Liputan6.com, Jakarta - Suasana politik di Thailand kian tak kondusif. Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) pun mengeluarkan peringatan bagi warga negara Indonesia (WNI) yang akan berkunjung ke atau sedang berada di negara gajah putih itu.
Angkatan bersenjata Thailand telah mengumumkan pengambilalihan kekuasaan dari pemerintahan negara mulai 22 Mei sore kemarin. Sejak saat itu pun ada pemberlakuan jam malam di Thailand, yakni dari pukul 22.00 malam hingga 05.00 pagi (waktu setempat).
Sehubungan dengan kondisi tersebut dan untuk mengantisipasi situasi politik yang semakin tidak menentu, KBRI Bangkok mengeluarkan 5 peringatan untuk WNI. Pertama, seluruh WNI menjauhi tempat-tempat demonstrasi atau titik berkumpulnya massa, terutama pada malam hari, dan tetap memantau perkembangan situasi di sekitar secara seksama. Selain itu, bila melihat pergerakan massa, sebaiknya segera menghindar ke tempat yang lebih aman.
Kedua, untuk para turis (WNI) yang sedang berada di Thailand, jangan meninggalkan tempat tinggal atau penginapan jika tidak ada keperluan mendesak, terutama pada malam hari. Ketiga, hindari penggunaan atribut atau pakaian berwarna merah, kuning, dan hitam yang bisa disalahtafsirkan sebagai anggota atau bagian dari kelompok tertentu di Thailand yang sedang bertikai.
Keempat, WNI harus selalu membawa kartu identitas diri di mana pun berada. Kelima, WNI perlu mengikuti perkembangan informasi selanjutnya dari KBRI Bangkok dari waktu ke waktu.
"Bila anda mengalami masalah terkait kondisi di Thailand, segera hubungi KBRI Bangkok. Nomor telepon yang dapat dihubungi adalah: 0929-031103; 0929-951595; 0929-951596, dan website KBRI Bangkok di www.kemlu.go.id/bangkok, atau www.facebook.com/komunitas indonesia di thailand."
Saat ini, KBRI Bangkok telah membentuk tim bekerjasama dengan masyarakat dan mahasiswa Indonesia untuk memberikan informasi dan bantuan yang diperlukan bagi WNI terkait situasi politik yang sedang berlangsung di Thailand, khususnya Bangkok. (Ant)
Kudeta di Thailand, KBRI Keluarkan 5 Peringatan untuk WNI
Seluruh WNI diperingatkan untuk menjauhi tempat-tempat demonstrasi atau titik berkumpulnya massa, terutama pada malam hari.
Diperbarui 23 Mei 2014, 09:37 WIBDiterbitkan 23 Mei 2014, 09:37 WIB
Sejak 20 Mei 2014, Angkatan Bersenjata Thailand memberlakukan situasi darurat militer di seluruh wilayah negara yang berjuluk negeri gajah putih, (22/5/2014). (AFP PHOTO/Manan Vatsyayana)... Selengkapnya
Advertisement
Video Pilihan Hari Ini
Produksi Liputan6.com
powered by
POPULER
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Berita Terbaru
Respons Kemlu RI Soal Penerapan Tarif Resiprokal AS yang Diterapkan Donald Trump Termasuk ke Indonesia
Strategi Indonesia Hadapi Kebijakan Tarif Resiprokal Amerika Serikat
Timnas Indonesia Cetak Sejarah di Ranking FIFA usai Kualifikasi Piala Dunia 2026
PKB: Tarif AS Alarm Serius, Pemerintah Harus Respons dengan Berani
10 Cara Memaafkan Orang yang Sulit Dimaafkan, Move On dari Rasa Sakit
Angkot Tak Beroperasi hingga 7 April 2025 Saat Libur Lebaran, Jalur Puncak Bogor Lancar Tanpa Hambatan
Hongaria Nyatakan Keluar dari ICC Saat PM Israel Kunjungi Budapest
Kapolres Bandara Soetta Patroli Saat Arus Balik Lebaran 2025
Tips Cerdas Menghadapi Pria yang Suka Love Bombing, Jangan Sampai Tertipu
Klub Liga Italia Bologna Tertarik Gaet Dua Bek Timnas Indonesia
Nintendo Switch 2 Rilis Juni 2025, Intip Bocoran Spesifikasi dan Harganya
6 Peristiwa Penting di Bulan Syawal dalam Sejarah Islam, Penuh Peristiwa Penting dan Berkah