Liputan6.com, Jakarta Kisah hijrah Nabi Muhammad SAW dan Abu Bakar Ash-Shiddiq ke Madinah merupakan momen krusial dalam sejarah Islam. Perjalanan penuh tantangan ini mencapai titik penting ketika keduanya berlindung di Gua Tsur.
Gua Tsur adalah sebuah gua kecil di puncak Jabal Tsur, sekitar 6-7 kilometer dari Masjidil Haram di Mekkah. Perlindungan ilahiah yang mereka terima di gua ini menjadi bukti nyata pertolongan Allah SWT, menyelamatkan mereka dari kejaran kaum Quraisy.
Peristiwa persembunyian di Gua Tsur ini diabadikan dalam Al-Qur'an dan riwayat sahabat, mengukuhkan pentingnya situs ini sebagai tempat bersejarah yang sarat makna spiritual. Hijrah ini merupakan peristiwa yang mengubah jalannya sejarah Islam.Â
Advertisement
Kisah perlindungan ajaib melalui sarang laba-laba dan burung merpati yang mengelabui kaum Quraisy semakin memperkuat keyakinan akan mukjizat dan pertolongan Allah SWT. Sarang laba-laba di mulut gua dan sarang burung merpati di dekatnya secara ajaib mengelabui kaum Quraisy yang mengejar Nabi Muhammad SAW dan Abu Bakar Ash-Shiddiq.
Fakta unik dan keistimewaan Gua Tsur ini dilansir Liputan6.com dari berbagai sumber pada Kamis (20/3/2025).
Lokasi Gua Tsur
Terletak di puncak Jabal Tsur, gua ini menyajikan pemandangan yang menakjubkan namun sekaligus menantang untuk diakses. Medan yang terjal dan berbatu membuat pendakian ke Gua Tsur bukan hal yang mudah.
Pemerintah Arab Saudi bahkan memberikan peringatan akan bahaya tergelincir dan jatuh, menyarankan hanya pendaki berpengalaman yang memiliki kondisi fisik prima untuk melakukan pendakian.
Gua Tsur memiliki ketinggian sekitar 1.400 meter di atas permukaan laut. Hanya orang-orang yang memiliki stamina kuat yang mampu mendaki hingga ke puncak gunung ini. Lokasi yang sulit dijangkau ini menjadi alasan mengapa Gua Tsur dipilih sebagai tempat persembunyian Nabi Muhammad SAW dan Abu Bakar, karena hanya sedikit orang yang mampu mencapainya.
Advertisement
Bentuk dan Struktrur Gua Tsur
Gua Tsur memiliki bentuk yang unik dengan ukuran yang tidak terlalu besar. Gua ini memiliki pintu masuk yang cukup sempit, sehingga hanya bisa dimasuki oleh beberapa orang dalam satu waktu. Bagian dalam gua juga tidak terlalu luas, tetapi cukup untuk menampung Nabi Muhammad SAW dan Abu Bakar As-Siddiq selama masa persembunyian mereka.
Dinding gua terdiri dari batuan alami yang keras dan memiliki tekstur kasar. Lantainya juga berbatu dan tidak rata, mencerminkan kondisi alamiah dari sebuah gua di daerah pegunungan. Cahaya alami yang masuk ke dalam gua sangat terbatas, membuat bagian dalam gua terasa lebih gelap dan sejuk dibandingkan kondisi di luar.
Selain itu, gua ini terletak di lereng yang cukup curam, sehingga tidak mudah ditemukan oleh orang yang tidak mengetahui lokasi pastinya. Struktur gua yang tertutup oleh bebatuan besar juga membantu menyamarkan keberadaannya dari pandangan musuh yang mencari Nabi Muhammad SAW pada waktu itu.
Keajaiban Sarang Laba-Laba dan Sarang Burung Merpati
Salah satu keajaiban yang terjadi di Gua Tsur adalah munculnya sarang laba-laba dan burung merpati di mulut gua. Ketika kaum Quraisy sampai di depan Gua Tsur, mereka ragu bahwa Nabi Muhammad SAW dan Abu Bakar bersembunyi di dalamnya. Hal ini karena terdapat sarang laba-laba yang tampak sangat tua serta burung merpati yang bertelur di mulut gua. Jika ada orang yang masuk, mustahil sarang laba-laba dan burung merpati tersebut tetap utuh.
Dalam beberapa riwayat, disebutkan bahwa laba-laba langsung membuat sarang dalam waktu yang sangat singkat setelah Nabi Muhammad SAW dan Abu Bakar masuk ke dalam gua. Begitu pula dengan burung merpati yang bertelur di depan gua, seolah-olah gua itu sudah lama tidak dihuni oleh manusia. Kejadian ini merupakan bentuk perlindungan Allah SWT yang luar biasa, karena secara logis, musuh tidak akan menyangka bahwa ada seseorang yang baru saja masuk ke dalam gua jika melihat kondisi tersebut.
Advertisement
Fakta Menarik Gua Tsur
1. Salah Satu Tempat yang Sering Dikunjungi Jemaah Haji dan Umrah
Meskipun tidak termasuk dalam rangkaian wajib ibadah haji atau umrah, Gua Tsur menjadi salah satu destinasi yang sering dikunjungi oleh para jemaah. Banyak peziarah yang mendaki Jabal Tsur untuk melihat langsung gua bersejarah ini dan mengenang perjuangan Nabi Muhammad SAW. Meskipun perjalanan menuju gua cukup berat, banyak orang rela bersusah payah untuk merasakan pengalaman spiritual di tempat ini.
2. Pemandangan Indah dari Puncak Jabal Tsur
Selain nilai sejarah dan spiritualnya, Gua Tsur juga menawarkan pemandangan yang indah dari puncak Jabal Tsur. Dari atas gunung ini, para pendaki bisa melihat pemandangan Kota Makkah yang menakjubkan. Perjalanan menuju puncak mungkin melelahkan, tetapi keindahan alam yang tersaji di sekelilingnya mampu memberikan ketenangan bagi para peziarah.
3. Udara yang Sejuk dan Suasana Tenang
Gua Tsur memiliki udara yang cukup sejuk, terutama dibandingkan dengan suhu panas Kota Makkah. Letaknya yang berada di pegunungan membuat udara di sekitar gua terasa lebih segar. Suasana di dalam gua pun cukup tenang, menjadikannya tempat yang cocok untuk bermunajat dan merenungkan kisah perjuangan Nabi Muhammad SAW.
