Korban Terakhir Kecelakaan Truk Ditemukan, 15 Nyawa Melayang di Sungai Segeti Kabupaten Pelalawan

Korban terakhir kecelakaan truk PT Empat Ras Bersaudara di Sungai Segeti, Kabupaten Pelalawan akhirnya ditemukan sehingga total 15 nyawa melayang.

oleh Syukur Diperbarui 24 Feb 2025, 15:53 WIB
Diterbitkan 24 Feb 2025, 15:52 WIB
Evakuasi korban meninggal kecelakaan truk pekerja PT Empat Ras Bersaudara di Sungai Segeti Kabupaten Pelalawan.
Evakuasi korban meninggal kecelakaan truk pekerja PT Empat Ras Bersaudara di Sungai Segeti Kabupaten Pelalawan. (Liputan6.com/M Syukur)... Selengkapnya

Liputan6.com, Pekanbaru - Pencarian tim gabungan terhadap korban hilang di Sungai Segeti, Kabupaten Pelalawan, Riau, membuahkan hasil. Korban terakhir yang sempat dinyatakan hilang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Dengan demikian, kecelakaan maut di jalan koridor PT Nusa Wana Raya (NWR) itu menyebabkan 15 orang meninggal dunia, termasuk sopir. Korban terakhir ditemukan pada Senin, 24 Februari 2025, sekitar pukul 13.00 WIB.

"Korban terakhir sudah ditemukan," kata Iqbal.

Korban terakhir dimaksud merupakan balita berumur 4 tahun, Arman Mendrova. Jasadnya ditemukan terapung tak jauh dari lokasi truk pekerja milik PT Empat Ras Bersaudara tersebut tercebur ke Sungai Segeti.

Para korban sudah dibawa tim gabungan ke fasilitas kesehatan setempat. Selanjutnya akan diserahkan ke pihak keluarga jika prosedur usai evakuasi sudah dilalui semua.

Truk nahas tersebut tercebur ke sungai pada Sabtu siang, 22 Februari 2025. Truk bermuatan 32 orang (termasuk sopir) diduga melaju kencang di jalanan sehingga oleng.

Truk menabrak pembatas jembatan di atas Sungai Segeti dan masuk ke air. Truk sudah dievakuasi pada Minggu siang, 23 Februari 2025.

Iqbal meminta pihak perusahaan bertanggungjawab atas kejadian ini. Perusahaan diminta melakukan pendekatan kemanusiaan, baik kepada korban selamat ataupun meninggal dunia.

"Begitu juga dengan keluarga yang ditinggalkan, saya dorong perusahaan sekuat-kuatnya bertanggungjawab, lakukan unsur-unsur kemanusiaan," tegas Iqbal.

 

*** Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Data Korban

Berikut data korban selamat dan meninggal dunia.

 

Korban Selamat 

1. Juventus (anak-anak).

2. Febri (anak-anak).

3. Wia (anak-anak).

4. Berkat (anak-anak).

5. Yerniwati (dewasa).

6. Arkian Zebua (dewasa).

7. Yasman Gulo (dewasa).

8. Novayanti (dewasa).

9. Taogomano (dewasa).

10. Nenek Seja (dewasa).

11. Ina Nove (dewasa).

12. Epriniwati (dewasa).

13. Dameria (dewasa).

14. Jelisman (dewasa).

15. Otonius (dewasa).

16. Yantonius (dewasa).

17. Melianus (dewasa).

 

Korban meninggal dunia 

 

1. Cahaya (anak-anak).

2. Tri (anak-anak).

3. Cel (anak-anak).

4. Maranata (dewasa).

5. Solina (dewasa).

6.Yaman Hulu (proses pendataan Inafis).

7. Arman (anak-anak).

8. Amel (anak-anak).

9. Noel (anak-anak).

10. Wilda (anak-anak).

11. Ciras (anak-anak).

12. Aferius (dewasa).

13. Yusnidar (dewasa).

14. Yasani

(dewasa).

15. Setia Murni (dewasa).

Lanjutkan Membaca ↓
Loading

Video Pilihan Hari Ini

EnamPlus

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya