Waspada, 7 Warna Kotoran Hewan Peliharaan Cerminan Masalah Kesehatannya

Ada baiknya melakukan pengecekan warna pada kotoran hewan peliharaan, sebab ini menggambarkan kondisi kesehatannya.

oleh Teddy Tri Setio Berty diperbarui 26 Jan 2021, 20:10 WIB
Diterbitkan 26 Jan 2021, 20:10 WIB
Jenis Anjing Kecil Lucu
Maltese / Sumber: Pixabay

Liputan6.com, Jakarta - Tahukah, kotoran hewan peliharaan Anda berhubungan langsung dengan masalah kesehatan.

Hanya dengan melihatnya, Anda dapat memahami bagaimana hewan peliharaan Anda bereaksi terhadap makanan dan yang paling penting, apakah ia mengalami suatu masalah.

Berbagai penyakit bahkan dapat dicegah dan diidentifikasi hanya dengan memeriksa kotoran. Bright Side memaparkan sejumlah contoh dari permasalahan tersebut.

Dikutip dari laman Brightside.me, Senin (25/1/2021), berikut 7 warna kotoran pada hewan yang bisa menunjukkan permasalahan pada kesehatannya:

 


1. Kotoran yang sehat

Ilustrasi Anjing Labrador
Ilustrasi Anjing Labrador. (Liputan6/Pixabay)

Untuk memahami apa arti kotoran hewan peliharaan Anda dalam hal kesehatan, pertama-tama kita harus memahami seperti apa bentuk normalnya.

Kotoran yang sehat harus berwarna cokelat, lembab, dan konsisten, dengan bau yang ringan. Itu berarti usus hewan Anda normal dan bekerja dengan baik.

 


2. Kotoran hijau

Ilustrasi Anjing Labrador
Ilustrasi Anjing Labrador. (Liputan6/Pixabay)

Kotoran yang tampak hijau dapat berarti bahwa hewan peliharaan Anda makan terlalu banyak rumput, memiliki masalah yang berhubungan dengan kandung empedu, memiliki parasit (terutama salmonella), atau menderita masalah pencernaan lainnya.


3. Kotoran hitam atau gelap

Ilustrasi Anak Anjing
Ilustrasi anak anjing (dok. Pixabay.com/3194556/Putu Elmira)

Jika kotoran anjing terlihat seperti lembab dan gelap, ini mungkin tanda kehati-hatian.

Kotoran hitam biasanya berarti ada luka di dalam usus dan perut dan mungkin mengeluarkan darah, membuat tinja terlihat gelap.

Jika Anda mengidentifikasi ini, mengunjungi dokter hewan adalah ide yang bagus.

 


4. Kotoran kuning

Ilustrasi Kucing
Kucing warna oranye cenderung dikaitkan pada perilaku ramah (dok. Pexels/Pixabay/Brigitta Bellion)

Kotoran yang tampak kuning mungkin menunjukkan bahwa hewan peliharaan Anda mungkin mengalami intoleransi makanan.

Warna ini juga bisa menjadi sinyal bahwa ada yang salah dengan hati hewan peliharaan, pankreas, kandung empedu, atau ususnya, karena tinja bergerak terlalu cepat melalui saluran pencernaan.

 


5. Kotoran putih

Kucing
Ilustrasi Kucing (pixabay.com)

Putih adalah warna yang tidak umum untuk kotoran. Ini dapat disebabkan oleh 2 hal, baik masalah diet atau hati.

Jika hewan peliharaan Anda menjalani pola makan mentah, kelebihan kalsium (dari telur atau tulang) dapat menyebabkan warna kotoran menjadi putih.

Hewan peliharaan Anda mungkin juga memiliki masalah hati atau kandung empedu, karena empedu (yang berubah menjadi coklat kotoran) mungkin tidak mencapai usus.

 


6. Kotoran abu-abu

Ilustrasi Kucing
Ilustrasi Kucing (pixabay.com)

Apakah Anda memperhatikan tinja berwarna abu-abu, kecil, dan tampak kering?

Teman berbulu Anda mungkin sembelit atau mengalami masalah pencernaan. Jika ini terjadi, anjing Anda bisa mengalami dehidrasi.

Untuk mengatasi masalah tersebut, tambahkan air ke makanan anjing dan dorong dia untuk minum. Jika masalah berlanjut, membawa hewan peliharaan Anda ke dokter hewan untuk pemeriksaan kesehatan pada pankreasnya adalah ide yang bagus.

 


7. Kotoran dengan guratan merah

Ilustrasi Kucing
Ilustrasi Kucing (pixabay.com)

Garis-garis merah adalah tanda darah segar. Ini bisa menjadi indikasi dari berbagai masalah, seperti parvovirus, parasit, diet, gastroenteritis hemoragik, atau cedera di dekat area rektal.

Jika Anda melihat ini, bawalah hewan peliharaan Anda ke dokter hewan untuk menyelidiki sumber darahnya, pastikan anjing Anda menerima perawatan yang tepat.

Lanjutkan Membaca ↓
Loading

Video Pilihan Hari Ini

Video Terkini

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya