Pemerintah Siapkan Pulau Kosong untuk Rumah Sakit Khusus Penyakit Menular

Pemerintah tengah mencari pulau kosong untuk membangun rumah sakit khusus penyakit menular.

oleh Lizsa Egeham diperbarui 06 Feb 2020, 13:54 WIB
Diterbitkan 06 Feb 2020, 13:54 WIB
Jokowi Beri Arahan di Rakornas Karhutla 2020
Menko Polhukam Mahfud Md memberikan paparan kepada para peserta Rapat Koordinasi Nasional Kebakaran Hutan dan Lahan 2020 di Istana Negara, Jakarta, Kamis (6/2/2020). Mahfud Md mengklaim luas kebakaran hutan pada 2019 berkurang hingga 1,5 juta hektare dibanding pada 2015. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta Pemerintah akan membangun rumah sakit khusus untuk menangani wabah penyakit menular. Rencananya, rumah sakit itu akan dibangun di suatu pulau di Indonesia yang masih kosong.

"Kita akan mencari suatu tempat kosong, pulau yang... kita punya banyak, ribuan pulau yang masih kosong. Itu nanti rencananya akan dipilih satu, khusus untuk rumah sakit," kata Menko Polhukam Mahfud Md di Kantor Staf Presiden Jakarta, Kamis (6/2/2020).

Pembangunan rumah sakit itu tak lepas dari wabah virus corona yang berasal dari wilayah Wuhan, China. Sehingga, Presiden Joko Widodo atau Jokowi ingin ada satu rumah sakit khusus penyakit menular dibangun di Indonesia.

Meski begitu, Mahfud menjelaskan bahwa nantinya rumah sakit itu tak hanya menangani pasien corona saja, namun juga virus-virus menular lainnya. Pemerintah, kata dia, hingga kini masih mencari lokasi pulau yang akan dibangun rumah sakit khusus itu.

"Kalau suatu saat nanti ada (pasien terkangkit virus menular), langsung di situ pusat rehabilitasinya, pusat penanganannya," katanya.

 

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:


WNI dari Wuhan Sehat

Tiba Di Batam, WNI dari Wuhan Langsung Dibawa Menuju Natuna
Sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Wuhan, China keluar dari pesawat Batik Air di bandara internasional Hang Nadim, Batam, Minggu (2/2/2020). Sebanyak 245 WNI di Wuhan akan dievakuasi ke Indonesia terkait merebaknya virus corona di kota tersebut. (AFP/Ricky Prakoso)

Di sisi lain, dia memastikan 238 WNI yang dievakuasi dari Wuhan, China akibat wabah virus corona dalam kondisi sehat meski kini menjalani masa observasi di Pulau Natuna. Observasi dilakukan pemerintah mengikuti prosedur dari protokol kesehatan.

"Tidak mungkin kita membawa orang terkena virus, karena RRT pun tidak boleh membawa ke luar. Jadi yang di Natuna itu orang sehat semua cuma mmg harus ikut prosedur internasional," tutur Mahfud.

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Video Pilihan Hari Ini

Video Terkini

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya