Liputan6.com, Jakarta Petenis tunggal putra Austria, Dominic Thiem, tampil sebagai juara US Open atau AS Terbuka 2020. Sukses ini membuat Thiem juga mencatat sejarah di turnamen Grand Slam.
Pada pertandingan final US Open, Thiem secara dramatis mengalahkan petenis Jerman, Alexander Zverev, di Arthur Ashe Stadium, Senin (14/9/2020) pagi WIB. Thiem menang dengan skor 2-6, 4-6, 6-4, 6-3, dan 7-6 (8-6).
Baca Juga
Barcelona Dapat Kabar Bahagia Soal Dani Olmo dan Pau Victor, LaLiga Tidak Terima dan Ajukan Banding
Link Live Streaming Piala Asia U-17 2025 Korea Selatan U17 vs Timnas Indonesia U17, Sebentar Lagi Kick-off
Susunan Pemain Korea Selatan U17 vs Timnas Indonesia U17: Nova Arianto Turunkan Kekuatan Terbaik
Pria berusia 27 tahun itu kini menjadi petenis putra kelahiran tahun 90-an pertama yang berhasil menjuarai turnamen Grand Slam.
Advertisement
Selain itu, Thiem juga mampu mendobrak tiga besar penguasa Grand Slam, yakni Roger Federer, Rafael Nadal dan Novak Djokovic setelah merebut gelar Grand Slam pertamanya
Usai menerima trofi Thiem tak bisa menyembunyikan kegembirannya. Ia mengaku bangga karena gelar Grand Slam pertama dalam kariernya adalah US Open.
Simak Video Menarik Berikut Ini
Perjalanan Karier
Thiem melakukan debut Grand Slam dalam Australia Open 2014 dengan mengalahkan Joao Sousa sebelum ditaklukkan Kevin Anderson pada babak kedua.
Kemudian, ia lolos ke final Grand Slam pertamanya di Roland Garros pada 2018, namun dikalahkan Rafael Nadal.
Advertisement
5 Gelar
Thiem menjuarai Masters 1000 pertamanya pada tahun berikutnya di Indian Wells setelah mengalahkan Roger Federer dalam final. Mengakhiri musim itu dengan lima gelar juara yang sama dengan Novak Djokovic.
Thiem dikalahkan oleh Nadal pada final French Open 2019 dan oleh Djokovic pada final Australia Open 2020.
Putri
Advertisement
