Liputan6.com, Belfast Anak-anak begitu takut ketika dibawa ke dokter gigi. Apalagi jika harus mencabut giginya yang sudah goyah. Ada beberapa teknik kuno yang biasa digunakan orangtua. Seperti yang dilakukan Malcom Swan kepada putranya Adam.
Kalau dulu orangtua memilih mengikat tali ke pegangan pintu untuk mencabut gigi anaknya, tapi kini sudah berlalu. Swan mencoba cara lain dengan menggunakan mainan helikopter mini untuk mencabut gigi anaknya.
Seperti dalam video yang diunggah di YouTube, pria Irlandia itu mengikatkan seutas benang yang menghubungkan gigi depan anaknya dengan mainan helikopter remote seperti dikutip dari Metro, (27/3/2014).
Setelah anaknya mengacungkan jempol menandakan sudah siap, sang ayah mulai menerbangkan robot Phantom Vision 2 ke langit dan gigi Adam tercabut di tengah-tengah taman Dublin.
Tak Pilih ke Dokter Gigi, Swan Cabut Gigi Anak Pakai Helikopter
Ada beberapa teknik kuno yang biasa digunakan orangtua untuk mencabut gigi anaknya seperti yang dilakukan Malcom Swan kepada putranya Adam.
Diperbarui 29 Mar 2014, 07:04 WIBDiterbitkan 29 Mar 2014, 07:04 WIB
Advertisement
POPULER
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Berita Terbaru
Rafah Gaza Jadi Kota Hantu karena Serangan Intens Israel, Warga Palestina: Kami Meninggalkan Segalanya
Niat Bikin Konten, Ponsel Konten Kreator Ini Raib Digondol Maling
Gula Darah Apakah Sama dengan Diabetes? Ini Perbedaannya
7 Perbedaan MRI dan CT Scan, Mulai dari Prinsip Kerja hingga Fungsinya
10 Manfaat Buah Srikaya yang Kini Sudah Mulai Banyak Dijual, Lengkap dengan Efek Samping dan Cara Aman Mengonsumsi
Arus Balik Lebaran 2025, Pemudik Pilih Kembali ke Jakarta Lebih Awal
Menhub Jamin Kesiapan Sejumlah Titik Hadapi Puncak Arus Balik Lebaran 2025
Ditemani Istri, Rano Karno Ziarah ke Makam Orangtua di TPU Tanah Kusir
Minum Teh Setelah Makan Bisa Hambat Penyerapan Zat Besi, Ini Penjelasannya
Doa Setelah Sholat Hajat yang Mustajab, Begini Urutan Tata Cara Pelaksanaanya
12 Rekomendasi Film Terbaik Christopher Nolan, Perjalanan Sinematik dari 'Following' hingga 'Oppenheimer'
Cek Fakta: Tidak Benar Pendaftaran Perpanjangan Diskon Tarif Listrik 50 Persen sampai April 2025