Liputan6.com, Jakarta - Sebuah video yang diunggah di kanal YouTube kembali membuat heboh. Dalam sebuah tayangan berdurasi 1 menit 52 detik terlihat seorang anak perempuan berseragam sekolah dasar tengah dianiaya oleh teman-temannya.
Video yang diduga kuat diambil di sebuah ruangan kelas itu memperlihatkan murid wanita yang mengenakan kerudung tersebut ditendang dan dipukuli bergantian oleh teman-temannya di sudut ruangan.
Penganiayaan antara lain dilakukan seorang murid perempuan lainnya dengan menendang tubuh korban. Selanjutnya, sejumlah murid laki-laki secara bergantian memukul dan menendang korban sembari meloncat. Sementara korban yang tersudut hanya bisa menahan pukulan sambil menangis.
Dari celetukan dan teriakan di ruangan itu, terdengar jelas mereka kompak untuk 'menghukum' korban atas alasan yang belum diketahui. Dalam bahasa dan logat Minangkabau yang kental, para bocah itu terus memberi semangat teman-temannya memukul korban.
"taruih... taruih... (terus... terus..)," teriak mereka yang ada di ruangan itu menyemangati temannya yang tengah memukul korban.
"kapalo.., kapalonyo... (kepala... kepalanya)," ujar suara lain berusaha mengarahkan.
Sepanjang tayangan video yang diunggah pada Sabtu 11 Oktober 2014 itu, juga terdengar celetukan-celetukan kasar dari suara perempuan dan laki-laki yang tak pantas diucapkan bocah seusia mereka.
Hingga kini belum diketahui persis sosok pelaku dan lokasi kejadian ini. (Yus)
Video Kekerasan Murid SD di Sumbar Beredar di YouTube
Dalam tayangan berdurasi 1 menit 52 detik terlihat seorang anak perempuan berseragam SD tengah dianiaya oleh teman-temannya.
Diperbarui 12 Okt 2014, 14:35 WIBDiterbitkan 12 Okt 2014, 14:35 WIB
Advertisement
POPULER
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Berita Terbaru
Cegah Pencurian, Polisi Gelar Patroli Rumah Kosong di Jakarta Timur
Rekomendasi Tempat Wisata di Sekitar Jalan Tol Trans Sumatera, Mulai dari Alam hingga Religi
Asalnya Ular Berbisa di Pulau Ular Ilha da Queimada Grande
Selenggarakan Sholat Jumat di Masjid Perusahaan, Apakah Sah? Buya Yahya Menjawab
Tinjau Stasiun hingga Bandara, Menhub Dudy Pastikan Kesiapan Arus Balik Lebaran 2025
Mengenal Farro, Si Gandum Kuno Kaya Nutrisi yang Dikonsumsi Penganut Diet Slow Aging
Kisah Pilu Nenek Nawasih di Jember Tewas Terbawa Arus Sungai Saat Hendak Menerima Zakat
Cara Bikin Lontong yang Pulen dan Tidak Mudah Keras, Dijamin Anti Gagal
Puasa Syawal 2025 Sampai Kapan? Catat Jadwalnya agar Tidak Terlewat
14.485 Wisatawan Kunjungi Kepulauan Seribu Selama Libur Lebaran 2025
Mengenal Barong Ider Bumi, Tradisi Tolak Bala Suku Osing Usai Lebaran
Mengenal Hujan Meteor Lyrid yang Akan Hiasi Langit pada April 2025