Ketika Semua Orang Panik tapi 3 Pasang Mata Ini Ceria di Hari Kiamat, Kata Ustadz Das’ad Latif

Gambaran peristiwa hari kiamat telah Allah SWT sebutkan dalam beberapa surah di Al-Qur'an. Pendakwah kondang Ustadz Das’ad Latif menerangkan tentang satu surah yang menggambarkan kondisi manusia di hari kiamat, yakni Al-Ghasyiyah ayat 1-16.

oleh Muhamad Husni Tamami diperbarui 29 Mar 2024, 10:30 WIB
Diterbitkan 29 Mar 2024, 10:30 WIB
[Bintang] Fenomena Terompet Sangkakala & Ramalan-Ramalan Gagal Soal Kiamat
Ilustrasi kiamat | via: theengsi.blogspot.com

Liputan6.com, Jakarta - Hari kiamat adalah suatu keniscayaan. Janji Allah SWT tentang hari kiamat tak perlu diragukan lagi. Sebagai muslim wajib mengimani bahwa hari kiamat atau yaumul qiyamah itu akan tiba.

Hari kiamat adalah hari berakhirnya kehidupan manusia di dunia. Pada hari tersebut alam semesta beserta isinya hancur dan seluruh umat manusia akan memasuki fase pertanggungjawaban perbuatannya di dunia.

Gambaran peristiwa hari kiamat telah Allah SWT sebutkan dalam beberapa surah di Al-Qur’an. Pendakwah kondang Ustadz Das’ad Latif menerangkan tentang satu surah yang menggambarkan kondisi manusia di hari kiamat, yakni Al-Ghasyiyah ayat 1-16.

“Dalam surah tersebut digambarkan bahwa tidak semua wajah ketakutan. Ada wajah-wajah yang pada hari pengadilan itu cerah ceria. Sementara orang-orang yang ada di sekelilingnya berwajah ketakutan dan kepanikan,” kata Ustadz Das’ad Latif dikutip dari YouTube Berkat Shalawat, Kamis (28/3/2024).

Siapakah mereka yang memiliki wajah ceria di hari kiamat? Simak berikut penjelasan Ustadz Das’ad Latif.

 

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Saksikan Video Pilihan Ini:


Wajah-Wajah Ceria di Hari Kiamat

Ustadz Das'ad Latif
Ustadz Das'ad Latif. (YouTube Das'ad Latif)

Ustadz Das’ad Latif mengatakan, orang yang berwajah ceria di hari kiamat akan merasa bahagia karena perilakunya selama di dunia. Dia akan menempati surga yang tinggi.  Itulah kelompok orang yang memperoleh kebahagiaan di hari kiamat. 

Ulama kelahiran Makassar ini mengutip satu sabda Rasulullah SAW tentang wajah-wajah yang tampak ceria di hari kiamat. Hadis ini juga menyebutkan tiga pasang mata yang tidak akan menangis di hari kiamat.

“Rasulullah SAW pernah bersabda, semua mata akan menangis di hari kiamat, kecuali tiga hal. Pertama, mata yang menangis karena takut kepada Allah. Kedua, mata yang dipalingkan dari apa yang diharamkan oleh Allah. Ketiga, mata yang tidak tidur karena mempertahankan agama Allah,” demikian sabda nabi yang diucapkan Ustadz Das’ad.

“Mari kita lihat lebih jauh lagi apakah mata kita termasuk mata yang menangis di hari kiamat atau mata yang ceria di hari kiamat kelak,” sambungnya berpesan.


Gambaran di Padang Mahsyar

Jemaah Haji Wukuf di Arafah
Saat wukuf, manusia diibaratkan berada di Padang Mahsyar dengan terdiam, cemas, dan penuh harap menunggu keputusan Allah SWT. Akankah mereka berlanjut ke surga atau neraka. (AP Photo/Amr Nabil)

Gambaran mengerikan di Padang Mahsyar banyak disebutkan dalam Al-Qur’an dan hadis nabi. Gambaran tersebut sejatinya menjadi renungan dan pengingat manusia untuk memperbanyak amal saleh dan menjalankan perintah-Nya.

Disebutkan dalam hadis bahwa kondisi manusia tidak mengenakan sehelai kain pun di Padang Mahsyar. Manusia juga tidak beralas kaki dan dalam keadaan belum khitan. Mereka akan lebih sibuk dengan urusannya masing-masing.

"Aisyah berkata, "Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, "Manusia akan dikumpulkan pada Hari Kiamat dalam keadaan tanpa alas kaki, telanjang tanpa pakaian, dan tanpa disunat." 

"Lantas, aku bertanya, "Wahai Rasulullah, apa laki-laki dan perempuan memandang satu sama lain?" Rasulullah menjawab, "Wahai Aisyah, masalah yang akan dihadapi lebih penting dari sekadar melihat satu dengan yang lain." (muttafaq 'alaih).

Selain itu, jarak manusia akan merasakan teriknya matahari karena sangat dekat. Saking dekatnya, keringat yang bercucuran akan merendam sebagian atau bahkan seluruh tubuhnya. Semua itu tergantung amal sewaktu di dunia. Wallahu a'lam.

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya