Jarang Diungkap, Ini Alasan Nabi Isa Tolak Permintaan Imam Mahdi untuk Menjadi Imam Sholat

Nabi Isa menolak permintaan Imam Mahdi untuk menjadi Imam sholat.

oleh Liputan6.com Diperbarui 26 Mar 2025, 08:30 WIB
Diterbitkan 26 Mar 2025, 08:30 WIB
Turunnya Nabi Isa AS ke muka bumi.
Turunnya Nabi Isa AS ke muka bumi.... Selengkapnya

Liputan6.com, Cilacap - Turunnya Nabi Isa dan Imam Mahdi merupakan salah satu dari sekian banyak tanda-tanda kiamat sebagaimana disebutkan dalam hadis-hadis Rasulullah SAW.

Dua tokoh suci ini memimpin pasukan muslim berjuang mengalahkan kesewenang-wenangan yang terjadi menjelang datangnya kiamat.

Terdapat kisah menarik seputar dua tokoh besar ini yakni saat Nabi Isa AS menolak permintaan Imam Mahdi untuk menjadi imam sholat.

Lantas, apa alasan Nabi Isa AS menolak permintaan Imam Mahdi ini? Berikut ini penjelasannya.

 

Promosi 1

Simak Video Pilihan Ini:

Alasannya

Ilustrasi Nabi Isa AS (SS: YT: Maiora Media)
Ilustrasi Nabi Isa AS (SS: YT: Maiora Media)... Selengkapnya

Mengutip mahad.uin-suska.ac.id, turunnya nabi Isa merupakan tanda besar dekatnya hari kiamat. Ada sekitar 33 hadist shahih, bahkan sebagian ahli hadist mengatakan jumlahnya sekitar 90 hadist tentang kedatangan nabi Isa pada akhir zaman. Dalam sebuah hadist yang berbunyi :

“Isa Ibn Maryam akan turun di `Menara Putih` (Al-Mannaratul Baidha`) di Damsyik (Damaskus) bagian timur.” (HR Thabrani dari Aus bin Aus). 

Saat turun, nabi Isa turut melaksanakan sholat berjamaah bersama imam Mahdi, Imam Mahdi kemudian berkata “Majulah wahai Rohullah jadi Imam”, nabi Isa menjawab “Tidak, diantara kalian ada pemimpin yang telah dimuliakan oleh Allah dalam umat ini”. Nabi isa turun ke bumi tidak membawa syariat baru tetapi melanjutkan syariat nabi Muhammad SAW untuk menegakkan agama tauhid dan meluruskan kaumnya yang menyembahnya sebagai Tuhan.

Nabi Isa bersama pasukan Al-Mahdi berhasil menaklukkan Roma kemudian membunuh babi dan memecah salib, sejak itulah umat nasrani berbondong-bondong memeluk agama Islam kecuali kaum yahudi. Pasukan Islam dibawah kepemimpinan Al-Mahdi dan nabi Isa kemudian memerangi bangsa yahudi. Inilah tanda-tanda kiamat yang paling besar, sebagaimana sabda Rasulullah SAW:

“Tidak Akan Terjadi Kiamat sehingga kaum muslimin berperang dengan yahudi, maka kaum muslimin membunuh mereka sampai yahudi bersembunyi di belakang batu-batuan dan pohon-pohonan dan berkatalah batu dan pohon : wahai muslim wahai hamba Allah ini yahudi di belakangku, kemari dan bunuhlah ia kecuali pohon Gorqhod karena ia adalah pohon yahudi.” (HR Muslim).

Mengalahkan Dajjal

Dajjal (SS: YT Alfaidah)
Dajjal (SS: YT Alfaidah)... Selengkapnya

Bangsa yahudi yang dipimpin oleh dajal akan melakukan perlawanan, inilah perang terbesar pada akhir zaman. Dajal bersama pasukan yahudi akhirnya berhasil dikalahkan. Dalam sebuah riwayat, saat dajal sedang melarikan diri dihadang oleh nabi Isa as, badannya mendadak meleleh seperti lilin terkena api. Maka musnahlah dajal yang hidup dimuka bumi lebih dari 4000 tahun, setelah itu dunia akan diliputi keamanan dan kedamaian. 

Nabi Isa akan hidup di bumi selama 24 tahun menegakkan keadilan dan kedamaian, dalam hadist lain disebut selama 40 tahun. Nabi Isa kemudian wafat dan dimakamkan di samping makam Rasulullah SAW.  Turunnya nabi Isa ke muka bumi merupakan tanda yang jelas akan datangnya hari kiamat. Allah SWT berfirman dalam surah Az-Zukhruf yang berbunyi:

“Dan sesungguhnya Isa itu benar-benar adalah tanda bagi hari kiamat karena itu janganlah kamu ragu-ragu tentang kiamat itu dan ikutilah Aku. Inilah jalan yang lurus.” (QS Az-Zukhruf : 61).

Turunnya nabi Isa dan keatangan Imam Al-Mahdi untuk menumpas dajal merupakan tanda-tanda akhir zaman yang wajib kita percayai.

Penulis: Khazim Mahrur / Madrasah Diniyah Miftahul Huda 1 Cingebul 

Lanjutkan Membaca ↓
Loading

Video Pilihan Hari Ini

Produksi Liputan6.com

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya