Liputan6.com, Jakarta - PT Hutama Karya (Persero) mengajukan b (PMN) Rp 3 triliun untuk membiayai dua proyek jalan tol Trans Sumatera.
Direktur Utama Hutama Karya I Gusti Ngurah Putra mengatakan, dari empat ruas tol trans Sumatera yang digarap Hutama Karya hanya dua yang dibiayai PMN 2016. Yaitu, ruas Palembang-Indralaya dan Bakauheni-Terbanggi Besar.
Palembang-Indralaya pembebasan tanah ditargetkan selesai 2016 sehingga penyelesaian pertengahan 2017.Ruas Tol Bakauheni-Terbanggi pembebasan lahan ditargetkan pertengahan 2016, sehingga dapat selesai 2018.
"Hutama Karya akan memprioritaskan PMN ruas Palembang- Indralaya dan ruas Bakauheni-Terbanggi Besar," kata Putra saat rapat kerja pengajuan PMN dengan Komisi VI DPR di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (27/8/2015).
Putra menyebutkan, PMN yang akan disuntik ke ruas Palembang-Indralaya sebesar Rp 1,512 triliun dan ruas Bakauheni-Terbanggi Besar Rp 1,488 triliun.
"Hutama Karya tidak layak secara finansial, maka perlu dukungan pemerintah syarat mutlak terealisasinya proyek Tol Trans Sumatera," pungkasnya.
Advertisement
(Pew/Ndw)