Liputan6.com, Jakarta - Mencari jodoh merupakan perjalanan yang penuh harap dan doa. Bagi umat muslim, sholat istikharah menjadi salah satu cara utama memohon petunjuk Allah SWT dalam menentukan pilihan pasangan hidup. Sholat sunnah dua rakaat ini bukan jaminan menemukan jodoh tertentu, melainkan sarana untuk mendapatkan ketenangan hati dan petunjuk ilahi dalam mengambil keputusan besar ini.
Advertisement
Baca Juga
Advertisement
Siapapun yang sedang bimbang dalam memilih pasangan hidupnya, baik pria maupun wanita, sangat dianjurkan untuk melaksanakan sholat istikharah. Sholat istikharah membantu kita merenungkan pilihan, mempertimbangkan berbagai aspek, dan akhirnya menemukan keputusan yang selaras dengan ridho Allah SWT.
Banyak yang bertanya-tanya, bagaimana sholat istikharah bisa membantu menemukan jodoh? Proses ini membantu menjernihkan pikiran dan hati yang mungkin dipenuhi keraguan dan pertimbangan duniawi. Dengan khusyuk berdoa dan memohon petunjuk, kita berharap mendapatkan hidayah dan ketenangan dalam memilih pasangan yang tepat.
Memilih pasangan hidup adalah keputusan penting yang berdampak besar pada kehidupan seseorang. Sholat istikharah memberikan kerangka untuk bermunajat kepada Allah SWT, memohon agar diberikan petunjuk dalam memilih pasangan yang sesuai dengan kriteria yang baik dan membawa keberkahan.
Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya, Rabu (26/3/2025).
Doa Sholat Istikharah Jodoh Arab, Latin, dan Artinya
Sholat istikharah untuk jodoh diawali dengan niat yang tulus dan khusyuk. Setelah sholat dua rakaat, bacalah doa istikharah berikut:
Arab: اَللّٰهُمَّ اِنِّى اَسْتَخِيْرُكَ بِعِلْمِكَ وَاَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ وَاَسْئَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ الْعَظِيْمِ. فَاِنَّكَ تَقْدِرُ وَلَآاَقْدِرُ وَلَآاَعْلَمُ وَاَنْتَ عَلاَّمُ الْغُيُوْبِ. اَللّٰهُمَّ اِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ اَنَّ هَذَااْلاَمْرَ (…) خَيْرٌلِّىْ فِىْ دِيْنِىْ وَمَعَاشِىْ فَاقْدُرْهُ لِىْ وَيَسِّرْهُ لِىْ ثُمَّ بَارِكْ لِىْ فِيْهِ وَاِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ اَنَّ هذَااْلاَمْرَشَرٌّلِّىْ فِىْ دِيْنِىْ وَمَعَاشِىْ وَعَاقِبَةِ اَمْرِىْ وَعَاجِلِهِ وَآجِلِهِ فَاصْرِفْهُ عَنِّىْ وَاصْرِفْنِيْ عَنْهُ وَاقْدْرُهُ لِيَ الْخَيْرَحَيْثُ كَانَ ثُمَّ رَضِّنِىْ بِهِ
Latin: Allaahumma inni astakhiiruka bi’ilmika wa astaqdiruka biqudratika wa as aluka min fadlikal ‘aziimi fa innaka taqdiru wa laa aqdiru wa laa a’lamu wa anta ‘allaamul guyuub. Allaahumma in kunta ta’lamu anna haadzal amro (...) khairul lii fii diinii wa ma’aasyi faqdurhu lii wa yassirhu lii tsumma baarik lii fii hi wa in kunta ta’lamu anna haadzal amro syarrun lii fii diinii wa ma’aasyii wa ‘aaqibati amrii wa ‘aajlihii fashrifhu ‘annii wasrifnii ‘anhu waqdurhu liyal-khaira haitsu kaana tsumma rodhdhinii bihi
Artinya: 'Ya Allah, sesungguhnya aku memohon agar Engkau memilih- kan sesuatu yang baik menurut-Mu. Dan aku memohon Eng- kau memberikan kepastian dengan ketentuan-Mu, dan aku memohon dengan kemurahan Engkau Yang Maha Agung. Karena, sesungguhnya Engkau yang berkuasa, sementara aku tidaklah kuasa, dan Engkau mengetahui sedangkan aku tidaklah mengetahui, dan Engkaulah yang mengetahui segala sesuatu yang masih tersembunyi. Ya Allah, jika Engkau mengetahui bahwa persoalan ini (sebutkan persoalan yang dimaksud) baik bagiku, dalam agamaku, bagi penghidupanku, dan baik pula akibatnya bagiku, maka berikanlah ia kepadaku, dan mudahkanlah masalah ini bagiku, berilah keberkahan bagiku. Ya Allah, jika Engkau mengetahui bahwa sesungguhnya hal ini tidak baik bagiku, bagi agamaku, penghidupanku, dan tidak baik akibatnya bagiku, maka jauhkanlah ia dariku, dan jauhkanlah aku darinya. Dan berilah kebaikan di mana saja aku berada, kemudian jadikanlah aku orang yang rela atas anugerah-Mu.' (HR. Ahmad dan Bukhari)
Agar doa istikharah diijabah, perbaiki kualitas diri dengan meningkatkan ibadah dan akhlak mulia. Dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT, hati akan menjadi lebih tenang dan terbuka terhadap petunjuk-Nya.
Berusahalah untuk menjadi pribadi yang lebih baik, karena jodoh yang baik biasanya akan tertarik pada orang yang baik pula. Allah SWT akan memberikan yang terbaik bagi hamba-Nya yang senantiasa berusaha memperbaiki diri dan bertawakkal kepada-Nya.
Selain itu, perbanyak doa dan dzikir kepada Allah SWT. Doa yang tulus dan khusyuk akan sampai kepada Allah SWT. Jangan lupa untuk selalu bersyukur atas segala nikmat yang telah diberikan. Dengan kesabaran dan keikhlasan, petunjuk Allah SWT akan datang pada waktu yang tepat. Jangan pernah putus asa dalam berdoa dan berikhtiar.
Terakhir, perluas silaturahmi dan pergaulan dengan orang-orang baik. Jangan menutup diri dari kesempatan bertemu dengan orang yang berpotensi menjadi jodoh. Namun, tetaplah berhati-hati dan bijak dalam memilih pergaulan.
Allah SWT akan mempertemukan kita dengan jodoh terbaik-Nya pada waktu dan cara yang tidak kita duga. Bertawakkallah kepada Allah SWT dan serahkan urusan jodoh kepada-Nya.
Advertisement
Tata Cara Sholat Istikharah Jodoh
Berikut tata cara sholat istikharah untuk mendapatkan jodoh:
-
Niat: Sebelum takbiratul ihram, niatkan dalam hati: 'أُصَلِّي سُنَّةَ الإِسْتِخَارَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى' (Ushallî sunnatal istikhârati rak'ataini lillâhi ta'âlâ). Artinya: 'Aku berniat sholat sunnah istikharah dua rakaat karena Allah Ta'ala.'
Membaca niat dengan khusyuk dan fokus pada tujuan memohon petunjuk Allah SWT dalam memilih jodoh adalah kunci utama dalam pelaksanaan sholat istikharah. Dengan niat yang tulus, kita berharap agar Allah SWT memberikan petunjuk yang jelas dan membimbing kita dalam mengambil keputusan yang tepat.
-
Takbiratul Ihram: Setelah niat, ucapkan takbiratul ihram, "Allahu Akbar". Gerakan ini menandai dimulainya sholat dan menandakan kesiapan kita untuk bermunajat kepada Allah SWT.
Setelah mengucapkan takbiratul ihram, berdiri tegak dengan tenang dan khusyuk. Fokuskan pikiran dan hati pada tujuan sholat istikharah, yaitu memohon petunjuk Allah SWT dalam memilih jodoh. Usahakan untuk menyingkirkan segala pikiran dan gangguan yang dapat menghambat konsentrasi kita dalam beribadah.
-
Membaca Al-Fatihah dan Surat Pendek: Pada rakaat pertama, setelah membaca Al-Fatihah, disunnahkan membaca surat Al-Kafirun. Pada rakaat kedua, setelah Al-Fatihah, disunnahkan membaca surat Al-Ikhlas.
Membaca surat-surat ini membantu kita untuk lebih fokus dan khusyuk dalam beribadah. Membaca Al-Fatihah dan surat-surat pendek ini merupakan bagian penting dari sholat istikharah, yang membantu kita untuk lebih fokus dan khusyuk dalam beribadah dan memohon petunjuk kepada Allah SWT.
Membaca Al-Fatihah dan surat-surat pendek ini dengan tartil dan memahami maknanya akan menambah kekhusyukan dalam sholat istikharah. Usahakan untuk membaca dengan perlahan dan penuh penghayatan, agar hati kita lebih terkoneksi dengan Allah SWT.
-
Rukuk dan Sujud: Lakukan rukuk dan sujud seperti sholat sunnah lainnya. Gerakan rukuk dan sujud merupakan bagian dari ibadah yang menundukkan diri kita kepada Allah SWT. Dengan melakukan rukuk dan sujud dengan khusyuk, kita menunjukkan kerendahan hati dan ketundukan kita kepada Allah SWT.
Dalam setiap gerakan rukuk dan sujud, fokuskan pikiran dan hati pada permohonan petunjuk Allah SWT dalam memilih jodoh. Rasakan kedamaian dan ketenangan dalam setiap gerakan, dan serahkan sepenuhnya urusan jodoh kepada Allah SWT. Dengan demikian, kita berharap agar Allah SWT memberikan petunjuk yang jelas dan membimbing kita dalam mengambil keputusan yang tepat.
-
Doa Setelah Sholat: Setelah salam, bacalah doa istikharah yang telah disebutkan di atas. Doa ini merupakan inti dari sholat istikharah, di mana kita memohon petunjuk dan bimbingan Allah SWT dalam memilih jodoh. Bacalah doa ini dengan penuh keyakinan dan harapan, agar Allah SWT mengabulkan permohonan kita.
Setelah membaca doa istikharah, bersikaplah tenang dan sabar. Petunjuk Allah SWT bisa datang melalui berbagai cara, seperti mimpi, perasaan tenang, atau kejadian-kejadian di sekitar kita. Jangan terburu-buru dalam mengambil keputusan, tetapi perhatikan setiap petunjuk yang Allah SWT berikan.
Upaya Memperoleh Jodoh Selain Sholat Istikharah
Melansir dari berbagai sumber, selain sholat istikharah, ada beberapa upaya yang bisa dilakukan untuk mempermudah jalan mendapatkan jodoh:
-
Perbaiki Diri: Perbaiki akhlak, ibadah, dan kualitas diri. Jodoh yang baik biasanya akan tertarik pada orang yang baik pula. Memperbaiki diri merupakan langkah awal yang penting dalam mencari jodoh. Dengan memperbaiki akhlak, ibadah, dan kualitas diri, kita akan menjadi pribadi yang lebih baik dan menarik bagi orang lain.
Perbaikan diri tidak hanya mencakup penampilan fisik, tetapi juga mencakup kepribadian, perilaku, dan keimanan. Dengan menjadi pribadi yang lebih baik, kita akan lebih mudah mendapatkan jodoh yang sesuai dengan kriteria dan membawa keberkahan dalam hidup.
-
Berdoa: Berdoalah kepada Allah SWT dengan khusyuk dan tulus, sebutkan kriteria jodoh yang diinginkan. Doa merupakan senjata bagi seorang muslim dalam memohon segala hal, termasuk dalam mencari jodoh. Berdoalah dengan penuh keyakinan dan harapan, agar Allah SWT mempertemukan kita dengan jodoh yang terbaik.
Doa yang dipanjatkan harus disertai dengan usaha dan ikhtiar. Jangan hanya bergantung pada doa saja, tetapi juga harus aktif dalam mencari jodoh melalui cara-cara yang halal dan baik. Dengan demikian, kita akan lebih mudah mendapatkan jodoh yang sesuai dengan kriteria dan membawa keberkahan dalam hidup.
-
Perluas Pergaulan: Bergaul dengan orang-orang baik dan berpotensi menjadi jodoh. Perluas pergaulan dengan orang-orang baik dan berpotensi menjadi jodoh. Namun, tetaplah berhati-hati dan bijak dalam memilih pergaulan. Jangan sampai terjerumus dalam pergaulan yang buruk yang dapat merusak diri sendiri.
Perluas pergaulan dengan cara mengikuti kegiatan-kegiatan positif dan bermanfaat, seperti pengajian, kajian, atau kegiatan sosial lainnya. Dengan demikian, kita akan lebih mudah bertemu dengan orang-orang baik dan berpotensi menjadi jodoh.
-
Berikhtiar: Jangan hanya pasrah, tetapi aktif mencari jodoh melalui cara-cara yang halal dan baik, seperti melalui keluarga, teman, atau aplikasi pencari jodoh yang terpercaya. Berikhtiar merupakan usaha yang harus dilakukan dalam mencari jodoh. Jangan hanya berdiam diri dan menunggu jodoh datang, tetapi harus aktif dalam mencari jodoh melalui cara-cara yang halal dan baik.
Berikhtiar dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti memperluas pergaulan, mengikuti kegiatan-kegiatan positif, atau menggunakan aplikasi pencari jodoh yang terpercaya. Namun, tetaplah berhati-hati dan bijak dalam memilih cara berikhtiar, agar tidak terjerumus dalam hal-hal yang negatif.
-
Bersabar dan Tawakal: Bersabar dalam penantian dan bertawakal kepada Allah SWT. Kesabaran dan ketawakkalan merupakan kunci utama dalam mencari jodoh. Jangan mudah putus asa jika belum menemukan jodoh, tetapi tetaplah bersabar dan bertawakkal kepada Allah SWT.
Allah SWT akan memberikan jodoh terbaik pada waktu yang tepat. Jangan terburu-buru dalam mencari jodoh, tetapi serahkan sepenuhnya urusan jodoh kepada Allah SWT. Dengan demikian, kita akan lebih tenang dan tidak mudah stres dalam mencari jodoh.
-
Pasrahkan urusan jodoh kepada Allah SWT: Karena Dia yang Maha Mengetahui yang terbaik untuk kita. Pasrahkan urusan jodoh kepada Allah SWT. Allah SWT Maha Mengetahui apa yang terbaik bagi hamba-Nya. Oleh karena itu, serahkan sepenuhnya urusan jodoh kepada Allah SWT dan jangan pernah putus asa.
Dengan pasrah dan tawakkal kepada Allah SWT, hati kita akan menjadi lebih tenang dan damai. Kita tidak perlu khawatir dan stres dalam mencari jodoh, karena Allah SWT akan memberikan yang terbaik bagi kita pada waktu yang tepat.
-
Istiqomah dalam Ibadah: Konsisten dalam menjalankan ibadah wajib dan sunnah. Dengan istiqomah dalam ibadah, kita akan lebih dekat kepada Allah SWT dan mendapatkan keberkahan dalam hidup, termasuk dalam urusan jodoh. Istiqomah dalam ibadah menunjukkan kesungguhan kita dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Dengan istiqomah dalam ibadah, kita akan mendapatkan ketenangan hati dan petunjuk dari Allah SWT dalam mengambil keputusan, termasuk dalam memilih jodoh. Allah SWT akan memberikan yang terbaik bagi hamba-Nya yang senantiasa beribadah dan bertawakkal kepada-Nya.
Ingatlah bahwa jodoh adalah rahasia Allah SWT. Sholat istikharah dan usaha yang dilakukan hanyalah sebagai ikhtiar kita untuk mendapatkan petunjuk dan mempermudah jalan.
Advertisement
