Liputan6.com, Jakarta Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Puan Maharani mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas teror paket yang dialamatkan ke kantor media Tempo. Ia menegaskan, aksi teror itu tidak boleh terjadi karena mengancam kebebasan pers sesuai UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
“Aparat penegak hukum agar menindaklanjutinya dan menyelidikinya dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Baca Juga
Puan juga mengingatkan, jika ada pihak yang merasa keberatan dengan pemberitaan Tempo, sebaiknya menyampaikan laporan ke Dewan Pers.
Advertisement
“Kalau ada protes, ya sampaikan ke Dewan Pers, tidak perlu melakukan hal-hal seperti itu,” ujarnya.
Puan pun menegaskan bahwa tindakan anarkis tidak boleh dilakukan dalam menyikapi pemberitaan media.
“Aparat penegak hukum harus menyelidiki dan menuntaskan hal tersebut kepada siapapun,” tegasnya.
Sebagai informasi, Kantor Tempo menerima kiriman kepala babi dalam kardus berlapis styrofoam pada (19/3/2025). Paket itu ditujukan kepada Francisca Christy Rosana, wartawan desk politik dan host podcast Bocor Alus Politik.
Dua hari kemudian, Tempo kembali mendapat teror berupa paket berisi enam bangkai tikus, ditemukan oleh petugas kebersihan pada (22/3/2025).
Tempo telah melaporkan kejadian ini ke Mabes Polri pada (21/3/2025) dengan didampingi Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ). Polisi kini tengah menyelidiki kasus tersebut.
Perintahkan Kabareskrim Selidiki
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memerintahkan Kabareskrim untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait dugaan teror yang menimpa wartawan Tempo, Francisca Christy Rosana atau biasa disapa Cica.
Kantor media Tempo mendapat kiriman kepala babi pada 19 Maret 2025. Kiriman itu dibungkus kotak kardus yang dilapisi styrofoam.
"Saya sudah perintahkan Kabareskrim untuk melaksanakan penyelidikan lebih lanjut," ujar Jenderal Pol. Listyo Sigit di Medan, Sabtu malam (22/3/2025) dilansir Antara.
Kapolri mengatakan bahwa pihaknya akan memberikan pelayanan terbaik untuk menindaklanjuti hal tersebut.
(*)
Advertisement
