Liputan6.com, Lampung - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional (Divre) IV Tanjungkarang memastikan kesiapan operasional menjelang musim mudik Lebaran 2025. Untuk menjamin keselamatan perjalanan kereta api, KAI telah melakukan pemetaan terhadap 22 titik rawan atau Daerah Perhatian Khusus (Dapsus) di wilayah operasionalnya.
Manager Humas KAI Divre IV Tanjungkarang, Azhar Zaki Assjari, mengungkapkan bahwa titik rawan tersebut terdiri dari enam lokasi rawan longsor, 11 titik amblesan, empat titik banjir, dan satu titik dengan bangunan berisiko.
Advertisement
Baca Juga
"Salah satu penyebab munculnya titik rawan ini adalah alih fungsi lahan di sekitar jalur rel, misalnya dari hutan dengan pohon keras menjadi perkebunan," kata Zaki, Selasa (25/2/2025).
Advertisement
Untuk mengantisipasi potensi gangguan, KAI menyiapkan Alat Material Untuk Siaga (AMUS) di beberapa lokasi strategis, seperti Stasiun Baturaja, Martapura, Kotabumi, Rejosari, dan Tanjungkarang.
Peralatan ini mencakup batu balas, bantalan rel, pasir, karung, besi untuk jembatan, serta alat penambat rel guna mempercepat penanganan jika terjadi gangguan di jalur rel.
"Selain itu, KAI juga meningkatkan penjagaan di perlintasan sebidang ilegal dengan menggandeng berbagai pihak, termasuk masyarakat sekitar," terangnya.
Tiket KA Rajabasa Laris, 69% Kursi Sudah Terjual
KAI Divre IV Tanjungkarang telah membuka pemesanan tiket KA Rajabasa relasi Tanjungkarang -Â Kertapati PP untuk masa Angkutan Lebaran 2025 sejak 4 Februari lalu. Hingga Selasa (25/2/2025), sebanyak 16.108 tiket telah terjual, atau sekitar 69% dari total 23.320 tiket yang disediakan.
"Antusiasme masyarakat cukup tinggi dalam menggunakan transportasi kereta api untuk mudik Lebaran," jelasnya.
Ia menambahkan, tiket KA Rajabasa untuk keberangkatan 21-23 Maret masih tersedia, dengan rincian 582 kursi untuk 21 Maret, 188 kursi untuk 22 Maret, dan 82 kursi untuk 23 Maret. Sementara itu, tiket keberangkatan 24 Maret hingga 5 April 2025 telah habis terjual.
Pemesanan tiket kereta api jarak jauh untuk arus balik Lebaran 2025 juga dilakukan secara bertahap sesuai jadwal. KAI mengimbau pelanggan untuk merencanakan perjalanan lebih awal dan membeli tiket melalui aplikasi Access by KAI atau kanal resmi lainnya demi menghindari penipuan dan menjaga keamanan data pribadi.
Selain itu, dengan diberlakukannya Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2025, pelanggan diminta memperhatikan jadwal keberangkatan agar tidak mengalami keterlambatan.
"Dengan semangat Asta Cita, KAI berkomitmen menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, dan berkesan bagi seluruh pelanggan selama masa Angkutan Lebaran 2025," pungkasnya.
Â
Advertisement
