Liputan6.com, Jakarta Sholat merupakan tiang agama dalam kehidupan seorang muslim. Selain sholat wajib yang lima waktu, Islam juga menganjurkan umatnya untuk mengerjakan sholat sunah guna menambah pahala dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Salah satu sholat sunah yang dianjurkan adalah sholat sunah rawatib, yang terdiri dari sholat qobliyah (sebelum) dan ba'diyah (sesudah) sholat fardhu, termasuk sholat Isya.
Advertisement
Baca Juga
Advertisement
Sholat qobliyah Isya dan ba'diyah Isya merupakan bagian dari sholat sunah rawatib yang memiliki banyak keutamaan. Dalam kitab Nihayatuz Zain karya Syekh Nawawi al-Bantani, disebutkan bahwa sholat sunah rawatib sangat dianjurkan karena memiliki manfaat luar biasa bagi yang mengerjakannya. Rasulullah SAW sendiri senantiasa melaksanakan sholat sunah rawatib sebagai bagian dari ibadah beliau.
Keutamaan sholat sunah rawatib, termasuk qobliyah Isya dan ba'diyah Isya, telah dijelaskan dalam berbagai hadis. Oleh karena itu, memahami dan mengamalkan sholat qobliyah Isya dan ba'diyah Isya menjadi hal yang sangat penting bagi seorang muslim. Berikut niat sholat qobliyah Isya dan Ba'diyah Isya yang Liputan6.com rangkumdari berbagai sumber, Rabu (2/4/2025).
Bacaan Niat Sholat Qobliyah Isya
Sebelum mengerjakan sholat, seorang muslim harus menetapkan niat dalam hati. Meskipun tidak wajib dilafazkan, banyak orang tetap melafalkan niat sebelum sholat agar lebih mantap.
أَصَلَّى سُنَّةَ الْعِشَاءِ رَكْعَتَيْن قَبْلِيَةً لِلَّهِ تَعَالَى
Usholli sunnatal 'isya-i rak'ataini qabliyatan lillaahi ta'ala.
Artinya: Aku niat sholat sunah sebelum Isya dua rakaat karena Allah Ta'ala.
Bacaan Niat Sholat Ba'diyah Isya
اُصَلِّيْ سُنَّةَ الْعِشَاءِ رَكْعَتَيْنِ بَعْدِيَّةً مُسْتَقْبِلَ اْلقِبْلَةِ اَدَاءً لِلَّهِ تَعَالَى
Usholli sunnatal 'isya-i rak'ataini ba'diyyatan mustaqbilal qiblati ada-an lillaahi ta'ala.
Artinya: Aku niat sholat sunah sesudah Isya dua rakaat, menghadap kiblat, karena Allah Ta'ala.
Advertisement
Tata Cara Sholat Qobliyah dan Ba'diyah Isya
Dalam melaksanakan sholat sunnah rawatib, termasuk sholat qobliyah dan ba'diyah Isya, tempat pelaksanaannya memiliki keutamaan tersendiri. Menurut buku Super Lengkap Shalat Sunah karya Ubaidurrahim El-hamdy, tempat yang paling afdhal untuk melaksanakan sholat rawatib qobliyah dan ba'diyah adalah di rumah. Hal ini didasarkan pada kebiasaan Rasulullah SAW yang lebih sering melaksanakan sholat sunnah di rumahnya dibandingkan di masjid.
Rasulullah SAW mendorong umat Islam untuk memperbanyak ibadah sholat di rumah agar rumah-rumah mereka tidak seperti kuburan yang sepi dari ibadah. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari, Rasulullah SAW bersabda:
"Jadikanlah sholat (sunnah) kalian di rumah kalian. Janganlah jadikan rumah kalian seperti kuburan." (HR Bukhari)
Selain itu, dalam hadits lain yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Ahmad, Rasulullah SAW menegaskan keutamaan melaksanakan sholat sunnah di rumah:
"Sebaik-baik sholat seseorang adalah sholat di rumahnya kecuali sholat wajib." (HR Bukhari dan Ahmad)
Hadits-hadits ini menunjukkan bahwa sholat sunnah, termasuk sholat rawatib qobliyah dan ba'diyah Isya, lebih utama jika dikerjakan di rumah. Tujuannya agar rumah senantiasa diberkahi oleh Allah SWT dan menjadi tempat yang penuh dengan ibadah. Namun, jika seseorang merasa lebih nyaman atau ingin langsung melaksanakannya di masjid setelah sholat Isya, maka itu tetap diperbolehkan dan mendapatkan pahala.
Sholat qobliyah dan ba'diyah Isya dilaksanakan seperti sholat sunah lainnya, dengan jumlah dua rakaat pada masing-masing sholat. Berikut adalah tata cara pelaksanaannya:
- Berdiri tegak menghadap kiblat
- Membaca niat sholat qobliyah atau ba'diyah Isya dalam hati
- Takbiratul ihram (mengangkat tangan dan mengucapkan "Allahu Akbar")
- Meletakkan kedua tangan di dada dengan tangan kanan di atas tangan kiri
- Membaca doa iftitah (sunah)
- Membaca surah Al-Fatihah
- Membaca surah pendek dari Al-Qur'an
- Rukuk sambil membaca tasbih tiga kali
- I'tidal (bangkit dari rukuk) dengan mengucapkan "Sami'Allahu liman hamidah, Rabbana lakal hamd"
- Sujud pertama dengan membaca tasbih tiga kali
- Duduk di antara dua sujud sambil membaca doa
- Sujud kedua
- Berdiri kembali untuk rakaat kedua dan mengulang urutan di atas
- Pada rakaat kedua setelah sujud kedua, duduk tasyahud akhir
- Mengucapkan salam ke kanan dan ke kiri
Sholat qobliyah Isya dilakukan sebelum sholat Isya, sedangkan sholat ba'diyah Isya dilakukan setelah sholat Isya.
Keutamaan Sholat Qobliyah dan Ba'diyah Isya
Sholat qobliyah dan ba'diyah Isya termasuk dalam sholat sunah rawatib yang memiliki banyak keutamaan. Berikut adalah beberapa manfaat yang dapat diperoleh dengan mengerjakan sholat ini secara rutin:
1. Dijauhkan dari Api Neraka
Sholat sunnah rawatib memiliki keutamaan besar dalam melindungi seseorang dari siksa neraka. Rasulullah SAW bersabda:
"Barangsiapa yang mengerjakan dengan rutin empat rakaat sebelum Dzuhur dan empat rakaat sesudahnya, maka Allah mengharamkan api neraka baginya." (HR At-Tirmidzi dan Ahmad)
Hadits ini menunjukkan betapa pentingnya menjaga sholat sunnah rawatib, terutama sebelum dan sesudah Dzuhur, agar seseorang mendapatkan perlindungan dari azab neraka.
2. Mendapat Derajat yang Lebih Tinggi
Sholat sunnah rawatib juga merupakan salah satu amalan yang dapat meningkatkan derajat seseorang di sisi Allah SWT. Rasulullah SAW bersabda:
"Hendaklah engkau memperbanyak sujud (perbanyak shalat) kepada Allah. Karena tidaklah engkau memperbanyak sujud karena Allah melainkan Allah akan meninggikan derajatmu dan menghapuskan dosamu." (HR Muslim)
Hadits ini menegaskan bahwa semakin banyak seseorang bersujud dalam sholat, maka semakin tinggi pula derajatnya di sisi Allah dan semakin banyak dosanya yang diampuni.
3. Amalan Sunnah Rasulullah SAW
Sholat sunnah rawatib adalah salah satu amalan yang sangat dijaga oleh Rasulullah SAW. Dalam sebuah riwayat disebutkan:
"Dari Aisyah radhiallahu 'anha, bahwasanya Nabi shalallahu alaihi wasalam itu tidak meninggalkan shalat sunnah empat rakaat sebelum Dzuhur dan dua rakaat sebelum Subuh." (HR Bukhari)
Hadits ini menunjukkan bahwa sholat sunnah rawatib adalah bagian dari kebiasaan Rasulullah SAW yang hendaknya kita ikuti sebagai bentuk kecintaan kepada beliau.
4. Dibangunkan Rumah di Surga
Salah satu keutamaan luar biasa dari sholat sunnah rawatib adalah janji Allah untuk membangunkan rumah di surga bagi siapa saja yang konsisten mengerjakannya. Rasulullah SAW bersabda:
"Jika seorang hamba Allah SWT sholat demi Allah SWT 12 rakaat (sunnah) setiap hari, sebelum dan setelah sholat wajib, maka Allah SWT akan membangunkannya sebuah rumah di surga." (HR Muslim)
Hal ini menunjukkan betapa besarnya pahala bagi orang yang menjaga sholat sunnah rawatib, karena ia telah menyiapkan tempat tinggal abadi di surga.
5. Lebih Baik dari Dunia dan Seisinya
Keutamaan luar biasa lainnya dari sholat sunnah rawatib, khususnya sholat sunnah qobliyah Subuh, adalah bahwa dua rakaat ini lebih berharga daripada dunia dan seisinya. Rasulullah SAW bersabda:
"Dua raka'at fajar (shalat sunah qobliyah subuh) lebih baik daripada dunia dan seisinya." (HR Muslim)
Hadits ini menegaskan bahwa meskipun hanya dua rakaat, keutamaannya sangat besar di sisi Allah SWT.
Advertisement
