Berhasil Lepas Landas, Pilot Ini Abadikan Gelombang Tsunami Palu dari Udara

Sang pilot menemukan hal aneh di ketinggian 1.500 kaki.

oleh Camelia diperbarui 01 Okt 2018, 13:03 WIB
Diterbitkan 01 Okt 2018, 13:03 WIB
gelombang tsunami palu (foto: instagram/@icoze_ricochet)
gelombang tsunami palu (foto: instagram/@icoze_ricochet)

Liputan6.com, Jakarta - Warga Palu masih berduka atas bencana gempa dan tsunami yang terjadi pada Jumat (28/9/2018). Gempa magnitudo 7,4 membuat bangunan-bangunan roboh dan jalanan rusak parah.

Tak hanya itu, gempa juga mengakibatkan munculnya tsunami setinggi 3 meter. Tsunami menerjang pesisir Donggala dan meluluhlantakkan rumah-rumah di sekitarnya. Nyatanya detik-detik mencekam tsunami tersebut terekam melalui udara.

Video tersebut berhasil diabadikan seorang pilot dari maskapai Batik Air dengan rute penerbangan Palu-Makassar. Pilot bernama Ricosetta Mafella ini mengunggah video tersebut melalui akun Instagramnya @icoze_ricochet. Dia menceritakan kronologi penerbangannya sesaat sebelum gempa Palu terjadi.

Sang pilot menulis penerbangan dijadwalkan pada pukul 17.55 Wita. Meski begitu, dirinya meminta mempercepat waktu penerbangan. Pesawat Batik Air dengan ID 6231 akhirnya berhasil lepas landas pukul 17.52 Wita. Sesaat setelah take off, dirinya menyatakan telah terputus komunikasi dengan tower bandara yang ternyata telah hancur akibat gempa.

Meski tak merasakan gempa secara utuh, sang pilot menemukan hal aneh di ketinggian 1.500 kaki. Dari dalam kokpit ia melihat pesisir pantai Palu dan menangkap sebuah gelombang air yang aneh. Dirinya kemudian mengabadikannya dalam sebuah video berdurasi 10 detik. Gelombang aneh tersebut kemudian disebut-sebut sebagai gelombang tsunami yang siap menerjang pesisir Palu. Sekitar 832 jiwa menjadi korban atas bencana gempa serta tsunami di Palu-Donggala ini.

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.


Petugas ATC Bandara Tewas

Seorang petugas playanan navigasi penerbangan bernama Anthonius Gunawan Agung meninggal dunia sesaat setelah menjalankan tugasnya saat gempa di Palu, Sulawesi Tengah.
Seorang petugas playanan navigasi penerbangan bernama Anthonius Gunawan Agung meninggal dunia sesaat setelah menjalankan tugasnya saat gempa di Palu, Sulawesi Tengah. (Twitter AirNav)

Nyatanya di balik penerbangan pesawat ini ada seseorang yang berjasa besar. Dia adalah petugas ATC Anthonius Gunawan Agung yang memastikan pesawat lepas landas dengan aman.

Malangnya, pria 21 tahun ini tewas usai melompat dari menara saat gempa bumi mengguncang Palu setelah dia memastikan pesawat Batik Air yang kendalikan pilot Ricosetta terbang dengan selamat. Anthonius Gunawan akhirnya menghembuskan napas terakhir dalam masa perawatan setelah mengalami luka yang cukup berat di beberapa bagian tubuhnya.

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Video Pilihan Hari Ini

Video Terkini

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya