Liputan6.com, Jakarta - 13 Siswa SMA Negeri 70 Jakarta dikeluarkan karena diduga melakukan tindak penindasan atau bullying terhadap adik kelasnya pada Juli 2014. Meski dikeluarkan, mereka tetap difasilitasi untuk belajar.
Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Lasro Marbun memastikan tak akan lepas tangan begitu saja. Karena berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, pemerintah dalam hal ini Dinas Pendidikan punya kewajiban memfasilitasi anak untuk sekolah.
"Kami akan fasilitasi mereka. Jangan sampai ada stigma sanksi membinasakan masa depan mereka," ucap Lasro di Balaikota Jakarta, Jumat (19/9/2014).
Menurut dia, Dinas Pendidikan telah menyediakan sekolah di daerah Jakarta Selatan untuk menampung para siswa SMA 70 itu. Hanya saja, dia tak menyebut sekolah mana saja yang ditunjuk untuk menampung mereka.
"Pokoknya di daerah Jakarta Selatan. Negeri boleh, swasta juga boleh," ujar Lasro.
Lasro mengatakan, di sekolah baru itu nanti, 13 siswa yang dikeluarkan itu tidak akan mendapat penolakan. Sebab, ia berencana membuat sebuah pernyataan bahwa para siswa tersebut tidak akan melakukan tindak bullying lagi.
Dituturkan Lasro, dari 13 siswa itu sudah ada 8 siswa yang resmi dikeluarkan. Sementara 2 siswa lain masih menunggu proses pengeluaran. Kemudian sisanya masih dalam tahap dialog antara sekolah dengan keluarga. "Yang ini menyangkal terlibat tindak bullying," kata Lasro. (Sss)
Dikeluarkan dari SMA 70 Jakarta, 13 Siswa Disediakan Sekolah Baru
Menurut Lasro, Dinas Pendidikan telah menyediakan sekolah di daerah Jakarta Selatan untuk menampung para siswa itu.
Diperbarui 19 Sep 2014, 12:49 WIBDiterbitkan 19 Sep 2014, 12:49 WIB
Advertisement
Video Pilihan Hari Ini
Produksi Liputan6.com
powered by
POPULER
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Berita Terbaru
Lonjakan Pengunjung di Rest Area Saat Arus Balik, Jasa Marga Imbau Pemudik Optimalkan Waktu Istirahat
Simak, Bacaan Niat Puasa Qadha dan Keutamaannya
Resep Pentol Sayur untuk Mengakali Anak Makan Sehat Saat Libur Lebaran
Jadwal Sholat DKI Jakarta, Jawa dan Seluruh Indonesia Hari Ini Sabtu 5 April 2025
Menurut Dedi Mulyadi Kiai Tak Perlu Sampaikan agar Masyarakat Berzakat kepada Fakir-Miskin, Kenapa?
Boyong Keluarga Besar, Gubernur Jatim Pilih Libur Lebaran di Pulau Tabuhan Banyuwangi
Antisipasi Lonjakan Arus Balik, Polda Lampung Siapkan Buffer Zone di Rest Area
Antisipasi Lonjakan Arus Balik, Terminal Kalideres Tambah 55 Unit Bus Amari
Wahana Penjelajah Mars Temukan Batuan Mirip Ratusan Telur Laba-Laba
Terkait Wasiat Ray Sahetapy, Ada Wacana Pemindahan Makam ke Sulawesi, UAS dan Buya Yahya Jelaskan Hukumnya dalam Islam
Kapolda Jatim Prediksi Puncak Arus Balik Lebaran terjadi Sabtu dan Minggu
Timnas Indonesia U-17 Cetak Sejarah di Piala Asia U-17 2025, Erick Thohir: Masih Ada 2 Laga Penting