Liputan6.com, Jakarta Dalam kehidupan, setiap manusia pasti pernah merasakan sakit hati akibat perlakuan orang lain, baik berupa ketidakadilan, penghinaan, maupun pengkhianatan. Ketika menghadapi situasi semacam ini, seorang Muslim diajarkan untuk tidak terjerumus dalam kebencian atau dendam, melainkan berpegang teguh pada keimanan dan menyerahkan segala urusan kepada Allah SWT.
Baca Juga
Advertisement
Islam mengajarkan bahwa doa adalah senjata paling ampuh bagi seorang hamba. Terutama bagi mereka yang dizalimi, doa mereka memiliki keistimewaan tersendiri di sisi Allah SWT. Rasulullah SAW bersabda dalam hadis shahih, “Hendaklah kamu waspada terhadap doa orang yang dizalimi. Sesungguhnya doa itu akan naik ke langit amat pantas seumpama api marak ke udara.” (HR. Hakim).
Allah SWT juga menjanjikan pertolongan bagi orang-orang yang teraniaya. Dalam sebuah hadis Qudsi, Rasulullah SAW bersabda bahwa Allah berfirman: “Demi kemuliaan-Ku, Aku akan menolongmu (wahai hamba yang terzalimi) sekalipun tidak segera.” (HR. Tirmidzi). Hal ini menunjukkan bahwa doa orang yang tersakiti memiliki tempat istimewa di sisi Allah dan akan dikabulkan pada waktu yang terbaik.
Berikut beberapa doa orang tersakiti yang dapat dipanjatkan ketika merasa tersakiti atau terzalimi. Dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Kamis (3/4/2024).
1. Doa Orang Tersakiti agar Diberi Ketenangan
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ نَفْسًا بِكَ مُطْمَئِنَّةً، تُؤْمِنُ بِلِقَائِكَ، وَتَرْضَى بِقَضَائِكَ، وَتَقْنَعُ بِعَطَائِكَ
Allahumma inni as aluka nafsan bika muthmainnatan tukminu biliqaaika wa tardha bi qadhaika wa taqna’u bi ‘athaika.
Artinya: Ya Allah, aku memohon kepada-Mu jiwa yang merasa tenang kepada-Mu, yang yakin akan bertemu dengan-Mu, yang ridho dengan ketetapan-Mu, dan yang merasa cukup dengan pemberian-Mu.
2. Doa Orang Tersakiti Memohon Pertolongan
حَسْبِيَ اللهُ لِدِيْنِيْ حَسْبِيَ اللهُ لِدُنْيَايَ حَسْبِيَ اللهُ لِمَا اَهَمَّنِيْ حَسْبِيَ اللهُ لِمَنْ بَغَاعَلَيَّ حَسْبِيَ اللهُ لِمَنْ كَادَنِيْ بِسُوْءٍ وَلَاحَوْلَ وَلَاقُوَّةَ اِلَّابِاللهِ
Hasbiyallahu lidiini hasbiyallahu liddunya ya hasbi allahu liman ahammani hasbiyallahu liman bagaa alayya hasbi allahu liman kaadani bi suu i wa laa haula wa laa quwwata illa billah.
Artinya: Cukuplah Allah (penolong) bagi agamaku, cukuplah Allah (penolong) bagi duniaku, cukuplah Allah (penolong) ku terhadap sesuatu yang menyusahkanku, cukuplah Allah (penolong) ku terhadap orang yang menganiayaku, cukuplah Allah (penolong) ku terhadap orang yang ingin berbuat jahat kepadaku, tak ada daya dan kekuatan selain dengan pertolongan Allah.
3. Doa Orang Tersakiti agar Diberi Ganti yang Lebih Baik
إِنَّا لِلّٰهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ اللَّهُمَّ أَجِرْنِي مُصِيبَتِي وَأَخْلِفْ لِي خَيْرًامِنْهَا
Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji’un. Allaahumma ajitnii fii mushiibatii wa akhlif lii khairan minhaa.
Artinya: Sesungguhnya kami adalah milik Allah, dan sungguh hanya kepada-Nya kami akan kembali. Ya Allah, karuniakanlah padaku pahala dalam musibah yang menimpaku dan berilah aku ganti yang lebih baik daripadanya.
Advertisement
4. Doa Orang Tersakiti yang Dicontohkan Rasulullah 1
لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ الْعَظِيمُ الْحَلِيمُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَرَبُّ الأَرْضِ وَرَبُّ الْعَرْشِ الْكَرِيمِ
Laa ilaha illallahul ‘azhimul halim, laa ilaha illallahu rabbul ‘arsyil ‘azhim, laa ilaha illallahu rabbus samawati wa rabbul’ ardhi wa rabbul ‘arsyil karim.
Artinya: “Tiada Tuhan melainkan Allah, Maha Agung dan Maha Penyantun. Tiada Tuhan melainkan Allah, Tuhan Arsy Yang Agung. Tiada tuhan melainkan Allah, Tuhan langit dan bumi, Tuhan Arsy Yang Mulia.”
5. Doa Orang Tersakiti yang Dicontohkan Rasulullah 2
لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ الحَلِيْمُ الكَرِيْمُ ، سُبْحَانَ اللهِ رَبِّ العَرْشِ العَظِيْم ، اَلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ العَالَمِيْ
La ilaha illallahul halimul karim. Subhanallahi rabbil 'arsyil karimil 'azhim. Alhamdulillahi rabbil 'alamin.
Artinya: “Tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Lembut dan Maha Mulia. Maha Suci Allah, penjaga Arasy yang agung. Segala puji bagi Allah, Tuhan alam semesta.”
6. Doa Orang Tersakiti yang Dicontohkan Rasulullah 3
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ عَبْدُكَ، ابْنُ عَبْدِكَ، ابْنُ أَمَتِكَ، نَاصِيَتِيْ بِيَدِكَ، مَاضٍ فِيَّ حُكْمُكَ، عَدْلٌ فِيَّ قَضَاؤُكَ، أَسْأَلُكَ بِكُلِّ اسْمٍ هُوَ لَكَ، سَمَّيْتَ بِهِ نَفْسَكَ، أَوْ أَنْزَلْتَهُ فِيْ كِتَابِكَ، أَوْ عَلَّمْتَهُ أَحَدًا مِنْ خَلْقِكَ، أَوِ اسْتَأْثَرْتَ بِهِ فِيْ عِلْمِ الْغَيْبِ عِنْدَكَ، أَنْ تَجْعَلَ الْقُرْآنَ رَبِيْعَ قَلْبِيْ، وَنُوْرَ صَدْرِيْ، وَجَلاَءَ حُزْنِيْ، وَذَهَابَ هَمِّيْ
Allahumma inni 'abduka ibnu 'abdika ibnu amatika naashiyatii biyadika, maadli fiyya hukmuka, 'adlun fiyya qhodlouka, asaluka bikullismi huwa laka, sammaita bihi nafsaka, au 'allamtahu ahadam min khoqhika
Au anzaltahu fii kitaabika, awis taktsarta bihi fii 'ilmil ghoibi indakam an taj'alal quraana rabii'a qolbii, wa nuura shodrii, wajalaa huznii, wa dzahaab hammii.
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku adalah hamba-Mu, anak dari hamba-Mu yang laki-laki dan anak dari hamba-Mu yang perempuan. Ubun-ubunku (urusanku) berada di tangan-Mu, hukum-Mu berlaku untukku, untukku adil keputusan-Mu.
Aku meminta kepada-Mu dengan nama-nama-Mu yang Engkau namai diri-Mu atau Engkau ajarkan kepada salah seorang dari hamba-Mu, atau Engkau turunkan dalam kitab-Mu, atau Engkau rahasiakan dalam ilmu gaib di sisi-Mu.Jadikanlah Al-Qur`an sebagai penyejuk dan cahaya hatiku, pengusir kesedihanku, dan penghilang kesusahanku.”
Cara Menyikapi Sakit Hati dalam Islam
Setiap manusia pasti pernah mengalami sakit hati akibat perlakuan orang lain, entah itu karena pengkhianatan, ketidakadilan, atau ucapan yang menyakitkan. Namun, Islam memberikan pedoman yang jelas tentang bagaimana seharusnya seorang Muslim menghadapi perasaan ini. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mengatasi sakit hati berdasarkan ajaran Islam:
1. Memohon Kesabaran dan Keikhlasan kepada Allah
Langkah pertama yang diajarkan dalam Islam ketika menghadapi sakit hati adalah bersabar dan menerima ketetapan Allah dengan ikhlas. Allah SWT berfirman:
“Dan bersabarlah, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” (QS. Al-Anfal: 46)
Dengan bersabar, seseorang akan lebih mudah mengendalikan emosinya dan tidak terjerumus dalam amarah atau dendam yang berkepanjangan.
2. Mengampuni dan Memaafkan
Memaafkan bukan hanya tindakan mulia, tetapi juga dapat meringankan beban hati. Dalam Al-Qur’an, Allah SWT berfirman:
“Maka maafkanlah mereka dan biarkanlah mereka, sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.” (QS. Al-Maidah: 13)
Memaafkan tidak berarti melupakan atau membenarkan kesalahan orang lain, tetapi ini adalah langkah penting untuk melepaskan diri dari perasaan negatif dan mendapatkan ketenangan batin.
3. Berserah Diri kepada Allah (Tawakkal)
Menyadari bahwa segala sesuatu yang terjadi dalam hidup merupakan bagian dari rencana Allah akan membantu seseorang melepaskan beban emosional. Tawakkal berarti menyerahkan segala urusan kepada Allah dan percaya bahwa Dia akan memberikan yang terbaik.
4. Memperbanyak Dzikir dan Ibadah
Dzikir dan ibadah seperti sholat malam dapat menjadi obat bagi hati yang terluka. Dalam Al-Qur’an disebutkan:
“Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.” (QS. Ar-Ra’d: 28)
Dengan semakin mendekatkan diri kepada Allah, hati akan lebih mudah menemukan ketenangan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan.
5. Berpikir Positif dan Husnudzon
Berprasangka baik kepada Allah dan terhadap orang lain akan membantu mengurangi perasaan sakit hati. Mungkin apa yang terjadi adalah cara Allah mendidik dan menguatkan kita. Dengan melihat segala sesuatu dari sudut pandang positif, seseorang dapat lebih mudah menerima kenyataan dan melanjutkan hidup dengan hati yang lebih lapang.
6. Mencari Hikmah dari Setiap Ujian
Setiap cobaan yang datang, termasuk perasaan sakit hati, memiliki hikmah yang dapat diambil. Bisa jadi Allah sedang mengajarkan kesabaran, menghindarkan kita dari orang yang tidak baik, atau ingin meningkatkan kualitas diri kita. Dengan memahami bahwa segala sesuatu memiliki tujuan, kita akan lebih mudah menerima dan bangkit dari luka hati.
Advertisement
