Liputan6.com, Jakarta - Polisi akhirnya membubarkan paksa sejumlah mahasiswa Universitas Jayabaya yang sedang melakukan unjuk rasa menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Jalan Ahmad Yani, Jakarta Timur. Polisi terpaksa membubarkan paksa karena aksi sudah sangat meresahkan.
Mahasiswa sudah melakukan aksi sejak pukul 19.00 WIB, Selasa (18/11/2014). Aksi mahasiswa semakin tak terkendali saat mereka menutup 4 akses Jalan Ahmad Yani yang berada di depan kampus.
Jalan dari arah Cempaka Putih menuju Rawamangun, Jakarta Timur maupun dari arah Rawamangun menuju Cempaka Putih, Jakarta Pusat ditutup dengan berbagai alat mulai marka jalan, kaca cembung, hingga truk. Mahasiswa juga tampak sudah siap dengan berbagai pecahan batu dan genting.
Sekitar satu jam kondisi itu terus berjalan. Pengendara dibuat putar otak mencari jalan alternatif agar bisa dilalui.
Akhirnya, puluhan petugas dari Polrestro Jakarta Timur bertindak tegas. Petugas mendekati titik kumpul mahasiswa. Kedatangan petugas langsung disambut lemparan batu oleh mahasiswa.
Tak pelak, kondisi ini membuat polisi bereaksi. Polisi melepaskan 2 kali tembakan gas air mata ke arah mahasiswa. Tapi, mereka masih bertahan dan melempari petugas dengan batu.
Belum cukup sampai di situ, petugas melepaskan tembakan untuk ke sekian kalinya. Mahasiswa Jayabaya pun kocar-kacir menuju kampus. Petugas terus dilempari batu hingga ke depan kampus. Petugas menyambut dengan tembakan gas air mata ke arah dalam kampus. (Ans)
Polisi Bubarkan Paksa Demo Mahasiswa Jayabaya
Aksi mahasiswa semakin tak terkendali saat mereka menutup 4 akses Jalan Ahmad Yani, Jaktim yang berada di depan Kampus Universitas Jayabaya.
Diperbarui 18 Nov 2014, 22:37 WIBDiterbitkan 18 Nov 2014, 22:37 WIB
Advertisement
POPULER
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Berita Terbaru
Gelandangan Diamankan Petugas Terminal Kampung Rambutan, Gegara Sering Buang Hajat Sembarang
Resep Puding Susu Leci, Camilan Kenyal dan Segar Usai Lebaran
Jadwal Sholat DKI Jakarta, Jawa dan Seluruh Indonesia Hari Ini Senin 7 April 2025
Aksi Simpatik Jurnalis Garut jadi 'Polisi Dadakan' Amankan Jalur Arus Balik Pemudik
Hari Ini Puncak Arus Balik Masih Berlangsung di Pelabuhan Bakauheni, Ratusan Ribu Pemudik belum Kembali ke Jawa
Saat Anak SD Tanya, Kelak Nyamuk Masuk Surga atau Neraka? Ini Jawaban UAS
Polisi Ungkap Rekaman CCTV terkait Kasus Tewasnya Wartawan di Hotel Jakbar
Arus Balik di Pelabuhan Bakauheni Padat, Polda Lampung Terapkan Delay System
Tidak Sholat tapi Ngaku Salah, Apakah Itu Baik? Hal Tak Terduga Diungkap Gus Baha
Hasil Liga Inggris: Manchester United vs Manchester City Berakhir Tanpa Pemenang
Skenario Timnas Indonesia Lolos ke Babak Gugur Piala Asia U-17 2025 Plus Rebut Tiket Piala Dunia U-17 2025: Wajib Penuhi 2 Syarat
Fakta-Fakta Kasus Tewasnya Wartawan di Hotel Jakbar