Saat Pandemi COVID-19, Harta Kekayaan Gubernur Sumsel Melejit Tinggi

Harta kekayaan Gubernur Sumsel Herman Deru melejit tinggi di masa pandemi COVID-19.

oleh Nefri Inge diperbarui 14 Sep 2021, 21:30 WIB
Diterbitkan 14 Sep 2021, 21:30 WIB
3 Alasan Kenapa Rabu Kemarin Rupiah Menguat
Ilustrasi dana BLT

Liputan6.com, Palembang - Berdasarkan data yang dibeberkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), sebanyak 70,3 persen harta kekayaan para pejabat negara naik, selama satu tahun terakhir di masa Pandemi COVID-19.

Melejitkan harta kekayaan tersebut, juga dialami oleh Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru, yang mencapai angka ratusan juta.

Dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) ke KPK periodik 2020, harta Gubernur Sumsel Herman Deru mencapai Rp 38.2 Miliar, atau naik Rp. 800 juta dibandingkan tahun 2019 senilai Rp 37,4 Miliar.

Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan, jika harta kekayaan pejabat menaik, bukan berarti ada penumpukan kekayaan di sana.

"Kalau nilai aset naik, bukan berarti pejabat numpuk kekayaan, kenapa naik mungkin tanah yang tidak terurus di masa pandemi COVID-19 kembali diurus, sehingga ada penaikan nilai," ucap Gubernur Sumsel, Selasa (14/9/2021).

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:


Aset Pejabat

Sanksi Denda Bagi Pelanggar Protokol Kesehatan di Sumsel, Berapa Biayanya?
Gubernur Sumsel Herman Deru akan menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) tentang sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan di Sumsel (Dok. Humas Pemprov Sumsel / Nefri Inge)

Jika aset tersebut naik, dia menilai kemungkinan pejabat tersebut mempergunakan asetnya selama pandemi COVID-19.

"Itu kalau aset, Tapi kalau uang yang nambah, itu baru ditanyakan," ucapnya.

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya