Liputan6.com, Jakarta Ramadan, bulan suci yang penuh berkah, mencapai puncaknya pada 10 hari terakhir. Dalam tradisi Islam, hari-hari ini memiliki makna yang begitu mendalam.
Bagi umat Muslim, 10 hari terakhir Ramadan adalah momen istimewa untuk meningkatkan ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Baca Juga
Keutamaan malam-malam ini bahkan disebutkan dalam Alquran dan hadis, terutama karena terdapat malam Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan.
Advertisement
Mengapa 10 hari terakhir ini begitu penting? Selain menjadi waktu untuk mencari pengampunan, ini juga merupakan kesempatan bagi setiap Muslim untuk mengevaluasi diri.Â
Selama satu bulan penuh, kita telah menjalankan puasa, menahan hawa nafsu, serta memperbanyak amal baik. Namun, apakah kita sudah benar-benar memanfaatkan waktu dengan maksimal? Atau justru masih ada ruang untuk memperbaiki kualitas ibadah kita?
Umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amalan pada waktu-waktu ini. Nabi Muhammad SAW sendiri memberi contoh dengan semakin giat beribadah pada 10 malam terakhir Ramadan.Â
Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Aisyah RA, disebutkan bahwa Rasulullah lebih banyak menghidupkan malam, membangunkan keluarganya, dan menjauhkan diri dari urusan duniawi. Teladan ini menjadi pengingat bahwa 10 hari terakhir adalah momen penting untuk memperbaiki diri.
Dengan semangat mencari ridha Allah, mari kita lihat beberapa amalan yang sebaiknya diutamakan pada 10 hari terakhir Ramadan.
Setiap amalan yang dilakukan dengan niat ikhlas akan membawa pahala yang besar, terutama jika dilakukan pada malam Lailatul Qadar. Artikel ini akan membahasnya dalam beberapa halaman, dimulai dari ibadah-ibadah wajib hingga sunnah yang dianjurkan.
Â
Â
1. Memperbanyak I’tikafÂ
I’tikaf adalah salah satu amalan yang sangat dianjurkan pada 10 hari terakhir Ramadan. I’tikaf berarti berdiam diri di masjid dengan niat beribadah kepada Allah SWT. Nabi Muhammad SAW selalu melakukan i’tikaf selama 10 hari terakhir Ramadan untuk memusatkan diri pada ibadah, membaca Al-Qur'an, dan mendekatkan diri kepada Allah.
Â
Advertisement
2. Membaca Alquran dan Menghidupkan MalamÂ
Selain i’tikaf, memperbanyak tilawah Alquran menjadi amalan yang sangat utama. Memanfaatkan malam-malam tersebut untuk membaca, memahami, dan mengamalkan isi Alquran akan membawa keberkahan yang luar biasa.
Â
3. Memperbanyak Doa dan Memohon Ampunan
Doa yang dianjurkan pada malam-malam ini adalah doa memohon ampunan. Rasulullah SAW mengajarkan sebuah doa yang sangat baik untuk dibaca pada malam-malam terakhir Ramadan: "Allahumma innaka afuwwun tuhibbul afwa fa’fu anni."
Â
Advertisement
4. Bersedekah dan Membantu Sesama
Sedekah menjadi amalan yang memiliki nilai besar di bulan Ramadan, apalagi di 10 hari terakhir. Memberikan bantuan kepada fakir miskin atau mereka yang membutuhkan adalah salah satu cara kita menunjukkan kepedulian sosial yang juga menjadi ibadah.
Dengan memperhatikan amalan-amalan ini, semoga kita semua dapat mengoptimalkan ibadah pada 10 hari terakhir Ramadan dan meraih keberkahan malam Lailatul Qadar. Waktu yang sangat terbatas ini adalah kesempatan untuk memperbaiki diri dan mendekatkan hati kepada Sang Pencipta.
Â
