Apa yang Mendorong Tren Debut Artis K-Pop Asal Asia Tenggara?

Selain Thailand, Indonesia kini juga menjadi kekuatan baru di industri K-Pop.

oleh Zulfa Ayu Sundari Diperbarui 24 Mar 2025, 21:00 WIB
Diterbitkan 24 Mar 2025, 21:00 WIB
Carmen Hearts2Hearts. (SM Entertainment via Instagram/ hearts2hearts)
Carmen Hearts2Hearts. (SM Entertainment via Instagram/ hearts2hearts)... Selengkapnya

Liputan6.com, Jakarta K-pop terus berkembang dan beradaptasi dengan audiensnya. Pada 2010-an, agensi hiburan Korea Selatan mulai merekrut talenta dari Tiongkok dan Jepang untuk memperluas jangkauan mereka. Kini, sorotan beralih ke Asia Tenggara, kawasan yang semakin berpengaruh dalam industri hiburan Korea.

Awalnya didominasi oleh idola asal Thailand, kini semakin banyak agensi yang merekrut bakat dari Indonesia, Vietnam, dan Filipina. Langkah ini diambil untuk merespons besarnya pengaruh Asia Tenggara dalam pertumbuhan industri K-pop. Selain soal talenta, faktor utama lainnya adalah jumlah penggemar yang besar dan sangat aktif.

Dengan jutaan penggemar yang terlibat, ekosistem digital yang berkembang pesat, dan pertumbuhan ekonomi yang stabil, Asia Tenggara menjadi pendorong utama ekspansi K-pop. Selain jumlah penggemar yang besar, kekuatan media sosial di kawasan ini juga menjadi faktor utama dalam mendorong popularitas K-pop secara global.

Dikutip dari The Korea Herald, Senin (24/3/2025) Asia Tenggara memiliki lebih dari 630 juta penduduk dan mengalami pertumbuhan ekonomi yang pesat, dengan peningkatan Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 4 hingga 5 persen per tahun. Konektivitas digital yang tinggi turut memperkuat posisi kawasan ini sebagai pasar utama K-pop.

"Ketika sesuatu menjadi viral di TikTok Asia Tenggara, sering kali tren itu menyebar ke luar Asia. Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan hiburan mulai menyadari pentingnya pemasaran viral berbasis konten pendek,” kata kritikus musik Lim Hee-yun.

Sebagai contoh, band indie Korea Wave to Earth awalnya kurang dikenal di negara asalnya, tetapi setelah viral di Thailand, mereka kini menjalani tur dunia.

"Mereka bahkan memiliki lebih banyak pengikut di Spotify dibandingkan IU. Agensi K-pop, yang sangat bergantung pada analisis data, tentu menyadari tren ini dan terus mengoptimalkan strategi mereka,” tambah Lim.

Promosi 1

Kebiasaan Konsumsi Fans di Asia tenggara

Menurut laporan Year on TikTok 2023, lima dari sepuluh artis global terpopuler di TikTok adalah artis K-pop, termasuk Blackpink, BTS, Enhypen, Le Sserafim, dan NewJeans. Tren ini semakin menguat pada 2024, dengan K-pop menduduki tujuh dari sepuluh posisi teratas.

Studi yang dilakukan oleh TikTok dan perusahaan riset pasar Kantar pada 2024 juga menunjukkan bahwa pengguna TikTok di Indonesia, Thailand, dan Vietnam lebih banyak menghabiskan uang untuk produk budaya Korea dibandingkan pengguna non-TikTok.

"Di Indonesia, 3 dari 5 orang membayar untuk streaming musik Korea, dan 31 persen pengguna TikTok mengonsumsi K-pop setiap hari, atau 2,3 kali lebih banyak dibandingkan non-pengguna TikTok. Ini menunjukkan bahwa penggemar K-pop di Asia Tenggara bukan hanya konsumen, tetapi juga kreator konten yang mempercepat penyebaran K-pop ke seluruh dunia,” kata seorang pejabat TikTok Korea.

Thailand Pusat Talenta dan Indonesia Jadi Kekuatan Baru

Artis K-Pop dari Asia Tenggara yang sangat bersinar adalah Lisa. Member Blackpink asal Thailand ini diketahui sangat sukses dan menonjol. Sejak debut di bawah YG Entertainment pada 2016, Lisa telah menjadi salah satu figur paling berpengaruh di K-pop.

Bahkan, Guinness World Records mengakui Lisa sebagai artis K-pop dengan jumlah pengikut Instagram terbanyak, yaitu lebih dari 105 juta.

Indonesia kini juga menjadi kekuatan baru di industri K-Pop. Bulan lalu, SM Entertainment mendebutkan Carmen, member asal Indonesia dari Hearts2Hearts, menjadikannya trainee pertama dari Indonesia yang bergabung dengan salah satu dari “Big Four” agensi K-pop, yaitu SM Entertainment, JYP Entertainment, YG Entertainment, dan Hybe.

Beberapa pihak berspekulasi bahwa pemilihan Carmen adalah strategi untuk menarik pasar Indonesia, tetapi SM Entertainment membantah hal tersebut.

“Ini bukan soal menargetkan Indonesia. Carmen dipilih sebagai vokalis karena suaranya cocok dengan grup, bukan karena kewarganegaraannya,” ujar seorang pejabat SM Entertainment.

Talenta dari Vietnam dan Filipina

Idol K-pop asal Vietnam dan Filipina juga mulai mendapatkan tempat di industri ini. Idol asal Vietnam yang paling dikenal adalah Hanni dari NewJeans, meskipun ia lahir di Australia dan memiliki kewarganegaraan ganda.

Hanbin dari Tempest dan Kien dari ARrC adalah dua idol pria pertama asal Vietnam yang debut di industri K-pop, masing-masing pada Maret 2022 dan Agustus 2024. Sementara itu, Filipina juga semakin mendapatkan representasi dengan debut dua idol rookie, Elisia dan Gehlee, dalam grup UNIS pada Maret 2024.

Lanjutkan Membaca ↓
Loading

Video Pilihan Hari Ini

Produksi Liputan6.com

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya