Liputan6.com, Jakarta Hari Raya Idulfitri selalu identik dengan berbagai hidangan lezat yang tersaji di meja, termasuk kue kering. Menyediakan kue kering saat Lebaran bukan sekadar kebiasaan, tetapi telah menjadi bagian dari tradisi turun-temurun yang mempererat hubungan keluarga dan kerabat. Setiap rumah hampir selalu memiliki stoples kue kering dengan berbagai varian rasa dan bentuk yang menarik.
Kue kering tidak hanya menjadi suguhan untuk tamu yang berkunjung, tetapi juga simbol kehangatan dalam momen berkumpul. Beberapa jenis kue kering bahkan memiliki makna khusus, seperti nastar yang melambangkan kebahagiaan dan kastengel yang mencerminkan kemewahan.
Dari tahun ke tahun, varian kue kering terus berkembang mengikuti tren, tetapi beberapa jenis tetap bertahan sebagai favorit utama. Berikut adalah tujuh kue kering khas Lebaran yang selalu ada di meja tamu dan menjadi primadona dalam setiap perayaan Idul Fitri.
Advertisement
Nastar dan Kastengel
Nastar adalah kue kering ikonik yang selalu hadir dalam perayaan Lebaran. Kue ini terbuat dari adonan mentega, tepung terigu, dan telur yang diisi dengan selai nanas. Tekstur lembutnya berpadu dengan rasa manis dan sedikit asam dari nanas, menciptakan kombinasi sempurna yang digemari banyak orang. Tak heran jika nastar sering menjadi incaran pertama tamu yang datang.
Selain nastar, kastengel juga menjadi favorit yang tak kalah populer. Berbeda dengan nastar yang manis, kastengel memiliki rasa asin gurih yang berasal dari keju tua yang digunakan dalam adonannya. Dipanggang hingga berwarna keemasan, kue ini memberikan sensasi renyah yang khas.
Baik nastar maupun kastengel selalu menjadi primadona dalam setiap perayaan Lebaran. Kedua kue ini tidak hanya nikmat disantap sendiri, tetapi juga sering dijadikan hantaran bagi sanak saudara.
Advertisement
Putri Salju dan Lidah Kucing
Putri salju dengan bentuk bulatnya yang berbalut gula halus seperti salju adalah kue kering yang selalu dinanti saat Lebaran. Teksturnya yang lembut langsung lumer di mulut, memberikan sensasi unik yang membuat ketagihan. Rasa manisnya yang khas menjadikan putri salju sebagai favorit anak-anak hingga orang dewasa.
Sementara itu, lidah kucing hadir dengan bentuk tipis dan panjang yang menyerupai lidah kucing, sesuai dengan namanya. Teksturnya yang renyah dan rasa manis yang pas menjadikannya camilan yang sangat digemari. Lidah kucing sering kali dibuat dalam berbagai varian rasa, seperti cokelat dan matcha, untuk menyesuaikan selera yang beragam.
Kedua kue ini memiliki keunikan masing-masing yang menjadikannya tak tergantikan di meja Lebaran. Kelembutan putri salju dan kerenyahan lidah kucing menciptakan kombinasi sempurna dalam satu suguhan.
Sagu Keju dan Kue Semprit
Sagu keju adalah kue kering yang memiliki tekstur unik, lebih ringan dibandingkan jenis kue lainnya. Terbuat dari tepung sagu, mentega, dan keju, kue ini memberikan sensasi renyah yang langsung meleleh di mulut. Aroma khas keju yang menggoda menjadikan sagu keju sebagai pilihan utama pecinta kue kering bercita rasa gurih.
Di sisi lain, kue semprit hadir dengan bentuk khas bunga yang cantik dan menggoda selera. Kue ini dibuat dari campuran tepung terigu, mentega, dan telur yang menghasilkan tekstur renyah dengan rasa manis yang pas. Tidak hanya lezat, tampilannya yang indah juga membuatnya menjadi suguhan yang menarik di meja tamu.
Baik sagu keju maupun kue semprit menawarkan rasa yang unik dan tekstur yang memanjakan lidah. Kedua kue ini cocok untuk melengkapi sajian Lebaran dan memanjakan tamu dengan kelezatan yang khas.
Advertisement
Kue Kacang dan Biji Ketapang
Kue kacang adalah pilihan tepat bagi pencinta rasa gurih dengan sentuhan manis yang pas. Dibuat dari campuran kacang tanah yang dihaluskan, tepung, dan gula, kue ini memiliki tekstur yang renyah dan aroma kacang yang menggugah selera. Tak heran jika kue kacang menjadi salah satu kue kering yang wajib ada saat Lebaran.
Sementara itu, biji ketapang hadir dengan bentuk kecil yang garing dan tekstur renyahnya yang khas. Kue khas Betawi ini digoreng hingga keemasan, memberikan sensasi kriuk dalam setiap gigitan. Rasa manis dan gurihnya membuatnya cocok sebagai camilan saat berkumpul bersama keluarga.
Kedua kue ini membuktikan bahwa kue kering tradisional tetap memiliki tempat istimewa di hati masyarakat. Dengan rasa yang sederhana tetapi autentik, kue kacang dan biji ketapang tetap menjadi primadona setiap Lebaran.
Pertanyaan Seputar Kue Kering Lebaran
1. Kue kering apa yang paling populer saat Lebaran?
Nastar dan kastengel adalah dua jenis kue kering yang selalu menjadi favorit karena rasanya yang khas dan teksturnya yang menggoda.
2. Apakah kue kering Lebaran bisa dibuat sendiri di rumah?
Ya, banyak kue kering yang mudah dibuat di rumah dengan bahan yang sederhana dan peralatan dapur biasa.
3. Berapa lama kue kering bisa bertahan?
Jika disimpan dalam wadah kedap udara, kue kering bisa bertahan hingga satu bulan atau lebih, tergantung jenis dan cara penyimpanannya.
Advertisement
