Liz)

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Video Pilihan Hari Ini

Video Terkini

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya