Bulan Kemerdekaan, PDIP Jadikan Momentum Keberpihakan ke Wong Cilik

Kader PDIP di tingkat akar rumput menekankan pentingnya mengawal kembali kepentingan wong cilik atau kaum marhaen dalam kancah perpolitikan di Tanah Air.

oleh Yusron Fahmi diperbarui 21 Agu 2020, 10:56 WIB
Diterbitkan 21 Agu 2020, 06:46 WIB
Megawati Ajak Kader dan Simpatisan Tidak Golput
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Ketua DPP PDIP Puan Maharani saat menghadiri kampanye rapat umum di Solo, Jawa Tengah, Minggu (31/3). Kampanye yang dihadiri ribuan kader PDIP Se-Jawa Tengah untuk membuktikan kader dan simpatisan bersatu. (Liputan6.com/HO/Iwan)

Liputan6.com, Jakarta - Kader PDIP di tingkat akar rumput menekankan pentingnya mengawal kembali kepentingan wong cilik atau kaum marhaen dalam kancah perpolitikan di Tanah Air.

Pesan itu seperti disampaikan Sekretaris DPC PDIP Karanganyar, Jawa Tengah, Sri Harjono, dalam momentum peringatan bulan kemerdekaan atau Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 RI.  

Harjono mengatakan, perjuangan kemerdekaan tak lepas dari perjuangan rakyat di seluruh daerah di Tanah Air. Karenanya, Harjono mengatakan, seluruh kader PDIP mempunyai tugas untuk melanjutkan perjuangan terdahulu.

"Yakni terus meningkatkan keberpihakan kepada kaum marhaen," kata Harjono, Kamis (20/8/2020).

Keberpihakan kepada wong cilik, kata Harjono, secara konsisten dilakukan PDIP melalui tiga pilar partai. Tiga pilar tersebut yakni, kader di struktural partai dari tingkat terendah hingga pusat, kader yang duduk di legislatif dan kader yang menduduki jabatan eksekutif.

"Ketiga pilar ini harus dimaksimalkan untuk semakin meningkatkan keberpihakan kepada kaum marhaen," ucap Suharjono.

Ajaran Tri Sakti Bung Karno

Lebih lanjut, Harjono mengatakan, tujuan dari tiga pilar partai tak lain untuk mengamalkan ajaran Tri Sakti Bung Karno. Yakni berdaulat dalam politik, berdikari di bidang ekonomi dan berkepribadian dan kebudayaan.

"Sebagai kader partai kita harus memperjuangkan itu. Dengan Tri Sakti Bung Karno sebagai satu-satunya jalan untuk implementasikan Pancasila," kata Harjono.

Lanjutkan Membaca ↓
Loading

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya