Liputan6.com, Jakarta Upaya pemerintah untuk mengubah penghuni dan warga Dolly lebih mandiri dilakukan dengan beragam keterampilan. Keterampilan yang telah disediakan mulai ekomomi produktif, seperti membatik, pembuatan kue, telor asin dan sebagainya.
“Sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya, Kementerian Sosial (Kemensos) mendukung upaya Pemerintah Kota Surabaya untuk pemberdayaan ekonomi warga Dolly, ” kata Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri di Surabaya, Kamis (19/6/2014).
Dari dana Rp 7,3 miliar untuk berbagai pemberdayaan di Dolly tersebut. Kemensos menyiapkan Usaha Ekonomi Produktif (UEP), Jaminan Hidup (Jadup) rehabilitasi sosial bagi Wanita Tuna Sosial (WTS), serta dana transportasi bagi para 1.449 wanita eks penghuni Dolly pulang ke daerah asal.
“Kemensos mengalokasikan pemberdayaan Rp 5.050.000 bagi setiap WTS, ” tandasnya.
Untuk memantapkan berbagai program pemberdayaan bagi para eks WTS tersebut, Kemensos melalui Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) melakukan monitoring secara berkala untuk memastikan pemanfaatan bantuan di daerah masing-masing.
“Monitoring dilakukan oleh TKSK untuk memastikan berbagai program pemberdayaan terhadap eks WTS bisa tepat sasaran, tepat waktu dan tepat penerima, ” terangnya.
Pemberdayaan Kemensos bertujuan agar para eks WTS menetapkan pilihan dengan beralih profesi agar lebih mandiri secara ekonomi dan bermartabat secara sosial.
Selain itu, risiko yang ditimbulkan tidak sedikit yaitu penyebaran berbagai penyakit mematikan seperti HIV/AIDS yang masa inkubasi maupun prevalensinya tidak banyak diketahui dan berbagai penyakit sosial.
Peran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur fokus dalam lingkup pemberdayaan bagi para eks germo dan mucikari dengan bantuan Rp 5 juta per orang.
“Pemberdayaan tidak hanya bagi para eks WTS, para germo dan mucikari pun tidak kalah penting sebab mereka adalah bagian dari lingkaran permasalahn sosial yang perlu diberdayaan secara ekonomi dan sosial, ” ucapnya.
Sedangkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya di bawah kepimpinan Walikota Tri Rismaharini terus melakukan pemberdayaan masyarakat sekitar. Selain mendukung dan bersinergi dengan Kemensos dalam pemberdayaan, juga memfungsikan kawasan Dolly menjadi pusat aktifitas ekonomi kerakyatan.
“Saya kira ini merupakan sinergi yang positif yang dibangun Kemnesos dengan Pemprov dan Pemkot Surabaya, ” tandasnya.
Kemensos Kucurkan Dana Rp 7,3 Miliar untuk Eks PSK Dolly
Upaya pemerintah untuk mengubah penghuni dan warga Dolly lebih mandiri dilakukan dengan beragam keterampilan.
Diperbarui 20 Jun 2014, 12:00 WIBDiterbitkan 20 Jun 2014, 12:00 WIB
Mahasiswa yang tergabung dalam kesatuan Mahasiswa Muslim Jombang turun kejalan mendukung penutupan lokalisasi Dolly.... Selengkapnya
Advertisement
POPULER
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Berita Terbaru
Ucapan Lebaran untuk Pasangan Romantis dan Berkesan
Percikan Api dari Tangki Sebabkan Sepeda Motor Terbakar di SPBU Depok
Tradisi Unik Idul Fitri di Kota Tabuk Arab Saudi, Naik Unta Sambil Lantunkan Puisi
350 Kata-Kata Maaf Lebaran untuk Teman yang Menyentuh Hati
10 Rekomendasi Wisata di Jogja yang Bisa Dikunjungi saat Lebaran
Ketua Komisi III DPR RI Sebut Arus Mudik Lebaran 2025 Paling Lancar Sejak Tahun 2000
Perusahaan di China Melarang Karyawan Gunakan Ponsel dan Keluar Kantor, Netizen: Seperti di Penjara
Angkot Dilarang Beroperasi di Puncak Bogor Selama Libur Lebaran, Dedi Mulyadi: Jangan Bandel Ya
8 Lokasi Syuting Drakor Park Bo Gum dan IU When Life Gives You Tangerines, Jeju sampai Yeosu
Kumpulan Hoaks Imbauan Pejabat Minta Rakyat untuk Menyumbang ke Negara, Simak Faktanya
Daftar Orang Terkaya di Dunia 2025 Versi Forbes, Banyak Pendatang Baru
Manchester United Bidik Playmaker Andal Liga Inggris, Harus Siapkan Dana Rp1 Triliun Lebih