Liputan6.com, Jakarta Pernahkah Anda bertanya-tanya kenapa warna rambut bisa menjadi terang namun warna kulit justru menjadi gelap ketika terkena paparan sinar matahari?
Paparan sinar ultraviolet matahari bisa merusak kulit dan juga rambut. Keduanya bergantung pada polimer berpigmen yang disebut melanin untuk perlindungan.
Melanin bertindak sebagai pelindung sel DNA manusia yang rapuh dari bahaya sinar ultraviolet. Namun melanin mengurang kadarnya seiring berjalannya waktu dan kehilangan pigmen warnanya lantaran terlalu lama atau terlalu sering terkena paparan sinar matahari.
Pada rambut, efeknya adalah warnanya menjadi lebih terang, umumnya menguning. Ini menandakan sel-sel rambut sudah mati dan hanya terdiri dari lipid, air, pigmen dan untaian protein struktural. Warnanya akan tetap terang sampai rambut baru tumbuh.
Sementara pada kulit, efeknya justru sebaliknya yaitu menggelapkan warnanya. Tidak seperti rambut yang langsung rapuh dan mati ketika terlalu lama terkena paparan sinar ultraviolet, sel-sel kulit jauh lebih kuat menghadapi ancaman dari sinar tersebut.
Ketika sinar matahari menyerang kulit, tubuh secara otomatis merilis hormon yang memproduksi sel melanin. Jadi bukannya langsung mati seperti sel rambut, ancaman sinar UV justru memicu produksi sel melanin yang mana bertindak sebagai pelindung.
Sel melanin kemudian menyebar ke bagian bawah selaput epidermis dan membuat warna kulit menjadi lebih gelap seiring dengan penyebaran ke lapisan bagian atasnya.
Demikian informasi yang dilansir dari laman Popular Science, Jumat (24/2/2017).
Sinar UV Terangkan Warna Rambut Tapi Gelapkan Kulit, Kok Berbeda?
Efek paparan sinar matahari terhadap rambut dan kulit berbeda antar satu sama lain. Cek alasannya disini.
Diperbarui 24 Feb 2017, 15:00 WIBDiterbitkan 24 Feb 2017, 15:00 WIB
Efek paparan sinar matahari terhadap rambut dan kulit berbeda antar satu sama lain. Cek alasannya disini.... Selengkapnya
Advertisement
Video Pilihan Hari Ini
EnamPlus
powered by
POPULER
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Berita Terbaru
Operasi Ketupat 2025, Kakorlantas Waspadai 'Trouble Spot' Persimpangan Perlintasan Kereta Api
Wasiat Cornelis Chastelein, Cikal Bakal Konservasi Tertua di Indonesia
UAH Bagikan Doa Pendek Menyambut Ramadhan 2025, Amalan dari Rasulullah SAW
Cerita Nofriana, Perempuan NTT yang jadi Korban TPPO di Jawa Barat
Berapa Tarif dan Bagaimana Cara Mengundang Ustadz Adi Hidayat?
Melihat Persiapan Polri Amankan Arus Mudik Lebaran 2025 di Jalur Pantura
Mengenal Suku Bawean, Suku Terkecil yang Ada di Jawa Timur
5 Fakta Menarik Teori Big Bang yang Sering Disalahpahami
Bacaan Niat dan Tata Cara Mandi Sunah Menyambut Ramadhan, Kapan Waktu yang Tepat?
6 Pemain yang Jadi Sorotan usai Manchester United Menang atas Ipswich Town di Liga Inggris
Fakta Terungkap di Balik BBM Oplosan
Masyarakat Adat, Pilar Kedaulatan Pangan Berbasis Kearifan Lokal