Waktu Pembayaran Bayar Zakat Fitrah, Jangan Sampai Terlambat

Ketahui waktu wajib, sunnah, makruh, dan hukum membayar zakat fitrah agar ibadahmu bernilai sempurna dan tepat waktu.

oleh Fitriyani Puspa Samodra Diperbarui 28 Feb 2025, 11:00 WIB
Diterbitkan 28 Feb 2025, 11:00 WIB
Ilustrasi zakat fitrah
Ilustrasi zakat fitrah. (Image by Freepik)... Selengkapnya

Liputan6.com, Jakarta Zakat fitrah merupakan kewajiban penting bagi umat Muslim yang harus ditunaikan setiap tahun menjelang akhir bulan Ramadhan. Pembayaran zakat fitrah ini memiliki aturan waktu khusus yang telah diatur dalam hukum Islam.

Para ulama telah membagi waktu pembayaran zakat fitrah menjadi beberapa kategori berdasarkan keutamaannya waktu wajib, waktu sunnah, waktu mubah, waktu makruh, dan waktu haram.

Pemahaman tentang waktu-waktu pembayaran zakat fitrah ini penting bagi umat Muslim untuk memastikan bahwa mereka menunaikan kewajiban ini dengan cara yang paling baik dan sesuai dengan tuntunan syariat Islam. Artikel ini akan membahas lebih lanjut tentang rincian waktu-waktu tersebut, termasuk dalil-dalil yang mendasarinya dan pendapat dari berbagai ulama terkemuka. 

Berikut ulasannya yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Jumat (28/2/2025).

Promosi 1

Tuntunan Pembayaran Zakat

Kewajiban berzakat, sebegamaimana yang telah difirmankan oleh Allah SWT dalam Al-Quran Surat Al-Baqarah (43):

وَأَقِيمُوا۟ ٱلصَّلَوٰةَ وَءَاتُوا۟ ٱلزَّكَوٰةَ وَٱرْكَعُوا۟ مَعَ ٱلرَّٰكِعِينَ

Artinya: Dan dirikanlah salat, tunaikanlah zakat dan ruku’lah beserta orang-orang yang ruku’.

Dalam hadits Riwayat Bukhari Muslim disebutkan, “Rasulullah SAW mewajibkan zakat fitrah satu sha’ kurma atau satu sha’ gandum atas umat muslim; baik hamba sahaya maupun merdeka, laki-laki maupun perempuan, kecil maupun besar. Beliau saw memerintahkannya dilaksanakan sebelum orang-orang keluar untuk shalat.” (HR Bukhari Muslim)

Hadits ini memberikan beberapa poin penting terkait zakat fitrah:

  1. Kewajiban: Zakat fitrah diwajibkan atas setiap jiwa muslim, baik laki-laki maupun perempuan, merdeka maupun hamba sahaya, dewasa maupun anak-anak.
  2. Jumlah: Satu sha' kurma atau satu sha' gandum merupakan jumlah yang diwajibkan.
  3. Waktu: Pembayaran zakat fitrah harus dilakukan sebelum shalat Idul Fitri.

Berdasarkan dalil tersebut, jelas bahwa zakat fitrah merupakan kewajiban bagi setiap muslim. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya zakat fitrah sebagai bentuk ibadah dan kepedulian sosial.

Lebih lanjut, dikutip dari website Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), zakat fitrah diartikan sebagai zakat yang diwajibkan atas setiap jiwa muslim pada bulan Ramadhan menjelang Idul Fitri.

Zakat fitrah memiliki beberapa makna:

  1. Ritual Penyucian: Zakat fitrah sebagai bentuk penyucian diri dari dosa-dosa yang dilakukan selama bulan Ramadhan.
  2. Ekspresi Kepedulian: Zakat fitrah menunjukkan kepedulian terhadap individu yang kurang mampu dan berbagi kebahagiaan saat merayakan Idul Fitri bersama.

Dengan demikian, zakat fitrah merupakan ibadah yang memiliki nilai spiritual dan sosial yang tinggi. Hal ini menjadikan zakat fitrah sebagai salah satu rukun Islam yang perlu dilaksanakan dengan penuh kesadaran dan keikhlasan.

Waktu Pembayaran Zakat Fitrah Menurut Hukum Islam

Waktu pembayaran zakat fitrah memiliki beberapa tingkatan, mulai dari yang mubah hingga yang haram.

Mubah

Waktu mubah adalah sejak awal hingga akhir Ramadhan. Artinya, tidak dilarang untuk membayar zakat fitrah sebelum masuk bulan Ramadhan.

Wajib

Waktu wajib jatuh pada akhir Ramadhan dan awal Syawwal. Kewajiban membayar zakat fitrah berlaku bagi orang yang mengalami hidup pada sebagian waktu Ramadhan dan sebagian waktu Syawwal, meskipun sejenak.

Sunnah

Waktu sunnah adalah sebelum shalat Idul Fitri berlangsung, sejak malam takbiran hingga pagi sebelum shalat Id. Pembayaran zakat fitrah di waktu ini merupakan waktu yang dianjurkan.

Makruh

Waktu makruh adalah setelah shalat Idul Fitri hingga tanggal 1 Syawwal berakhir atau pada waktu maghrib Hari Raya Idul Fitri. Tapi, Pembayaran zakat fitrah di waktu ini kurang dianjurkan.

Haram

Waktu haram adalah setelah tanggal 1 Syawwal berakhir. Pembayaran zakat fitrah di waktu ini tidak sah dan tidak dianggap sebagai zakat fitrah.

Dasar Hukum

Semua ketentuan waktu pembayaran zakat fitrah ini didasarkan pada hadits Nabi Muhammad yang diriwayatkan Abu Dawud dan Ibnu Majah. Hadits ini berbunyi, “Rasulullah mewajibkan zakat fitrah sebagai penyucian bagi orang yang berpuasa dari ucapan sia-sia dan ucapan keji, dan sebagai sarana memberikan makanan bagi orang miskin. Siapa saja yang membayarnya sebelum shalat Id, maka ia adalah zakat yang diterima. Tetapi siapa saja yang membayarnya setelah shalat Id, maka ia terhitung sedekah sunnah biasa.”

Keutamaan dan Tujuan Zakat Fitrah

Salah satu keutamaan utama zakat fitrah adalah membersihkan diri dari dosa-dosa kecil. Oleh karena itu, sangat dianjurkan untuk membayar zakat fitrah tepat waktu dan melalui lembaga amil zakat resmi untuk memastikan penyaluran yang tepat sasaran.

Selain itu, membayar zakat fitrah juga merupakan bentuk kepedulian sosial dan mempererat tali silaturahmi antar sesama muslim. Dengan memahami waktu dan tata cara pembayaran zakat fitrah yang benar, kita dapat menunaikan kewajiban ini dengan sempurna dan penuh keberkahan.

Waktu wajib untuk membayar zakat fitrah adalah sejak terbenamnya matahari pada akhir bulan Ramadhan hingga sebelum pelaksanaan shalat Idul Fitri. Namun, waktu yang paling utama (sunnah) adalah membayarkannya pada pagi hari raya Idul Fitri sebelum shalat Idul Fitri dilaksanakan. Jika melewati batas waktu tersebut, zakat fitrah menjadi batal dan harus diganti dengan membayar fidyah.

Pembayaran zakat fitrah dapat dilakukan secara langsung kepada mustahik (penerima zakat) atau melalui lembaga amil zakat. Pembayaran melalui lembaga zakat sangat dianjurkan karena lebih terorganisir dan memastikan zakat tepat sasaran. Jangan lupa untuk berniat dengan ikhlas ketika membayar zakat fitrah.

Kesimpulan

Waktu yang paling utama dan dianjurkan untuk membayar zakat adalah sebelum shalat Idul Fitri. Membayar zakat fitrah tepat waktu tidak hanya memenuhi kewajiban agama, tetapi juga memiliki keutamaan tersendiri dan memberikan manfaat bagi sesama. Mari kita manfaatkan momentum Ramadhan untuk meningkatkan kualitas ibadah dan kepedulian sosial dengan menunaikan zakat fitrah tepat waktu.

Lanjutkan Membaca ↓
Loading

Video Pilihan Hari Ini

EnamPlus

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya