Jelang Ramadan, Penumpang Kereta Api Jarak Jauh di Jakarta Meningkat

Peningkatan jumlah penumpang kereta api jarak jauh di Daop 1 Jakarta terjadi dalam dua pekan terakhir.

oleh Liputan6.com diperbarui 26 Mar 2022, 04:34 WIB
Diterbitkan 26 Mar 2022, 04:34 WIB
FOTO: Larangan Mudik Berakhir, Stasiun Senen Ramai Pemudik Susulan
Penumpang menaiki kereta api Bangunkarta jurusan Jakarta-Jombang di Stasiun Senen, Jakarta, Selasa (18/5/2021). Berakhirnya larangan mudik pada 17 Mei 2021, Stasiun Senen ramai oleh pemudik susulan yang hendak berangkat ke kampung halaman di Jawa Tengah dan Jawa Timur. (merdeka.com/Imam Buhori)

Liputan6.com, Jakarta - Jumlah penumpang kereta api jarak jauh di daerah operasi (Daop) 1 Jakarta mengalami peningkatan jelang bulan Ramadan 2022.

Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Eva Chairunisa mengatakan, peningkatan jumlah penumpang kereta api jarak jauh itu terjadi dalam dua pekan terakhir. Namun ia enggan menyatakan bahwa kondisi tersebut sebagai perjalanan mudik awal.

"Kalau kita lihat angka penumpang sudah sekitar 2 minggu ini ada peningkatan sekitar 20-30 persen," ujar Eva kepada merdeka.com, Jumat (25/3/2022).

Sementara itu, kondisi di Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur dan Terminal Kalideres, Jakarta Barat terpantau belum terjadi peningkatan jumlah penumpang antarprovinsi.

Kepala Terminal Kalideres, Revi Zulkarnaen menyebut, jumlah penumpang harian di wilayahnya masih berkisar 100 orang. Angka ini tergolong normal.

"Sampai saat ini belum ada peningkatan penumpang mudik, rata-rata penumpang berangkat saat ini 100 orang per hari tujuannya Sumatera, Jawa dan Bali," kata Revi.

Secara terpisah, Kepala Terminal Kampung Rambutan, Bernard Pasaribu juga menyampaikan belum terjadi tren peningkatan jumlah penumpang.

Pada 24 Maret 2022, jumlah keberangkatan penumpang luar kota sebanyak 194 orang. Tujuan didominasi Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Padang.

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.


Pemerintah Perbolehkan Mudik Lebaran 2022

Vaksin Booster Jadi Syarat Mudik Lebaran 2022
Sejumlah calon penumpang bersiap menaiki bus di Terminal Kampung Rambutan Jakarta, Kamis (24/3/2022). Pemerintah memastikan bahwa masyarakat diperbolehkan mudik Lebaran tahun 2022 dengan syarat sudah mendapatkan vaksin dosis lengkap dan ketiga atau booster. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Untuk diketahui, pemerintah memperbolehkan masyarakat mudik Lebaran Idulfitri 2022 dengan syarat sudah divaksinasi Covid-19 dosis lengkap ditambah booster.

Pemudik yang tidak memenuhi syarat tersebut diwajibkan menjalani tes Covid-19 dengan hasil negatif. Ada pun tes swab antigen diberlakukan bagi pemudik yang sudah vaksin dosis lengkap, namun belum booster.

Sedangkan pemudik yang baru vaksin Covid-19 dosis satu diwajibkan menjalani tes PCR dengan hasil negatif.

Selain itu, pemerintah juga akan menyediakan gerai vaksinasi di sejumlah titik jalur mudik.

 

Reporter: Yunita Amalia

Merdeka.com


Infografis Vaksin Booster Jadi Syarat Mudik Lebaran 2022

Infografis Vaksin Booster Jadi Syarat Mudik Lebaran 2022. (Liputan6.com/Trieyasni)
Infografis Vaksin Booster Jadi Syarat Mudik Lebaran 2022. (Liputan6.com/Trieyasni)
Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya