Bukan Arak-arakan, Pramono-Rano Akan Disambut di Balai Kota Jakarta dengan Suasana Betawi

Pemprov DKI Jakarta menyatakan tak akan menggelar arak-arakan dengan melibatkan keramaian masyarakat untuk menyambut Pramono Anung-Rano Karno.

oleh Mevi Linawati Diperbarui 18 Feb 2025, 09:37 WIB
Diterbitkan 18 Feb 2025, 09:37 WIB
Sah, Pramono Anung-Rano Karno Jadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Terpilih
Pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Daerah Khusus Jakarta terpilih, Pramono Anung dan Rano Karno menunjukkan surat keputusan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Jakarta usai menghadiri rapat pleno di Hotel Pullman Central Park, Jakarta, Kamis (9/1/2024). (Liputan6.com/Herman Zakharia)... Selengkapnya

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah mempersiapkan acara penyambutan untuk Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Terpilih Pramono Anung dan Rano Karno yang akan dilantik pada Kamis 20 Februari 2025.

Penjabat (Pj) Gubernur Provinsi DKI Jakarta Teguh Setyabudi mengatakan, acara tersebut akan dimeriahkan dengan unsur kebetawian, namun Pemprov DKI tak akan menggelar arak-arakan dengan melibatkan keramaian masyarakat untuk menyambut kepala daerah baru tersebut.

"Yang jelas tidak pakai arak-arakan delman. Penyambutan di depan Balai Kota dan Gedung Ali Sadikin. Insyaallah di situ," kata Teguh di Balai Kota DKI Jakarta, Senin 17 Februari 2025, seperti dilansir dari Antara.

Kendati demikian, Teguh tidak merinci seperti apa acara yang sedang disiapkan oleh Pemprov DKI tersebut.

Tak hanya mempersiapkan acara penyambutan, Pemprov DKI juga tengah membuat skema pengaturan lalu lintas saat hari pelantikan kepala daerah pada 20 Februari 2025 di Istana. Diperkirakan, ratusan pasangan kepala daerah beserta keluarga akan datang ke Jakarta.

Terkait hal tersebut, Teguh mengatakan bahwa dirinya juga sudah berkomunikasi dengan Sekretaris Daerah Marullah Matali dan pihak Dinas Perhubungan.

"Sampai dengan tanggal 20-an 21-an, DKI Jakarta akan penuh dengan tamu-tamu dari daerah. Pastinya kita dukung minimal untuk kelancaran. Bagaimana alurnya, saya sudah bicara dengan Pak Sekda, misalnya Kadishub coba atur," kata Teguh.

Kepala Daerah Terpilih Jalani Tes Kesehatan di Kemendagri

24 Kepala Daerah Terpilih Tidak Hadir Pemeriksaan Kesehatan Hari Pertama
Pada hari ini, Minggu (16/2/2025), sejumlah kepala daerah hadir di antaranya Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta terpilih Pramono Anung-Rano Karno, serta Gubernur dan Wakil Gubernur Khofifah Indar Parawansa-Emil Elistianto Dardak. (Liputan6.com/Angga Yuniar)... Selengkapnya

Sebelumnya, kepala daerah terpilih hasil Pilkada 2024 melakukan registrasi dan menjalani pemeriksaan kesehatan di Kemendagri, Jakarta sebagai bagian dari rangkaian persiapan menjelang hari pelantikan serentak pada Kamis 20/2).

Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya saat ditemui di sela-sela pemeriksaan tersebut menjelaskan total 239 kepala daerah terpilih dari Pulau Sumatera dan Jawa dijadwalkan melakukan cek kesehatan.

Pemeriksaan tersebut terkait hal-hal dasar, seperti tekanan darah, gula darah dan kolesterol. Pemeriksaan kesehatan dibagi menjadi tiga sesi, yakni pukul 08.00-10.00, 10.00-12.00 dan 13.00-15.00 WIB.

Pemeriksaan hari pertama Minggu 16 Februari dijadwalkan untuk 239 kepala daerah terpilih dari Pulau Sumatera dan Jawa. Sedangkan 242 kepala daerah terpilih lainnya dari Pulau Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua serta Bali dan Nusa Tenggara dijadwalkan pada Senin 17 Februari.

Kepala Daerah Terpilih Jalankan Gladi Pelantikan di Monas

Wamendagri Bima Arya Sugiarto menyatakan, ada 24 kepala daerah terpilih yang tidak menghadiri pemeriksaan kesehatan di Gedung Kemendagri, Minggu (16/2/2025).
Wamendagri Bima Arya Sugiarto menyatakan, ada 24 kepala daerah terpilih yang tidak menghadiri pemeriksaan kesehatan di Gedung Kemendagri, Minggu (16/2/2025).(Liputan6.com/ Ady Anugrahadi)... Selengkapnya

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya menyatakan seluruh pemeriksaan kesehatan terhadap kepala daerah terpilih yang berlangsung selama dua hari sudah rampung.

Usai kesehatan dinyatakan baik, selanjutnya mereka akan menjalani proses pelantikan pada 20 Februari 2025 di Istana Negara Jakarta.

Bima menjelaskan, dalam data base Kementerian Dalam Negeri, ada 481 daerah yang nanti akan dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto. Artinya, akan ada 944 orang kepala daerah beserta wakil yang akan mengikuti seremoni tersebut.

Namun sebelum itu, Bima menyatakan masih ada proses pengarahan yang akan dilakukan pada esok hari di Monas pukul 7 pagi. Pengarahan dilakukan sebagai gladi yang  menyangkut protap pelantikan.

"Jadi besok akan dilakukan pengarahan di Monas pukul 7 pagi dan nanti hari Rabunya akan ada gladi yang sifatnya lebih detail terkait dengan prosesi seremoni pergeseran menuju istana dan di istana nantinya,” kata Bima di Kantor Kemendagri Jakarta, Senin (17/2/2025).

Dia melanjutkan, nantinya pelantikan pada 20 Februari akan dimulai pada pukul 10 pagi. Nantinya, total 481 kepala daerah akan dilantik sebelum akhirnya bertolak ke Magelang untuk mengikuti retreat. 

"Jumlahnya ikut di Magelang itu 503, lebih banyak dari yang dilantik karena sisanya dari Aceh, sudah dilantik duluan," beber Bima.

Bima memastikan, bagi sebagian calon kepala daerah yang masih bersengketa ke MK dipastikan akan ada pembekalan atau retret lagi. Namun kapan dan berapa jumlah pastinya, Kemendagri masih menunggu proses persidangan di MK.

Infografis Tahapan dan Jadwal Sidang Sengketa Pilkada 2024 di MK
Infografis Tahapan dan Jadwal Sidang Sengketa Pilkada 2024 di MK. (Liputan6.com/Gotri/Abdillah)... Selengkapnya
Lanjutkan Membaca ↓
Loading

Video Pilihan Hari Ini

EnamPlus

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya